Batang – teraspanturanewa.com Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Batang Agung Wisnu Bharata, bersama para Pegiat literasi Batang, melakukan aksi tebar benih ikan di sungai dan kolam Desa Pesaren, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Selasa (16/12/2025).
Total 1.000 benih ikan dari jenis Tawes dan Nila disebar dalam kegiatan yang bertujuan untuk menjaga kelestarian alam dan ekosistem perairan.
Agung Wisnu Bharata menjelaskan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2025 merupakan program Bupati Batang M Faiz Kurniawan disela sela kegiatan Sambang Desa.
“Kegiatan ini merupakan upaya untuk membangun kembali ekosistem sungai yang sehat. Hari ini, saya bersama Pegiat literasi Batang menebar 1.000 ikan. Jenis ikan yang kita sebar di sungai maupun di kolam bersama pegiat literasi adalah jenis ikan Tawes dan Nila,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan, harapannya agar alam dan ekosistem perairan dapat terus terjaga. Bahwa pelepasan ikan ke sungai akan membangun suatu ekosistem yang baru dan menciptakan hubungan yang baik, bahkan membantu membersihkan sungai.
“Harapan dari kita adalah biar alam terjaga, ekosistemnya terjaga. Karena ikan kalau kita taruh di sungai nanti akan membangun suatu ekosistem yang baru, menjadi hubungan yang baik, bisa membersihkan sungai,” harapnya.
Agung Wisnu Bharata memperkirakan, bahwa benih ikan yang disebar ini memerlukan waktu sekitar tiga hingga empat bulan untuk tumbuh besar, sehingga nantinya dapat dinikmati oleh masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, Agung Wisnu Bharata juga secara tegas mengimbau masyarakat untuk melindungi benih ikan yang masih kecil agar tidak ditangkap dengan cara yang merusak.
Ia berharap, ikan yang sudah kita sebar yang masih kecil, jangan sampai disetrum, jangan sampai dijaring, sama di Potas, itu jangan sampai. Biarkan mereka gede, nanti setelah gede berkembang biak, jadi bisa dinikmati bersama-sama.
Sementara itu, Edolihun salah satu perwakilan dari Pegiat Literasi Batang menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini.
“Ya, kami dari pegiat literasi ingin mengayubagyo dari Dinas Kelautan untuk melestarikan alam saja. Agar sungai menjadi perkembangbiakan ikan sehingga ekosistem sungai tetap terjaga,” ujar dia. (AS Saeful Husna KabiroBatang, Jateng)
Salam Teras Pantura








