Kamis, Juni 11, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Perjalanan Sejarah Alas Roban Batang: Misteri yang Terus Menghantui dari Masa ke Masa

by Redaksi
Maret 19, 2024
in Berita
0
Perjalanan Sejarah Alas Roban Batang: Misteri yang Terus Menghantui dari Masa ke Masa
42
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Oleh: AS Saeful Husna untuk teraspanturanews.com Batang Jateng
Alas Roban, sebuah tempat dengan sejarah panjang yang menyatu dengan jalur pantai utara Jawa, terletak di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Dikenal angker sejak zaman dahulu, kawasan ini adalah bagian dari hutan belantara yang dibuka oleh Ki Bahurekso atas perintah Sultan Agung Mataram pada tahun 1602. Awalnya dibuka sebagai tempat pendirian pos untuk mendukung persediaan logistik dalam perselisihan antara VOC dan Mataram.

Pembangunan jalan raya pantura oleh Gubernur Jenderal Daendles pada tahun 1808-1811 memperkenalkan Alas Roban sebagai bagian dari “De Grote Postweg” atau Jalan Besar. Namun, pembangunan jalan ini melibatkan kerja rodi yang tak manusiawi, menyebabkan banyak korban jiwa dan meninggalkan kesan mistis di tempat tersebut.

Selama bertahun-tahun, Alas Roban menjadi tempat pembuangan korban petrus, menambahkan aura angker yang melekat. Kondisi jalan yang berkelok-kelok dan curam membuatnya rawan kecelakaan, sering kali dikaitkan dengan kisah mistis dan cerita misteri yang melibatkan makhluk gaib.

Om Hao, seorang praktisi spiritual, pernah menelusuri Alas Roban dan berinteraksi dengan makhluk astral di beberapa lokasi, termasuk pohon beringin yang disebut Ringin Putih dan sumber mata air bernama Sendang Poncowati, yang konon dihuni oleh Nyai Poncowati, makhluk gaib berwujud wanita cantik.

Meskipun sejarah mistis Alas Roban telah tersebar luas, pengendara dihimbau untuk tetap waspada saat melintasi daerah tersebut, terutama pada malam hari karena minimnya penerangan jalan. Namun, kini tersedia jalur alternatif utara dan selatan yang lebih aman, dengan jalur selatan yang cocok untuk kendaraan berat dan dilengkapi dengan area parkir untuk beristirahat.

Sumber nimbakita.com

Salam Sejarah
Salam Teras Pantura

SendShare6
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
RAT 2025 Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya Catat Lompatan Kinerja, Laba Naik 133 Persen

RAT 2025: Momentum Kebangkitan dan Semangat Baru Anggota Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya

Februari 20, 2026

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
Menengok Dapur KDMP di Batang, Menuju Kemandirian Ekonomi

Menengok Dapur KDMP di Batang, Menuju Kemandirian Ekonomi

Juni 9, 2026
Suasana Haru Iringi Kedatangan Jemaah Haji Batang dari Baitullah  ‎‎

Suasana Haru Iringi Kedatangan Jemaah Haji Batang dari Baitullah ‎‎

Juni 9, 2026
Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26

Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26

Juni 9, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In