Minggu, April 19, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Kegiatan Acara Korda Pegiat Sosial Soroti Revolusi Pendidikan dan Penguatan Pola Hidup Sehat

teraspanturanews.com

by Redaksi
Juni 4, 2025
in Berita
0
Kegiatan Acara Korda Pegiat Sosial Soroti Revolusi Pendidikan dan Penguatan Pola Hidup Sehat
Kegiatan Acara Korda Pegiat Sosial Soroti Revolusi Pendidikan dan Penguatan Pola Hidup Sehat
Kegiatan Acara Korda Pegiat Sosial Soroti Revolusi Pendidikan dan Penguatan Pola Hidup Sehat
Kegiatan Acara Korda Pegiat Sosial Soroti Revolusi Pendidikan dan Penguatan Pola Hidup Sehat
14
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Pemalang, teraspanturanews.com 3 Juni 2025 – Sebanyak 93 anggota komunitas pegiat sosial berkumpul dalam kegiatan Korda berkala yang digelar di Rumah Makan Serba Sambel, Kabupaten Pemalang. Acara ini menjadi momentum penting untuk evaluasi sekaligus penguatan kapasitas anggota dalam menyikapi dinamika sosial dan pendidikan di era modern.

Rakiman Budi Sukamto, S.Sos., selaku Ketua Korda, hadir sebagai narasumber pertama. Dalam paparannya, ia menyoroti penurunan angka kehadiran peserta dibandingkan bulan sebelumnya. “Kehadiran bukan sekadar angka, melainkan cerminan keberpihakan terhadap program. Tanpa kehadiran, tidak ada keterlibatan nyata,” tegas Rakiman. Ia kemudian mengurai pentingnya memahami Revolusi Pendidikan Indonesia dalam konteks kodrat alam dan kodrat zaman yang terus berubah.

Lebih lanjut, Rakiman menjelaskan perubahan karakter pendidikan dari era Society 1.0 hingga Society 5.0. Dimulai dari Society 1.0 yang berfokus pada kehidupan berburu dan meramu, lalu Society 2.0 pada era pertanian, Society 3.0 saat revolusi industri, Society 4.0 dengan digitalisasi, hingga Society 5.0 yang menggabungkan kecerdasan buatan dengan nilai kemanusiaan. “Di era Society 5.0, manusia tidak hanya dituntut cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki empati dan kepekaan sosial,” jelasnya.

Ia juga membahas makna disruption sebagai fenomena perubahan cepat yang mengguncang tatanan lama. Dalam dunia pendidikan dan sosial, disruption menghadirkan tantangan sekaligus peluang untuk menciptakan sistem yang lebih adaptif. Dalam konteks ini, Rakiman menekankan pentingnya mencetak Generasi Unggul — generasi yang mampu berpikir kritis, adaptif, dan berintegritas tinggi.

Konsep Jalma Utama yang futuristik juga turut disoroti. Jalma Utama adalah pribadi yang mampu memimpin dengan visi masa depan, menginspirasi sekitarnya, serta terus belajar sepanjang hayat. Contoh nyata dari Jalma Utama adalah seorang guru yang terus memperbarui metode pengajarannya sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi.

Menurut Rakiman, generasi cerdas harus memiliki kombinasi dari kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan sosial. Faktor-faktor yang membentuk generasi cerdas meliputi pola asuh, kualitas pendidikan, lingkungan sosial, dan akses informasi. Tujuan pendidikan pun tidak lagi hanya mencetak pekerja, tetapi menjadi jalan untuk menciptakan masyarakat pembelajar (learning society) — yakni masyarakat yang terus belajar, beradaptasi, dan menjadi motor penggerak perubahan.

