Batang – Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Batang mempresentasikan hasil produk karya siswa dalam acara yang bertajuk Gelar Karya P5 atau Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Acara yang bertema “Gaya hidup berkelanjutan”.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala SLBN Batang Stephanus Widyatmoko mengatakan, hari ini kita adakan stand wirausaha yang merupakan kolaborasi antara anak dan orang tua, siswa kami berikan pelatihan memasak makanan dan minuman untuk bisa disajikan pada acara ini, kemudian juga ada penampilan pentas seni dari anak-anak kami. Semua siswa kita libatkan sesuai dengan keadaan dan kemampuan mereka, bisa kita anak-anak suka cita dengan adanya kegiatan semacam ini.
“Sebenarnya kegiatan kali ini juga bersamaan dengan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2004, dengan tema Gaya Hidup Berkelanjutan, sudah kita mulai di awal Agustus dengan berbagai kegiatan yaitu dengan sekolah bebas sampah menuju pasukan yang hijau dan inklusi,” katanya saat Kegiatan Gelar Karya P5 di SLBN Batang, Kabupaten Batang, Selasa (3/12/2024).
Kami memulai dengan membuang sampah di tempatnya, kemudian memilah sampah dengan dibedakan mana yang organik dan anorganik.
Stephanus Widyatmoko berharap bahwa, nanti hasil di Batang itu bebas sampah atau bisa mengurangi dan dapat berguna atau dibudayakan baik oleh guru, karyawan maupun siswa.
“Harapannya anak-anak SLB untuk bisa berdaya, berkarya dan bisa berkarya, jadi kita memaksimalkan kemampuan mereka sesuai dengan bakat minat juga umur,” jelasnya.
Dari situ dapat memberdayakan, meningkatkan potensi mereka semaksimal mungkin. Setidaknya mereka bisa mandiri, dalam arti mandiri itu mungkin bagi yang sudah bisa bekerja ya dia bekerja, tapi yang mungkin tidak bisa bekerja paling tidak dia bisa menolong diri sendiri. Misalnya dia makan tidak perlu bantuan siapa pun.
(AS Saeful Husna teraspanturanews.com bersama MC Batang)
Salam Sehat Cerdas Manusiawi
Salam Teras Pantura








