Batang – teraspanturanews.com Sebanyak 300 pemudik asal Kabupaten Batang yang merantau di Jakarta tiba di kampung halaman melalui program Mudik Gratis yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Batang. Rombongan pemudik tersebut tiba menggunakan enam armada bus dan disambut di halaman Dinas Perhubungan (Dishub) Batang, Kabupaten Batang, Selasa (17/3/2026).
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Batang Landriyono mengatakan, enam bus yang digunakan dalam program mudik gratis tersebut terdiri dari tiga bus milik Pemerintah Kabupaten Batang serta tiga bus bantuan dari Jasa Raharja dan pihak swasta.
“Total ada enam bus yang kita siapkan. Tiga bus dari Pemda Batang dan tiga lainnya merupakan bantuan dari Jasa Raharja serta pihak swasta. Setiap bus rata-rata mengangkut sekitar 50 penumpang sehingga total pemudik yang mengikuti program tersebut diperkirakan mencapai 300 orang,” jelasnya.
Rombongan pemudik diberangkatkan dari Jakarta sekitar pukul 10.00 WIB dan dilepas secara resmi oleh Gubernur Jateng sebelum menuju Kabupaten Batang.
Menurut Landriyono, sebagian besar pemudik yang mengikuti program ini berasal dari wilayah selatan Kabupaten Batang, seperti Kecamatan Bawang dan sekitarnya. Namun terdapat pula peserta yang berasal dari wilayah kota dan kawasan timur Batang.
“Mayoritas pemudik berasal dari wilayah selatan Batang, tetapi ada juga yang berasal dari wilayah kota dan timur. Untuk tahun ini Pemerintah Kabupaten Batang hanya memfasilitasi perjalanan mudik dari Jakarta menuju Batang dan belum menyediakan layanan arus balik setelah Lebaran,” terangnya.
Salah satu pemudik asal Kecamatan Bawang, Maya mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah daerah tersebut.
“Tahun ini merupakan pertama kalinya dirinya mengikuti program mudik gratis meskipun kegiatan tersebut telah beberapa kali digelar sebelumnya. Program ini sangat membantu kami untuk pulang kampung bersama keluarga,” ungkapnya.
Maya menjelaskan, proses pendaftaran dilakukan secara daring oleh suaminya dan mereka berhasil mendapatkan kuota untuk empat orang, termasuk dua anak.
Ia berharap, pada tahun-tahun mendatang program mudik gratis tersebut dapat kembali dilaksanakan dengan jumlah kuota yang lebih banyak.
“Semoga tahun depan ada lagi dan kuotanya semakin banyak, karena warga Batang yang merantau di Jakarta juga cukup banyak,” ujar dia.
Program mudik gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang merantau agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan selama arus mudik Lebaran. (AS Saeful Husna kabiro Batang, Jateng)
Salam Teras Pantura








