Batang- teraspanturanews.com
Memasuki sepuluh hari ke 3 bulan Sya’ban yang bertepatan dengan akhir Februari 2025, sebagaimana kegiatan tahun-tahun sebelumnya, Yayasan Bangun Pemuda Indonesia kabupaten Batang menyelenggarakan tradisi rutin tahunan berupa layanan Sosial pangkas rambut gratis untuk umum, dimulakan tanggal 24/02 hingga 28/02 tepatnya selama 5 hari berlangsung. Adapun sasaran peserta undangan para pelajar pria dari beberapa sekolah dasar sekitar lingkungan yayasan. Hari pertama ini spesial dari pelajar pria SDN Kasepuhan 07 kecamatan Batang.
Antusias peserta tampak sekali dilihat dari jumlah kehadiran , semula panitia memberikan kuota 25 peserta namun pada pelaksanaan hari pertama ini membludak hingga 40 peserta dari berbagai tingkatan kelas yang hadir, kami bawa 40 peserta dan demi menjaga keamanan dalam perjalanan, sebagian siswa kami antar jemput, kecuali yang kelas V bersepeda sendiri-sendiri ujar Fajar Hudananto sebagai guru yang mendampingi siswa dalam kegiatan hari ini, Batang 24/02/2025.
Dikesempatan yang berbeda Mahmud sebagai pembina lembaga, menyampaikan bahwa program ini sudah kami jalankan masuk tahun ke 5 dan ini kami bangun menjadi tradisi yang insya Alloh akan kami pertahankan rutinitasnya, ini bagaian dari peran peduli lembaga untuk ikut memberikan pelayanan sosial kemasyarakatan khusus untuk para pelajar, lumayan kan gtatis, apalagi ini menjelang Ramadhan di mana kebanyakan masyarakat umumnya pasti melakukan pangkas rambut, Mahmud juga mengatakan kegiatan ini akan terus bersambung hingga selesai bulan Ramadhan namun jenis layanan berbeda, pada Ramadhan mendatang kami tetap buka program “Teras Lenggah Pantura” berupa layanan takjil untuk para Musyafir selama sepenuh Ramadhan, Tadarus bergulir pengurus dan anggota, pelaksanaan santunan yatim akhir puasa hingga penyerahan wakaf Alquran kepada lembaga yang membutuhkan, tukasnya,
Sebagai pembina lembaga Mahmud sangat care terhadap seluruh jajaran yang ada, ia tidak pernah bosan memberikan arahan-arahan positif, bahkan Mahmud mejelaskan kegiatan akhir Sya’ban lembaga kita ini ada korelasi dengan makna sujud pada Tuhan memiliki makna filosofis yang mendalam dan kaya. Berikut beberapa makna filosofis sujud pada Tuhan:
1. Pengakuan Keterbatasan: Sujud pada Tuhan merupakan pengakuan atas keterbatasan diri manusia. Dengan sujud, manusia mengakui bahwa dirinya tidaklah sempurna dan membutuhkan kekuatan dan bimbingan dari Tuhan.
2. Penghormatan dan Rasa Syukur: Sujud pada Tuhan juga merupakan bentuk penghormatan dan rasa syukur kepada Tuhan atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan.
3. Pengembalian Diri pada Fitrah: Sujud pada Tuhan dapat diartikan sebagai pengembalian diri pada fitrah, yaitu keadaan asli manusia yang suci dan murni.
4. Penghilangan Ego, Sujud pada Tuhan juga dapat diartikan sebagai penghilangan ego dan keakuan diri. Dengan sujud, manusia melepaskan keakuan dirinya dan mengakui bahwa dirinya adalah bagian dari Tuhan.
5. Penghubungan Diri dengan Tuhan Sujud pada Tuhan merupakan cara untuk menghubungkan diri dengan Tuhan. Dengan sujud, manusia dapat merasakan kehadiran Tuhan dan mengalami kesadaran spiritual yang lebih tinggi.
Dalam Islam, sujud pada Tuhan juga memiliki makna filosofis yang lebih spesifik, seperti: Sujud sebagai bentuk tauhid, Sujud pada Tuhan merupakan bentuk tauhid, yaitu pengakuan bahwa Tuhan adalah satu-satunya yang patut disembah.
Sujud sebagai bentuk kepatuhan, Sujud pada Tuhan juga merupakan bentuk kepatuhan kepada Tuhan dan pengakuan atas kekuasaan dan otoritas-Nya.
Dalam agama lain, seperti Kristen dan Yahudi, sujud pada Tuhan juga memiliki makna filosofis yang serupa, seperti pengakuan atas keterbatasan diri, penghormatan dan rasa syukur, serta pengembalian diri pada fitrah. Inilah makna yang sesungguhnya, ujarnya dengan nada yang serius.
Pada kesempatan akhirnya sesi pangkas rambut ini, Fajar menyampaikan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada lembaga, tahun ini bagi kami merupakan undangan kali ke 2 nya, Ia berharap semoga Yayasan Bangun Pemuda Indonesia terus bisa berkiprah pada layanan- layanan sosial lainnya yang lebih berkembang dan variatif lagi. Tukasnya.
(AS Saeful Husna teraspanturanews.com)
Salam sehat cerdas manusiawi
Salam teras pantura














