Batang – teraspanturanews.com
Tradisi tahunan Yayasan Bangun Pemuda Indonesia yang dilaksanakan pada akhir bulan Sya’ban selalu ditunggu masyarakat, terutama para pelajar pria dari sekolah-sekolah sekitar kantor Yayasan. Program layanan sosial berupa pangkas rambut gratis untuk pelajar pria menjadi acara yang selalu dinanti. Tahun ini, jumlah peserta mengalami peningkatan signifikan, yang menunjukkan bahwa program ini benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat.
Mahmud, selaku pembina Yayasan Bangun Pemuda Indonesia, mengungkapkan bahwa pihaknya menetapkan kuota harian untuk peserta sebanyak 25 orang. Namun, pada pelaksanaan layanan sosial di hari terakhir, jumlah peserta membludak hingga mencapai 76 siswa. Mereka datang berbondong-bondong ke teras Yayasan Bangun Pemuda Indonesia yang terletak di Trans Pantura, tepatnya d Panturai Batang pada 26 Februari 2025. Peningkatan peserta ini mengindikasikan betapa besarnya antusiasme masyarakat terhadap program ini.
Melihat jumlah peserta yang melampaui batas kuota, panitia dengan sigap menambah jumlah tukang cukur menjadi tiga orang agar pelayanan bisa berjalan dengan lancar. Dengan estimasi waktu hingga pukul 13.00 WIB, seluruh peserta berhasil terlayani. Kehadiran 76 siswa dari berbagai jenjang sekolah ini berhasil melampaui jumlah peserta pada tahun-tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa acara ini semakin populer setiap tahunnya.
Saefurrahman, salah satu guru pendamping dari SD Watesalit 01, mengungkapkan bahwa ini adalah pertama kalinya ia menyaksikan layanan sosial seperti ini. Ia juga mengatakan bahwa kegiatan semacam ini sangat bermanfaat, apalagi dilakukan menjelang bulan puasa. “Ini adalah program yang sangat jarang dilakukan oleh lembaga lain, dan tentu saja sangat bermanfaat bagi kami,” ujarnya.
Seperti acara besar pada umumnya, jumlah peserta yang banyak membuat suasana sedikit heboh. Meskipun panitia telah menetapkan aturan antrian yang jelas, tetap ada beberapa peserta yang terdorong dan berdesakan. Beruntung, setiap sekolah mengirimkan guru pendamping yang dengan sabar dan telaten mengatur peserta sehingga acara berjalan tertib dan lancar.
Setiap acara besar yang melibatkan banyak orang selalu memiliki pelajaran yang dapat diambil, baik dari sisi kepanitiaan, jumlah peserta, maupun hal lainnya. Hal ini menjadi evaluasi untuk perbaikan acara pada tahun berikutnya, agar layanan sosial seperti ini dapat semakin baik dan lebih tertata di masa depan.
(AS Saeful Husna teraspanturanews.com Batang Jateng)
Salam sehat cerdas manusiawi
Salam Teras Pantura



















