Sabtu, Februari 14, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Empat Kecamatan di Batang Jadi Pilot Project Kecamatan Berdaya

teraspanturanews.com

by Redaksi
Oktober 31, 2025
in Berita
0
Empat Kecamatan di Batang Jadi Pilot Project Kecamatan Berdaya
Empat Kecamatan di Batang Jadi Pilot Project Kecamatan Berdaya
Empat Kecamatan di Batang Jadi Pilot Project Kecamatan Berdaya
3
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Batang – teraspanturanews.com Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi mencanangkan program Kecamatan Berdaya. Program ini menjadi upaya pemerintah untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat di tingkat kecamatan agar pembangunan lebih merata di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Batang Akhmad Handy Hakim menyampaikan, bahwa Batang menjadi salah satu daerah yang masuk dalam pilot project Kecamatan Berdaya. Ada empat kecamatan yang ditetapkan, yakni Subah, Tersono, Banyuputih, dan Bandar.
“Program ini difokuskan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat secara adil dan merata. Semua warga memiliki hak yang sama yang wajib dilindungi oleh negara,” katanya saat ditemui di Ruang Abirawa Batang, Kabupaten Batang, Kamis (30/10/2025).
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, bahwa semangat utama dari Kecamatan Berdaya adalah menjadikan kecamatan sebagai simpul pemberdayaan di wilayah masing-masing.
“Napasnya Kecamatan Berdaya ini adalah potensi wilayah kabupaten dan kota, bukan untuk provinsi. Karena masyarakat di semua daerah punya hak yang sama untuk dilindungi,” jelasnya.
Dijelaskannya, Jawa Tengah dengan jumlah penduduk hampir 38 juta jiwa, memiliki 8.573 desa dan 573 kecamatan. Dengan rentang kendali yang luas, kecamatan dinilai strategis untuk menjadi perpanjangan tangan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota dalam pemerataan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
“Program Kecamatan Berdaya juga menargetkan kelompok strategis, diantaranya pemuda, penyandang disabilitas, dan Perempuan,” ungkapnya.
Luthfi menyoroti pentingnya menyiapkan generasi milenial dan zilenial agar memiliki keterampilan dan daya saing ekonomi. 56 persen penduduk Jawa Tengah adalah kalangan muda yang harus didukung dengan program yang relevan.
“Anak muda harus punya sense of belonging terhadap pertanian dan potensi lokal. Kita dorong lahirnya petani milenial agar Jawa Tengah tetap menjadi lumbung pangan nasional. Selain itu, kelompok disabilitas dan perempuan berdaya juga menjadi perhatian utama. Pemerintah meminta agar Dinas Sosial, Dinas Ketenagakerjaan, dan BUMD membuka ruang kerja inklusif bagi penyandang disabilitas, serta memberikan pendampingan hukum dan perizinan bagi perempuan pelaku usaha.
“Semua ini bertujuan untuk mereduksi angka kemiskinan di tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga desa,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Kecamatan Berdaya Provinsi Jawa Tengah Sumarno melaporkan, bahwa sejak diluncurkan pada April lalu di Surakarta, program ini telah mengalami perkembangan signifikan.
“Hingga kini, 150 kecamatan di 30 kabupaten/kota telah ditetapkan sebagai pilot project Kecamatan Berdaya. Namun, masih ada tiga kabupaten yang belum menetapkan Surat Keputusan (SK) Kecamatan Berdaya, yakni Kudus, Magelang, dan Rembang,” terangnya.
Selain itu, 25 kabupaten/kota telah menetapkan SK Tim Pembina Kecamatan Berdaya, sementara sembilan daerah lainnya belum, termasuk Brebes, Jepara, Kota Pekalongan, Kota Surakarta, Kudus, Magelang, Rembang, Sukoharjo, dan Wonosobo.
“Sebagai puncak kegiatan, pencanangan Kecamatan Berdaya digelar di Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, dan diikuti secara daring oleh Bupati dan Walikota dari 28 kabupaten/kota di luar eks-Karesidenan Surakarta,” ujar dia.
Ia berharap, program ini dapat terus berkembang dan berkelanjutan. “Dengan dukungan semua pihak, Kecamatan Berdaya akan menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat hingga ke tingkat desa. (AS Saeful Husna Kabiro Batang, Jateng)

Salam Teras Pantura

SendShare
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
Profil Wihaji, Mantan Bupati Batang yang Jadi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

Profil Wihaji, Mantan Bupati Batang yang Jadi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

Oktober 21, 2024

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
Kasus Diabetes, Dokter RSUD Batang Ingatkan Remaja Batasi Makanan Manis

Kasus Diabetes, Dokter RSUD Batang Ingatkan Remaja Batasi Makanan Manis

Februari 11, 2026
TMMD Cepokokuning, Bangun Akses Ekonomi dan Wisata Desa

TMMD Cepokokuning, Bangun Akses Ekonomi dan Wisata Desa

Februari 11, 2026
Waspada Cuaca Ekstrem, Camat Subah Pimpin Operasi Pangkas Pohon di Jalur Pantura

Waspada Cuaca Ekstrem, Camat Subah Pimpin Operasi Pangkas Pohon di Jalur Pantura

Februari 11, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In