Sementara itu, narasumber kedua, Banon Prakoso, S.Sos., menggarisbawahi pentingnya konstruksi laporan kegiatan berbasis sistem POAC (Program, Organisasi, Aktual, Control). Ia menekankan bahwa laporan yang disusun dengan POAC akan lebih sistematis dan mudah dipahami oleh semua pihak. “POAC bukan hanya soal pelaporan administratif, tapi juga cerminan tata kelola yang akuntabel dan terukur,” pungkas Banon menyudahi paparannya. ( AS Saeful Husna Kabaro Batang)

Salam Teras Pantura

 

SendShare2
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
RAT 2025 Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya Catat Lompatan Kinerja, Laba Naik 133 Persen

RAT 2025: Momentum Kebangkitan dan Semangat Baru Anggota Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya

Februari 20, 2026

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
Konsep Otomatis

Bupati Batang Lepas 951 Jemaah Haji 2026, Usia Tertua 86 dan Termuda 17 Tahun

April 17, 2026
Bupati Batang Bagikan Pengalaman Tiga Kali Haji, Mulai Jalur Tak Biasa Hingga Undangan Raja  Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman pribadinya menunaikan ibadah haji sebanyak tiga kali saat acara pelepasan jemaah haji Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Faiz menceritakan berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya, mulai dari perjalanan yang penuh tantangan hingga kesempatan berhaji melalui jalur resmi dan undangan khusus. “Saya sudah tiga kali berangkat haji, mulai dari pengalaman yang cukup sulit hingga yang melalui jalur resmi. Semua proses itu bisa saya jalani dengan baik sampai selesai,” ungkapnya. Ia mengungkapkan, pada keberangkatan pertamanya pada 2017, dirinya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk harus melalui rute tidak biasa hingga mengalami deportasi sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan ibadah. Selanjutnya, pada 2019, Faiz kembali menunaikan ibadah haji bersama keluarga melalui jalur resmi. Sementara pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berhaji melalui undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi. “Alhamdulillah, saya sudah merasakan berbagai pengalaman berhaji, dari yang penuh tantangan hingga yang lebih lancar,” jelasnya. Dalam arahannya kepada jemaah, Faiz menekankan bahwa ibadah haji pada dasarnya dapat dijalankan dengan baik jika dilandasi niat yang kuat serta pemahaman yang cukup. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal terpenting adalah menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Saya titip pesan, tolong saling menjaga satu sama lain, saling menolong. Jangan sampai ada jemaah, terutama yang lanjut usia, ditinggalkan. Harus dijaga bersama, guyub dan rukun,” pungkasnya. Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Batang dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)   Keterangan Foto : Bupati Batang M Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat pelepasan Haji di Pendopo Kabupaten Batang.

Bupati Batang Bagikan Pengalaman Tiga Kali Haji, Mulai Jalur Tak Biasa Hingga Undangan Raja Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman pribadinya menunaikan ibadah haji sebanyak tiga kali saat acara pelepasan jemaah haji Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Faiz menceritakan berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya, mulai dari perjalanan yang penuh tantangan hingga kesempatan berhaji melalui jalur resmi dan undangan khusus. “Saya sudah tiga kali berangkat haji, mulai dari pengalaman yang cukup sulit hingga yang melalui jalur resmi. Semua proses itu bisa saya jalani dengan baik sampai selesai,” ungkapnya. Ia mengungkapkan, pada keberangkatan pertamanya pada 2017, dirinya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk harus melalui rute tidak biasa hingga mengalami deportasi sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan ibadah. Selanjutnya, pada 2019, Faiz kembali menunaikan ibadah haji bersama keluarga melalui jalur resmi. Sementara pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berhaji melalui undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi. “Alhamdulillah, saya sudah merasakan berbagai pengalaman berhaji, dari yang penuh tantangan hingga yang lebih lancar,” jelasnya. Dalam arahannya kepada jemaah, Faiz menekankan bahwa ibadah haji pada dasarnya dapat dijalankan dengan baik jika dilandasi niat yang kuat serta pemahaman yang cukup. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal terpenting adalah menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Saya titip pesan, tolong saling menjaga satu sama lain, saling menolong. Jangan sampai ada jemaah, terutama yang lanjut usia, ditinggalkan. Harus dijaga bersama, guyub dan rukun,” pungkasnya. Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Batang dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi) Keterangan Foto : Bupati Batang M Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat pelepasan Haji di Pendopo Kabupaten Batang.

April 17, 2026
Kodim Brebes dan Kebumen Raih Prestasi Gemilang di Ajang Nasional TMMD 127

Kodim Brebes dan Kebumen Raih Prestasi Gemilang di Ajang Nasional TMMD 127

April 17, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In