Batang – teraspanturanews.com Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang sekaligus praktisi Faelasufa Faiz mengapresiasi pelaksanaan Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (28/4/2026).
Dalam ajang tersebut, tercatat sebanyak 37 peserta ambil bagian, terdiri dari 21 peserta kategori pelajar dan 16 peserta kategori umum. Beragam inovasi ditampilkan, mulai dari sektor pangan hingga teknologi terapan.
Faelasufa menilai, Krenova menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyalurkan ide dan kreativitas yang berpotensi memberikan solusi nyata di tengah masyarakat.
“Banyak inovasi baru yang muncul dan ini sangat bagus. Tinggal bagaimana pemerintah daerah menindaklanjuti inovasi yang memang memiliki potensi, agar produknya bisa digunakan dan dipasarkan secara luas,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, secara umum kualitas inovasi yang dipresentasikan peserta sudah cukup baik, namun masih memerlukan pengembangan lebih lanjut agar memiliki daya saing di pasar.
Salah satu inovasi yang menarik perhatiannya adalah Lumiseed, karya pelajar dari SMA Negeri 1 Subah. Produk tersebut berupa seed paper yang memanfaatkan limbah pertanian seperti batang pisang dan kulit jagung menjadi kemasan ramah lingkungan yang dapat ditanam kembali.
“Produknya sudah bagus, memanfaatkan bahan lokal seperti limbah batang pisang dan kulit jagung. Ini inovasi yang menarik karena selain ramah lingkungan juga memiliki nilai ekonomi,” ungkapnya.
Menurut dia, Lumiseed memiliki potensi aplikasi yang luas, mulai dari undangan pernikahan, suvenir, paper bag, label harga (price tag), hingga name tag.
Meski demikian, Faelasufa menyoroti tantangan yang dihadapi tim pengembang Lumiseed yang saat ini masih berjumlah dua orang. Ia menilai, kapasitas produksi dan strategi pemasaran perlu diperkuat agar inovasi tersebut dapat berkembang lebih besar.
“Kendalanya ada pada jumlah tim yang masih terbatas. Kalau permintaan meningkat, tentu akan menjadi tantangan. Selain itu, mereka juga perlu memperkuat branding produknya,” tegasnya.
Ia berharap, melalui Krenova, semakin banyak inovasi masyarakat yang tidak hanya berhenti pada tahap kompetisi, tetapi dapat dikembangkan hingga tahap komersialisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Krenova ini menjadi ruang bagi inovator untuk muncul dan berkembang. Harapannya, inovasi yang lahir bisa terus didorong agar memberi dampak ekonomi dan sosial,” pungkasnya. (AS Saeful Husna TP Batang)
Salam Teras Pantura








