teraspanturanews.com -Batang . Keseriusan program yang digulirkan oleh Yayasan Sosial Bangun Pemuda Indonesia Batang betul-betul nyata di masyarakat, walaupun brandingnya lembaga sosial identik terhadap pemberdayaan putra-putri yatim piatu namun lembaga ini memiliki ragam program yang dicanangkan, dari penyuluhan kesehatan lansia, pelatihan batik lansia, pelatihan keterampilan menjahit, pelatihan memasak, pembudidayaan pisang Cavendish, kegiatan jurnalistik, seni budaya, hingga bimbingan belajar gratis untuk level siswa SD dan kegiatan edukasional lainnya di bidang terkait sosial. Akhir-akhir ini Yaysan Bangun Pemuda Indonesia Batang kolaborasi bersama masyarakat melakukan aksi tanam pohon alpukat jenis Boam yang berat buah satu bijinya bisa sampai berat 1 KG dan jenis ini sedang trending, satu lagi yang terbilang unik menarik, boleh jadi masih sangat jarang dilakukan oleh lembaga setara lainnya yaitu aksi lepas ikan kurang lebih 1.000 bibit ikan jenis nila ukuran 3 – 4 jari tangan orang dewasa, hal ini dilakukan bukan untuk pertama kalinya namun sudah menjadi agenda tahunan setiap masuk musim penghujan, dengan area pelaksanaan yang berbeda.
Kali ini lokasi yang ditentukan adalah desa Siberuk kecamatan Tulis, dengan mengambil tema Alam Adalah Anugerah Ilahi Mari Bersama Kita Jaga lestari Untuk Anak Cucu Kita Nanti, Ustadz Rozikin sebagai kepala Desa Siberuk menyampaikan ucapan terima kasih setinggi-tinggi atas kegiatan mulia ini, dan ini merupakan kegiatan yang sangat jarang bahkan nyaris tidak ada yayasan serupa yang melakukan hal ini, kalau pun ada sudah sangat lama sekali itupun dari pemerintah entah tahunnya kapan sudah sangat lupa, ujarnya saat berdialog dengan teraspanturanews.com di Pendopo desa Siberuk , Batang Minggu 29/12/2024.
Rozikin Sangat mengapresiasi kegiatan ini bahkan ia menghadirkan beberapa komunitas pemancing kali dan komunitas penambang pasir batu kali untuk mendapatkan edukasi perihal pelestarian lingkungan lahan dan sungai, hal ini menjadi sangat penting karena tarap kepedulian masyarakat terhadap lingkungan cenderung menurun, maka adanya kegiatan ini menjadi pemantik kesadaran bagi warga kami, ujarnya.
Senada dengan yang disampaikan oleh Mahmud sebagai pembina Yayasan, dengan detail ia menguraikan persoalan-persoalan masyarakat desa yang berdampak pada kelestarian lingkungan, di mana kesalehan ritual saja belum cukup maka kita harus memiliki kesalehan sosial dan kesalehan lingkungan,, Mahmud menyarankan dalam sebuah desa baiknya ada lahan yang dikeramatkan ditanami pokok pohon-pohon keras yang hingga usia puluhan tahun, pohon tidak ditebang tapi dipanen oksigennya setiap hari, hal ini dipandang perlu karena jumlah pohon Indonesia semakin berkurang, lalu kami titipkan pohon ini untuk dirawat hingga berbuah lebat ujarnya saat memberikan sambutan dalam Pendopo desa.
Selanjutnya kegiatan penanaman pohon dilakukan di area sekitar balai desa dan beberapa titik di bantaran sungai Kaliboyo, setiap nama penanam tercatat dan dikalungkan pada pohon masing-masing, ada pohon dengan nama pohon Ki lurah, pohon Ki Babinsa, pohon Ki tokoh masyarakat, pohon Ki Mahmud, pohon Ki YBPi, pohon Ki Ahmad Rofii, pohon Ki Teras Pantura, Pohon Ki HM Yusuf Arief dan pohon Ki Yanuar BRI, untuk perawatan maka ditunjuk penanggung jawab utama yang bertugas merawat, memupuknya secara intensif.
Tuntas penanaman pohon lanjut aksi lepas tebar ikan ke kali, walaupun hujan lumayan besar tapi para pegiat lingkungan ini tampak semangat, Pelepasan ikan dilakukan oleh Kepala desa Siberuk dan Sertu Susilo Babinsa desa setempat.
Acara penutup disempurnakan dengan penyerahan santunan kepada 17 putra-putri yatim piatu serta doa yang dipimpin oleh ustadz Sarifudin tokoh agama setempat, pada sentuhan doanya ia menyebutkan acara refleksi akhir tahun ini adalah sesuatu yang sangat istimewa, menyempurnakan langkah panjang tahun 2024 dengan kebaikan maka berikan kepada kami kesiapan dan kekuatan untuk menapaki langkah panjang di tahun 2025 mendatang dengan kebaikan yang lebih baik lagi,, ujar ia pada kalimat akhir doanya,.
AS Saeful Husna S. Sos teraspanturanews.com
Salam Lestari















