Batang – Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) yang diinisiasi Disdikbud Batang itu, akhirnya kembali digelar setelah pada gelaran perdana tahun 2023 lalu, sukses memukau pengunjung. Even yang menyuguhkan beragama kesenian tradisional dari berbagai sanggar seni itu, ditampilkan di Jalan Veteran, agar lebih menarik perhatian publik.
Sekretaris Disdikbud Batang Yulianto mengatakan, PKD merupakan suatu wujud apresiasi sekaligus wadah bagi pelaku seni untuk mengekspresikan karyanya.
“Menyikapi respons positif dan antusias penonton yang tinggi, akhirnya di tahun kedua ini, kami memilih Jalan Veteran, supaya masyarakat lebih mudah menikmati karya spektakuler para pelaku seni dari berbagai sanggar,” katanya, saat ditemui di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Minggu (1/12/2024) malam.
Untuk memeriahkan gelaran PKD, sebanyak 30 sanggar seni, disiapkan untuk menunjukkan karya terbaiknya. Tidak hanya dari Batang saja, namun pelaku seni dari luar daerah pun turut ambil bagian, terlebih even tersebut juga mendapat dukungan anggaran dari Disdikbud Jateng.
“Even tersebut digelar mulai 1-3 Desember 2024, menyuguhkan 30 sanggar seni maupun pelajar dari Batang, di antaranya sendratari, teaterikal, musik, dan ragam kesenian rakyat seperti kuda lumping, singo barong dan lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Muhammad Fathoni menegaskan, seni merupakan bukti dari adanya peradaban manusia, khususnya di jalur Pantura.
“Jadi kesenian yang ditampilkan malam ini, adalah terinspirasi dari rasa kebanggaan masyarakat Pantura yang diwujudkan lewat ragam karya seni,” tegasnya.
Sebagai bukti adanya kedekatan emosional antar wilayah Pantura, turut diundang pula para Kepala Disdikbud se-Eks Karesidenan Pekalongan. Salah satunya, Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan, Kholid menanggapi positif digelarnya even tahunan tersebut.
Ia menyambut baik karena adanya kesamaan kebudayaan Pantura, sehingga wajar ketika memiliki visi dan misi yang sama untuk melestarikan kebudayaan.
“Kami sering berkolaborasi dalam gelaran pentas budaya, salah satunya untuk menyamakan persepsi tentang budaya di Pantura,” ujar dia.
(AS Saeful Husna teraspanturanews.com bersama MC Batang)
Salam Sehat Cerdas Manusiawi
Salam Teras Pantura








