Surakarta–teraspanturanes.com 19 Februari 2026 Bertepatan dengan hari pertama puasa Ramadan 1447 H, Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya sukses menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di Hotel Red Chilies Surakarta, Kamis (19/02/2026) mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
RAT perdana ini menjadi momentum penting kebangkitan koperasi sekaligus peneguhan komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola organisasi, transparansi keuangan, dan pengembangan unit usaha berbasis anggota.
Sebanyak 166 perwakilan anggota hadir dalam forum tertinggi koperasi tersebut. Para peserta berasal dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah hingga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kehadiran mereka menunjukkan tingginya antusiasme dan soliditas anggota, meskipun kegiatan dilaksanakan di hari pertama Ramadan.
RAT 2025 diselenggarakan oleh panitia yang diketuai oleh Rudiyanto. Turut hadir jajaran Penasehat, Pengawas, Dewan Pendiri, serta seluruh unsur pengurus koperasi. Kehadiran lengkap ini mencerminkan keseriusan dan komitmen bersama dalam membangun koperasi yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.
Selain menjadi forum pertanggungjawaban pengurus atas kinerja Tahun Buku 2025, RAT juga menjadi ruang strategis untuk menyampaikan evaluasi program kerja, laporan keuangan, serta perumusan arah kebijakan dan rencana pengembangan usaha ke depan, termasuk penguatan sektor UMKM anggota.
Dalam sambutannya, Ketua Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya, Aman Sunarya, mengajak seluruh anggota untuk membangun koperasi secara kolektif dengan mengedepankan prinsip transparansi dan adaptif terhadap dinamika ekonomi.
Ia menegaskan pentingnya menjaga kesehatan permodalan koperasi agar mampu menopang dan memperluas unit usaha yang dimiliki anggota.
‘Mari kita bangun bersama dengan prinsip transparansi dan adaptif. Jaga kesehatan permodalan, kuatkan unit usaha, dan pastikan koperasi ini memberi manfaat nyata bagi anggota. Ayo satukan niat, kuatkan langkah, jadikan Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya semakin berjaya,” tegasnya penuh semangat.
Seruan tersebut disambut optimisme peserta yang berharap koperasi dapat menjadi solusi ekonomi yang konkret dan berdaya saing.
Senada dengan itu, Penasehat Koperasi, Dwi Hananto, menegaskan bahwa koperasi merupakan rumah bersama yang harus dijaga dan dibesarkan secara kolektif.
Menurutnya, prinsip ekonomi koperasi adalah ekonomi ilahiyah, dari kita, untuk kita, dan oleh kita, yang berlandaskan cinta kasih serta semangat tolong-menolong.
“Koperasi berdiri karena ada anggota, dan anggota eksis karena ada koperasi. Di sinilah pentingnya tata kelola dan transparansi yang dikedepankan. Kepercayaan adalah fondasi utama,” ujarnya.
Lebih jauh, Hananto menyoroti isu strategis ketahanan pangan yang harus terus ditingkatkan menuju kedaulatan pangan. Ia menekankan bahwa persoalan pangan bukan sekadar isu ekonomi, tetapi menyangkut keberlangsungan hidup dan kedaulatan negara.
“Tahun 2026, yang bisa bertahan adalah mereka yang mandiri pangan. Maka siap tidak siap, kita harus siap. Urusan pangan adalah urusan besar kemanusiaan dan berpengaruh pada kedaulatan negara. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.
Ia pun mengajak koperasi mengambil peran sebagai bagian dari ekosistem ekonomi rakyat yang kuat, dengan memperkuat tata kelola, membangun kepercayaan anggota, serta mendorong pengembangan sektor riil yang berkelanjutan.
RAT perdana Tahun Buku 2025 ini menjadi tonggak penting perjalanan Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya. Semangat kebersamaan yang terbangun menunjukkan tekad seluruh anggota untuk menjadikan koperasi sebagai pilar ekonomi yang kokoh, profesional, dan mampu meningkatkan kesejahteraan bersama.
Dengan semangat Ramadan sebagai momentum refleksi dan pembaruan, koperasi optimistis melangkah ke depan, memperkuat peran sebagai rumah ekonomi anggota, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.(AS Saeful Husna Kabiro Batang Jateng)
Salam Teras Pantura












