teraspanturanews.com
BATANG,teraspanturanews.com-Setelah meraih pengakuan sebagai ikon investasi di Satria Brand Award (SBA) Tahun 2023, Lani Dwi Rejeki, Penjabat Bupati Batang, kembali mengukir prestasi gemilang. Pada Anugerah Jawapos Radar Semarang 2024, ia dianugerahi penghargaan dalam kategori Inovasi Gerak Cepat Pengendalian Inflasi Daerah.
Penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan cerminan dari dedikasi dan upaya Lani dalam menghadapi tantangan ekonomi yang sering kali menghantui daerah-daerah di Indonesia.
Bertema “Dedikasi Membangun Negeri,” acara penghargaan tersebut menggambarkan semangat kolaborasi dan inovasi yang dilakukan oleh Lani dan timnya. Di tengah ketidakpastian ekonomi dan fluktuasi harga kebutuhan pokok yang meresahkan, Lani berhasil menunjukkan kepemimpinan yang responsif dan berorientasi pada hasil.
“Kami berkomitmen untuk menjaga kestabilan ekonomi dan mendorong kemajuan investasi di Batang,” kata Lani, saat ditemui setelah acara, Jumat 20 Septemer 2024 malam di Semarang.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk seluruh masyarakat dan tim pemerintah Kabupaten Batang yang telah bekerja keras.”
Lani, yang menjabat sejak pertengahan 2022, langsung dihadapkan pada tantangan besar dalam pengendalian inflasi. Ia percaya bahwa tindakan cepat dan inovatif adalah kunci untuk mengatasi masalah ini.
Salah satu langkah konkret yang diambilnya adalah memperkuat distribusi bahan pangan pokok, menggandeng Bulog dan petani lokal untuk memastikan pasokan tetap stabil, terutama menjelang momen penting seperti Lebaran dan Natal.
Gerakan menggalang menanam tanaman cepat panen dilakukan Lani Dwi Rejeki sebagai solusi untuk ketahanan pangan di Kabupaten Batang, karena kebutuhan konsumsi masyarakat sangat tinggi agar tidak adanya ketimpangan inflasi.
“Dengan kolaborasi pentahelix , kami memastikan stok bahan pangan aman. Kami juga memanfaatkan teknologi digital untuk memantau distribusi dan memprediksi pergerakan harga,” tambahnya, menunjukkan betapa pentingnya teknologi dalam pengelolaan ekonomi modern.
Namun, upayanya tidak berhenti di situ. Lani juga meluncurkan program operasi pasar murah yang difokuskan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Melalui inisiatif ini, ia berusaha menstabilkan harga barang pokok dan mengurangi beban inflasi di kalangan konsumen.
Capaian dalam pengendalian inflasi ini beriringan dengan keberhasilan menarik investasi ke Kabupaten Batang. Pada triwulan pertama 2024, realisasi investasi di Batang mencapai lebih dari Rp2,78 triliun, menjadikannya sebagai salah satu kabupaten terdepan dalam hal investasi di Provinsi Jawa Tengah.
“Batang memiliki potensi besar, baik dari segi geografis maupun sumber daya manusia. Dengan keberadaan Kawasan Industri Batang (KITB), kami terus berupaya menarik lebih banyak investor,” jelas Lani.
Data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menunjukkan bahwa sektor yang paling diminati adalah industri manufaktur, energi, dan pariwisata. Keberadaan KITB, yang diresmikan oleh pemerintah pusat, semakin menambah daya tarik Batang sebagai destinasi investasi.
Lani tak menampik tantangan yang masih harus dihadapi. “Konsistensi dalam pengendalian inflasi dan menjaga daya tarik investasi di tengah ketidakpastian global adalah tugas berat. Namun, saya yakin, dengan kerja sama semua pihak, kami dapat terus berkembang,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. “Keberhasilan suatu program tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari semua elemen,” tambah Lani, menggarisbawahi pendekatan inklusif yang ia usung.
Dengan berbagai inovasi dan prestasi yang diraih, Lani Dwi Rejeki berharap dapat memotivasi jajarannya untuk terus berinovasi demi kesejahteraan masyarakat Batang. “Kami akan terus bekerja keras untuk mempertahankan prestasi ini dan menjadikan Batang sebagai kabupaten yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing,” tutupnya penuh semangat.
(AS Saeful Husna teraspanturanews.com bersama AYOBATANG.COM)
Salam Sehat Cerdas Manusiawi
Salam Teras Pantura







