Senin, April 27, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Pembinaan Rutin Pegiat Sosial Se-Pekalongan Raya Dorong Akselerasi Kualitas SDM dan Lembaga

teraspanturanews.com

by Redaksi
April 27, 2026
in Berita
0
Pembinaan Rutin Pegiat Sosial Se-Pekalongan Raya Dorong Akselerasi Kualitas SDM dan Lembaga
Pembinaan Rutin Pegiat Sosial Se-Pekalongan Raya Dorong Akselerasi Kualitas SDM dan Lembaga
Pembinaan Rutin Pegiat Sosial Se-Pekalongan Raya Dorong Akselerasi Kualitas SDM dan Lembaga
Pembinaan Rutin Pegiat Sosial Se-Pekalongan Raya Dorong Akselerasi Kualitas SDM dan Lembaga
Pembinaan Rutin Pegiat Sosial Se-Pekalongan Raya Dorong Akselerasi Kualitas SDM dan Lembaga
Pembinaan Rutin Pegiat Sosial Se-Pekalongan Raya Dorong Akselerasi Kualitas SDM dan Lembaga
Pembinaan Rutin Pegiat Sosial Se-Pekalongan Raya Dorong Akselerasi Kualitas SDM dan Lembaga
Pembinaan Rutin Pegiat Sosial Se-Pekalongan Raya Dorong Akselerasi Kualitas SDM dan Lembaga
Pembinaan Rutin Pegiat Sosial Se-Pekalongan Raya Dorong Akselerasi Kualitas SDM dan Lembaga
Pembinaan Rutin Pegiat Sosial Se-Pekalongan Raya Dorong Akselerasi Kualitas SDM dan Lembaga
Pembinaan Rutin Pegiat Sosial Se-Pekalongan Raya Dorong Akselerasi Kualitas SDM dan Lembaga
37
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Pemalang — teraspanturanews.com Upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan penguatan kelembagaan terus digencarkan melalui kegiatan pembinaan rutin anggota dan pegiat sosial se-Pekalongan Raya. Kegiatan yang mengusung tema *“Akselerasi Peningkatan Kualitas SDM dan Upgrade Lembaga”* ini digelar pada Senin, 27 Aoril 2026, pukul 09.30–13.30 WIB, bertempat di RM Serba Sambel, Kabupaten Pemalang.

Acara ini diikuti oleh para anggota dan pegiat sosial dari berbagai wilayah, meliputi Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, hingga Kabupaten Brebes. Kegiatan ditutup dengan makan siang bersama sebagai bentuk kebersamaan dan penguatan solidaritas antar peserta.

Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan *upgrading* kualitas SDM serta penguatan kapasitas lembaga di masing-masing Kantor Cabang Pembantu (KCP) se-Pekalongan Raya. Dengan peningkatan kualitas individu dan sistem kelembagaan, diharapkan setiap KCP mampu berperan lebih optimal dalam memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Narasumber pertama, Rakiman Budi Sukamto, membuka acara dengan yel-yel penyemangat yang menggugah semangat peserta:
“Siapa kita? — Korda 7!
Mau ke mana kita? — Naik level!
Siap berjuang? — Siap, siap, siap!
Amanah di pundak kita tuntaskan, Korda 7 naik level, berkah dan hebat!”

Dalam pemaparannya, Rakiman mengingatkan bahwa kebersamaan yang terjalin hingga saat ini berakar pada nilai dasar yang kuat, yaitu *isi dien*—keyakinan fundamental yang menjadi pengikat dan penggerak perjuangan. Nilai ini menjadi fondasi yang menjaga konsistensi dan ketahanan gerakan sosial yang dijalankan.

Ia juga menguraikan filosofi perjuangan melalui analogi pohon sebagai representasi pengembangan diri dan lembaga. Akar sebagai ontologi melambangkan landasan nilai dan keyakinan yang kokoh. Batang sebagai epistemologi mencerminkan proses belajar, pengembangan ilmu, dan cara berpikir yang sistematis. Sementara buah sebagai aksiologi adalah hasil nyata berupa manfaat yang dirasakan masyarakat. Ketiganya harus tumbuh selaras agar perjuangan tidak hanya kuat secara konsep, tetapi juga berdampak nyata.

Rakiman menegaskan bahwa pendidikan menjadi titik sentral dalam peningkatan kualitas SDM. Setiap anggota didorong untuk terus melakukan upgrade diri melalui pendidikan formal maupun nonformal. Proses belajar tidak boleh berhenti, karena kualitas individu akan menentukan kualitas kontribusi yang diberikan kepada masyarakat dan lembaga.

