Batang – teraspanturanews.com Menilik situasi alam yang sedang dilanda bencana, maka Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah menggelar apel kemanusiaan yang diikuti 7.100 warga Nahdliyyin. Apel kemanusiaan dalam memperingati Satu Abad NU, turut dimeriahkan oleh penampilan dan atraksi memukau dari sejumlah Badan Otonom (Banom).
Mulai dari marching band dari Garfa Nada Fatayat NU Kendal dan Glagar Wisanggeni GP Ansor Batang serta atraksi bela diri Pagar Nusa yang mencuri perhatian warga Nahdliyyin di tengah apel kemanusiaan Satu Abad NU.
Apel tersebut menandakan PWNU Jateng, hadir secara nyata dalam memberikan dukungan terhadap masyarakat yang saat ini terdampak bencana di sejumlah daerah di Tanah Air.
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin atau yang akrab disapa Gus Rozin mengatakan, seluruh anggota Badan Otonom (Banom) yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama turut berpartisipasi dalam apel tersebut.
“Di antaranya Muslimat, Fatayat, Ansor, IPNU, IPPNU, bahkan Pagar Nusa didampingi Ketuanya Arief Rohman yang juga Bupati Blora,” katanya, saat ditemui di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Minggu (1/2/2026).
Gus Rozin menegaskan, lewat apel akbar ini warga Nahdliyyin membuktikan kepedulian yang dinyatakan dengan diterjunkan ke sejumlah daerah, salah satunya di Aceh.
“NU selalu hadir, untuk peduli pada persoalan-persoalan kemanusiaan dan kebangsaan,” tegasnya.
Puncaknya, warga Nahdliyyin akan menggelar doa dan istighosah agar NU senantiasa diberkahi dan bermanfaat bagi umat. Sebelumnya digelar bakti sosial dengan membuka layanan kesehatan gratis dan donor darah sebagai wujud kepedulian sosial warga Nahdliyyin.
Di sisi lain, Gus Rozin memang sengaja memilih Kabupaten Batang sebagai pusat peringatan Satu Abad NU tingkat Jateng, karena letak yang strategis.
“Letaknya gampang dilewati, dari Jawa Tengah arah mana pun, baik jalur Pantura maupun jalur Pantai Selatan,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Batang M Faiz Kurniawan bersyukur dan berterima kasih kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah karena memilih Batang sebagai pusat peringatan Satu Abad NU.
“Kami sebagai tuan rumah tentunya bertugas menyukseskan acara ini,” ujar dia. (AS Saeful Husna Kabiro Batang, Jateng)
Salam Teras Pantura








