Batang – teraspanturanews.com Hiruk pikuk pemudik masih terasa kental di peron Stasiun Batang hingga hari terakhir masa libur Lebaran 2026, Minggu 29 Maret 2026. Meski libur panjang segera usai, antusiasme warga untuk kembali ke perantauan menggunakan moda transportasi Kereta Api (KA) terpantau masih sangat tinggi.
Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang per pukul 09.00 WIB, sebanyak 470 penumpang memadati stasiun ini. Dari angka tersebut, 273 orang bersiap berangkat meninggalkan Batang, sementara 197 lainnya baru saja menginjakkan kaki di kampung halaman.
Selama sepekan terakhir (23–29 Maret), Stasiun Batang telah menjadi saksi bisu perjalanan bagi 3.821 penumpang. Angka harian yang stabil menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi primadona bagi warga Batang dan sekitarnya.
Menjamin Kenyamanan di Tengah Lonjakan
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif menegaskan, bahwa pihaknya tidak main-main dalam menjaga kualitas layanan meski volume penumpang mencapai puncaknya.
“Kami mengoperasikan 36 perjalanan KA jarak jauh setiap hari, termasuk dua perjalanan tambahan. Dengan total kapasitas 19.246 tempat duduk per hari, kami berupaya memastikan mobilitas masyarakat tetap aman dan nyaman,” katanya saat ditemui di Stasiun KAI Batang, Kabupaten Batang, Minggu (29/3/2026).
Luqman menambahkan, komitmen KAI adalah menghadirkan perjalanan yang selamat dan tepat waktu melalui kesiapsiagaan petugas di sepanjang jalur maupun di area stasiun.
“Selain Stasiun Batang, geliat arus balik juga sangat terasa di stasiun besar lainnya di wilayah Daop 4. Pada 29 Maret ini, Stasiun Semarang Tawang memimpin dengan total keberangkatan 8.522 penumpang, disusul Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan, dan Cepu,” jelasnya.
Secara akumulatif, selama 18 hari masa Angkutan Lebaran 2026, Daop 4 Semarang telah melayani lebih dari 1 juta penumpang.
Khusus di Stasiun Batang, tercatat ada tiga kereta “juara” yang paling banyak diburu masyarakat karena jadwalnya yang fleksibel dan harga kompetitif:
* KA Kaligung
* KA Menoreh
* KA Tawang Jaya Premium
Mengingat padatnya aktivitas di stasiun, KAI mengimbau para pelanggan untuk tidak datang “mepet” dengan jadwal keberangkatan.
“Kami sarankan pelanggan tiba di stasiun minimal 30 menit sebelum kereta berangkat. Ini penting untuk menghindari keterlambatan dan memastikan proses boarding berjalan lancar tanpa terburu-buru,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya masa angkutan Lebaran ini, KAI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan mudik dan baliknya pada “Si Ular Besi”. (AS Saeful Husna Kabiro Batang, Jateng)
Salam Teras Pantura