Di tengah tantangan krisis global, ia mengajak seluruh peserta untuk mengambil peran sebagai problem solver  bagi masyarakat. Menurutnya, setiap individu harus memiliki kesadaran panggilan untuk menghadirkan kemaslahatan, dengan meningkatkan kepedulian sosial, loyalitas terhadap lembaga, serta komitmen untuk terus berkembang. Hakikat manusia, lanjutnya, adalah diciptakan untuk memberi manfaat, dan hal itu hanya dapat dicapai dengan terus “naik level”.

Di tengah pemaparan, semangat Kuda Api 2026 digaungkan sebagai simbol akselerasi, keberanian, dan daya dorong untuk melesat lebih cepat dalam menghadapi tantangan zaman. Spirit ini menjadi energi kolektif yang membakar motivasi peserta agar tidak stagnan, melainkan terus bergerak progresif, adaptif, dan berani mengambil peran strategis dalam pembangunan sosial.

Rakiman juga menekankan pentingnya melibatkan generasi milenial dalam setiap lini gerakan. Menurutnya, masa depan lembaga berada di tangan generasi muda, sehingga perlu adanya distribusi peran yang proporsional. Proses naik level dimulai dari pembentukan karakter, yang kemudian akan berdampak pada peningkatan produktivitas hingga indikator keberhasilan yang lebih luas, termasuk pertumbuhan ekonomi lembaga.

Lebih lanjut, ia mendorong pembangunan kemitraan strategis dengan kalangan *middle-up*, seperti pejabat, pengusaha, akademisi, dan profesional. Tujuannya adalah membuka akses pasar dan memperkuat posisi lembaga sebagai pemberi manfaat, bukan sekadar penerima. Peluang ini dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pemasaran produk pertanian, program yayasan, maupun koperasi. Dengan demikian, transformasi kelembagaan tidak hanya bersifat internal, tetapi juga eksternal melalui jaringan kemitraan yang kuat.

Narasumber kedua, Banon Prakoso, kandidat magister pertanian dari Program Pascasarjana Fakultas Pertanian Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, menyampaikan pentingnya semangat belajar sepanjang hayat. Ia menegaskan bahwa usia tidak boleh menjadi batasan untuk menuntut ilmu.

“Jangan pernah membatasi waktu untuk belajar. Belajar adalah proses seumur hidup, dari buaian hingga liang lahat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pendidikan formal sebagai bagian dari peningkatan kualitas SDM. Program wajib belajar saat ini setara 16 tahun, sehingga bagi peserta yang belum menyelesaikan pendidikan SMP atau SMA, diimbau untuk segera mengikuti program kejar paket atau PKBM. Menurutnya, seorang pejuang tidak boleh menyerah—rintangan justru menjadi bagian indah dari proses perjuangan.

Mengutip falsafah Jawa, Banon menutup dengan pesan, *“Ilmu iku kalakone kanthi laku,”* yang berarti ilmu hanya akan bermakna jika diamalkan dalam kehidupan nyata.

Sementara itu, dalam sesi terpisah, salah satu peserta dari Kota Tegal, Nur Aji, mengusulkan agar konsep kegiatan ke depan dirancang dengan pendekatan yang lebih dialogis. Model ini dinilai penting untuk memberikan ruang partisipasi aktif bagi seluruh peserta dalam berbagi pengalaman dan pembelajaran.

Dengan pendekatan dialogis, peserta dapat saling bertukar pengalaman berharga, seperti interaksi dengan pejabat daerah, aparat penegak hukum, maupun pengalaman berbicara di hadapan publik. Hal ini tidak hanya menjadi tolok ukur kontribusi individu, tetapi juga sumber inspirasi yang mendorong peserta lain untuk terus berkembang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun SDM yang unggul, berkarakter, dan adaptif, serta lembaga yang semakin kuat, profesional, dan berdampak luas bagi masyarakat. Semangat *naik level* pun menjadi komitmen bersama untuk menghadirkan perubahan yang nyata dan berkelanjutan. ( AS Saeful Husna TP Batang Jateng)

Salam Teras Pantura

SendShare5
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
RAT 2025 Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya Catat Lompatan Kinerja, Laba Naik 133 Persen

RAT 2025: Momentum Kebangkitan dan Semangat Baru Anggota Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya

Februari 20, 2026

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
Humus Bambu dan Masa Depan Pertanian Kita

Humus Bambu dan Masa Depan Pertanian Kita

April 27, 2026
Lewat Goes to School, Faelasufa Tekankan Mental Tangguh dan Kerja Keras

Lewat Goes to School, Faelasufa Tekankan Mental Tangguh dan Kerja Keras

April 27, 2026
Pembinaan Rutin Pegiat Sosial Se-Pekalongan Raya Dorong Akselerasi Kualitas SDM dan Lembaga

Pembinaan Rutin Pegiat Sosial Se-Pekalongan Raya Dorong Akselerasi Kualitas SDM dan Lembaga

April 27, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In