Selasa, Maret 31, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Pegiat Budaya Batang Mengungkap Sejarah Rempah di Banda

by Redaksi
September 25, 2024
in Berita, Budaya
0
Pegiat Budaya Batang Mengungkap Sejarah Rempah di Banda
Pegiat Budaya Batang Mengungkap Sejarah Rempah di Banda
6
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

teraspanturanews.com
Batang – Tim Pegiat Budaya dan Sejarah Batang, melakukan napak tilas sejarah Jalur Rempah ke Kepulauan Banda Provinsi Maluku. Hal itu dilakukan menambah khazanah pengetahuan serta mengungkap sejarah Jalur Rempah Nusantara.
Meskipun Kabupaten Batang tidak termasuk bagian penting dari Jalur Rempah Nusantara, tapi pengetahuan ini sangat penting, karena merupakan cikal bakal terjadinya kolonialisme bangsa Eropa terhadap Indonesia. Ketua Tim Pegiat Budaya dan Sejarah Batang, Sodikin mengatakan, rempah nusantara telah mengubah wajah dunia, melahirkan kolonialisme Bangsa Eropa hingga lahirlah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Tim memulai perjalanan sejak Rabu, 28 September 2024 melalui jalur udara dari Jakarta ke Makasar. Dilanjutkan, lewat jalur laut menggunakan kapal cepat dari Pelabuhan Tulehu Ambon menuju Pelabuhan Banda Neira, ditempuh selama 6 jam perjalanan,” katanya, saat dihubungi melalui gawai, Rabu (25/9/2024).
Banyak hal yang dapat dipelajari selama trip muhibbah sejarah kali ini. Sebab di abad 16 pala merupakan komoditas yang menghebohkan dunia barat.
“Harganya jauh melebihi harga emas. Konon perbedaan harga pala di Banda dan Eropa mencapai 60.000 persen, sehingga Bangsa Eropa mempertaruhkan segalanya untuk mencari sumber buah tersebut,” jelasnya.
Berdasarkan informasi ekspedisi berhasil dilakukan oleh penjajah Portugis, sebagai bangsa Eropa pertama yang memasuki Banda pada tahun 1512 Masehi.
“Portugis akhirnya membangun benteng Nasau di pulau Banda Neira sebagai pangkalan militer untuk mengamankan ekspedisi dagangnya. Belum sampai benteng selesai dibangun, ternyata misi dagang Belanda, VOC menyusul memasuki Kepulauan Banda,” terangnya.
Perebutan kuasa pun terjadi dan VOC memperoleh kemenangan. Portugis terusir dari Banda dan selanjutnya VOC memegang penuh monopoli perdagangan pala di Banda.
“Kemudian untuk memperkuat pertahanan militernya dibangunlah benteng baru yang dinamakan Benteng Belgica di Pulau Banda Neira. Berada tak jauh dari Benteng Nasau yang ditinggalkan PortugiKarena begitu pentingnya komoditas pala di Eropa, akhirnya Kerajaan Inggris pun tidak mau ketinggalan,” ungkapnya.
Mereka juga mengirimkan tim ekspedisi militernya ke Banda. Karena sebagian besar Kepulauan Banda sudah dikuasai Belanda, maka terjadilah peperangan antara Inggris dan Belanda di Pulau Banda. Inggris terdesak dan hanya mampu menguasai satu pulau yang bernama Pulau Rhun yang berjarak cukup jauh sekitar 10 mil laut ke arah barat dari pulau Banda Besar.
“Meskipun pulaunya tidak terlalu besar, namun ternyata Pulau Rhun juga luar biasa. Sebab seluruh pulau penuh tertutup pepohonan pala yang lebat. Konon, sekali panen pala di pulau itu, bisa memenuhi satu rombongan ekspedisi kapal Inggris,” pungkasnya.

(AS Saeful Husna teraspanturanews.com bersama MC Batang)

Salam Sehat Cerdas Manusiawi
Salam Teras Pantura

SendShare1
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
RAT 2025 Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya Catat Lompatan Kinerja, Laba Naik 133 Persen

RAT 2025: Momentum Kebangkitan dan Semangat Baru Anggota Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya

Februari 20, 2026

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
HBH Anggota KKJ Pekalongan Raya 2026: Spirit Kuda Api Semakin Menyala

HBH Anggota KKJ Pekalongan Raya 2026: Spirit Kuda Api Semakin Menyala

Maret 31, 2026
Halaman Koprasi Merah Putih di Manfaatkan Anak SD Untuk Olah Raga Dan Bermain

Halaman Koprasi Merah Putih di Manfaatkan Anak SD Untuk Olah Raga Dan Bermain

Maret 31, 2026
Babinsa Tetap Laksanakan Patroli Kewilayahan di Hari Raya Idul Fitri

Babinsa Tetap Laksanakan Patroli Kewilayahan di Hari Raya Idul Fitri

Maret 31, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In