Batang – Pada hari kedua kegiatan anjangsana silaturahmi, Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) YBPI berkesempatan bertatap muka dengan dr. Utariyah Budiastuti, seorang dokter senior yang kini menjabat di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk serta Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang. Dalam suasana yang penuh keakraban, dialog interaktif pun terjalin antara tim LKS YBPI dan dr. Utariyah. AS Saeful Husna, perwakilan dari lembaga, mengungkapkan bahwa tujuan utama dari kegiatan anjangsana kali ini adalah untuk menyerahkan draf laporan tahunan 2024, yang merupakan tradisi yang dilakukan setiap awal tahun.
Utariyah menyambut baik kunjungan ini dengan sikap bersahabat dan penuh perhatian, menunjukkan antusiasme terhadap keberlanjutan kerja samanya. Dalam kesempatan tersebut, dr. Utariyah mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada LKS YBPI yang telah lama terjun ke masyarakat, berkontribusi dalam penanganan berbagai persoalan terkait pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan dan anak. Hal ini sejalan dengan program yang dijalankan oleh DP3AP2KB, di mana ia sendiri dipercaya sebagai Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak.
Sebagai Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak, dr. Utariyah menjelaskan berbagai kebijakan yang menjadi fokus utama bidang tersebut. Salah satunya adalah merumuskan kebijakan perlindungan perempuan dan anak, pemenuhan hak anak, pengelolaan data kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta kebijakan pengarusutamaan gender. Selain itu, pihaknya juga melaksanakan program-program perlindungan perempuan dan anak, pemenuhan hak anak, serta peningkatan kualitas hidup perempuan, yang semuanya bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Dalam perbincangan lebih lanjut, dr. Utariyah menyampaikan bahwa meskipun program-program tersebut telah dilaksanakan dengan baik, temuan kasus-kasus terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Batang masih terbilang tinggi. Dengan adanya peran serta LKS YBPI dalam menangani anak-anak yatim piatu dan pemberdayaan ibu-ibu wali, langkah kerja pemerintah dalam menangani isu-isu tersebut menjadi lebih terarah dan efektif. Kerja sama antara DP3AP2KB dan LKS YBPI dinilai sangat penting untuk mencapai tujuan perlindungan dan pemberdayaan yang lebih optimal bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak.
Ke depan, dr. Utariyah berharap sinergi antara pemerintah dan lembaga sosial seperti LKS YBPI dapat terus berlanjut. Dengan berfokus pada peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak, serta perlindungan dari kekerasan, diharapkan kabupaten Batang dapat mencapai kemajuan yang lebih pesat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan sejahtera bagi semua lapisan masyarakat. Kegiatan anjangsana ini, menurut dr. Utariyah, menjadi bukti nyata betapa pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam menyelesaikan permasalahan sosial yang ada.
(AS Saeful Husna teraspanturanews.com)
Salam Sehat Cerdas Manusiawi
Salam Teras Pantura









