Batang – Kabupaten Batang mencatatkan performa ekonomi yang sangat impresif pada tahun 2025. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dipaparkan dalam koordinasi pemkab, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang hingga Triwulan III (TW III) tahun 2025 melonjak signifikan hingga menyentuh angka 8,52%.
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan, bahwa pencapaian ini merupakan lompatan besar jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, pada tahun 2024 pertumbuhan ekonomi berada di angka 6,03%.
“Pertumbuhan ekonomi kita hingga Triwulan III 2025 berada di angka 8,52%. Ini jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang sebesar 5,37% dan pertumbuhan nasional di angka 5,04%,” katanya saat ditemui di Kantornya, Rabu (4/2/2026).
Dijelaskannya, bahwa struktur ekonomi Batang saat ini didominasi oleh sektor sekunder yang memberikan kontribusi sebesar 43,66%. Sektor ini meliputi industri pengolahan, listrik, gas, pengadaan air, serta sektor konstruksi yang terus berkembang pesat di wilayah Batang.
“Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi motor penggerak utama dengan kontribusi sebesar 66,08%, disusul oleh Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi sebesar 29,58%,” jelasnya.
Kesejahteraan Masyarakat Meningkat
Tidak hanya angka makro, peningkatan ekonomi ini juga berdampak langsung pada daya beli masyarakat. Hal ini terlihat dari kenaikan pengeluaran per kapita penduduk Batang.
* Target Pengeluaran: Rp9.896.000,00
* Realisasi 2025: Rp11.424.000,00
* Kenaikan: Meningkat dari Rp10.919,00 (rata-rata bulanan disesuaikan) pada tahun 2024 menjadi Rp11.424,00 pada 2025.
“Peningkatan pengeluaran per kapita ini adalah indikator nyata bahwa daya beli masyarakat Batang semakin kuat. Target kita semula di angka 9,8 juta, namun realisasinya mampu melampaui hingga 11,4 juta lebih,” terangnya.
Dengan capaian target pertumbuhan yang mencapai 100% dari sasaran yang ditetapkan (range target 5,50 – 6,10), Pemerintah Kabupaten Batang optimis tren positif ini akan terus berlanjut hingga penutup tahun anggaran 2025, menjadikan Batang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru yang paling progresif di Jawa Tengah. (AS Saeful Husna Kabiro Batang, Jateng)
Salam Teras Pantura







