Rabu, Februari 18, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Kompol Suhadi Gagas Program Pekarangan Produktif, Warga Batang Panen Sayuran di Rumah

teraspanturanews.com

by Redaksi
Februari 6, 2025
in Berita
0
Kompol Suhadi Gagas Program Pekarangan Produktif, Warga Batang Panen Sayuran di Rumah
29
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Batang, Jawa Tengah – teraspanturanews.com Di tengah tantangan ketahanan pangan dan ancaman inflasi yang melanda Indonesia, sebuah inisiatif inspiratif muncul dari sudut kecil Kabupaten Batang. Lingkungan RT 04 RW 05 Kelurahan Proyonanggan menjadi saksi bagaimana pekarangan sempit disulap menjadi sumber harapan dan ketahanan pangan berkat program Pekarangan Produktif yang digagas oleh Kompol Suhadi.

Kompol Suhadi, yang menjabat sebagai Ketua RT 04 sekaligus Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Batang, melihat potensi besar dalam pemanfaatan lahan pekarangan warga. Dengan semangat tinggi, ia mengajak masyarakat untuk menanam berbagai jenis sayuran di lahan yang tersedia, meskipun terbatas.
“Ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya,” ujar Suhadi sambil menunjukkan deretan polibag berisi bibit terong dan cabai yang mulai menghijau di pekarangan rumahnya.
Inisiatif ini berangkat dari kesadaran akan pentingnya kemandirian pangan di tingkat rumah tangga. Dengan memanfaatkan lahan yang ada, warga tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari tetapi juga berkontribusi pada stabilitas pangan di tingkat lokal.
Program Pekarangan Produktif mendapat sambutan hangat dari warga, terutama ibu-ibu yang tergabung dalam Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Mereka berperan aktif dalam menanam, merawat, dan memanen hasil kebun mini di pekarangan masing-masing.
“Ketahanan pangan negara harus dimulai dari lingkungan perumahan atau RT, dengan cara memanfaatkan lahan tidur atau lahan rumah meskipun sepetak untuk ditanami sayuran seperti cabai, terong, jagung, dan lainnya,” tegas Suhadi.
Semangat gotong royong terlihat jelas ketika Suhadi menyediakan 300 bibit cabai dan 300 bibit terong untuk dibagikan kepada warga. Ruswandi, salah satu warga yang menerima bibit tersebut, mengungkapkan rasa terima kasihnya.
“Kami sebagai warga terima kasih atas bibitnya, semoga ini terus berlanjut dan menjadi berkah ketahanan pangan di tingkat RT,” ujarnya.
Selain memenuhi kebutuhan pangan, program ini juga membuka peluang tambahan penghasilan bagi keluarga. Hasil panen yang melimpah dapat dijual atau dibagikan kepada tetangga, memperkuat ikatan sosial dan ekonomi di antara warga.
“Ini bukan hanya soal menanam, tapi juga membangun kebersamaan dan saling membantu antar warga,” kata Suhadi. “Ketika panen tiba, kita bisa berbagi hasilnya, dan jika ada lebih, bisa dijual untuk menambah penghasilan keluarga,” tambahnya.
Program ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya bercocok tanam dan menjaga lingkungan. Anak-anak diajak terlibat dalam proses menanam dan merawat tanaman, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pertanian sejak dini.
Meskipun program ini telah menunjukkan hasil yang positif, tantangan tetap ada. Beberapa warga menghadapi kendala dalam merawat tanaman karena keterbatasan waktu atau pengetahuan tentang teknik bercocok tanam yang baik.

Untuk mengatasi hal ini, Suhadi bersama timnya rutin mengadakan pelatihan dan pendampingan kepada warga. Mereka diajarkan cara menanam, merawat, hingga memanen tanaman dengan benar. Selain itu, diadakan juga sesi berbagi pengalaman antar warga untuk saling belajar dan mendukung.
“Ini adalah proses belajar bersama. Kami memahami bahwa tidak semua orang memiliki latar belakang pertanian, jadi kami berusaha memberikan pendampingan semaksimal mungkin,” jelas Suhadi.
Ke depan, Suhadi berharap program ini dapat diperluas ke RT dan RW lain di Kelurahan Proyonanggan, bahkan ke seluruh Kabupaten Batang. Ia juga berencana untuk menambah variasi tanaman yang ditanam, seperti sayuran hijau dan tanaman obat keluarga.
“Kami ingin program ini menjadi model bagi daerah lain. Jika setiap rumah tangga bisa memanfaatkan pekarangannya, kita bisa mencapai ketahanan pangan yang lebih baik,” harapnya.
Inisiatif yang dilakukan oleh Kompol Suhadi dan warga RT 04 RW 05 Kelurahan Proyonanggan menjadi inspirasi bagi daerah lain. Mereka menunjukkan bahwa dengan kreativitas, semangat gotong royong, dan pemanfaatan sumber daya yang ada, tantangan ketahanan pangan dapat diatasi.
“Ini adalah contoh nyata bagaimana masyarakat bisa berperan aktif dalam menjaga ketahanan pangan. Kami berharap daerah lain bisa meniru dan mengembangkan program serupa,” kata Suhadi.
Program Pekarangan Produktif membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil di lingkungan sekitar. Dengan semangat kebersamaan dan inovasi, ketahanan pangan bukan lagi sekadar impian, tetapi kenyataan yang bisa diwujudkan oleh setiap komunitas.

(AS Saeful Husna teraspanturanews.com berama Humas Polres Batang)

Salam sehat cerdas manusiawi
Salam Teras Pantura

SendShare4
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
Profil Wihaji, Mantan Bupati Batang yang Jadi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

Profil Wihaji, Mantan Bupati Batang yang Jadi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

Oktober 21, 2024

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
YBPI Batang Wujudkan Inspirasi Jadi Solusi Sosial yang Berkelanjutan

YBPI Batang Wujudkan Inspirasi Jadi Solusi Sosial yang Berkelanjutan

Februari 18, 2026
Tradisi Tahunan Jelang Ramadhan Ala YBPI: Pangkas Rambut Gratis Diserbu Warga

Tradisi Tahunan Jelang Ramadhan Ala YBPI: Pangkas Rambut Gratis Diserbu Warga

Februari 18, 2026
Kasus Diabetes, Dokter RSUD Batang Ingatkan Remaja Batasi Makanan Manis

Kasus Diabetes, Dokter RSUD Batang Ingatkan Remaja Batasi Makanan Manis

Februari 11, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In