Batang- teraspanturanews.com Kegiatan bakti sosial bertema *Resik-Resik Masjid* digelar pada Ahad, 23 November 2025, di Masjid Baiturrahim, Dukuh Tegalsari, Desa Wonotunggal, Kecamatan Wonotunggal. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara tim RRM Barang, RRM Pekalongan, Yayasan Bangun Pemuda Indonesia (YBPI) Batang, serta masyarakat sekitar Masjid Baiturrahim. Aksi bersih-bersih ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah.
Danramil Wonotunggal, Letda Inf Sugiono, dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan sosial tersebut. Ia menyampaikan rasa senang dapat terlibat langsung bersama masyarakat dan para relawan. “Saya berterima kasih atas kegiatan ini. Saya merasa senang bisa terlibat langsung. Harapan ke depan, kegiatan seperti ini terus dikembangkan,” ujarnya., tanpa segan ia pun langsung ambil bagian membaur dengan relawan membersihkan karpet hingga menyikat kamar kecil dan tempat wudhu.
Ketua DKM Masjid Baiturrahim, H. Supriyadi S. Kep., NS., juga menyampaikan penghargaan yang besar kepada seluruh relawan. Ia mengungkapkan bahwa ini merupakan kali pertama Masjid Baiturrahim dikunjungi tim RRM selama dirinya menjabat ketua DKM. Supriyadi menambahkan bahwa masjid yang tampak megah saat ini merupakan hasil renovasi total tiga tahun lalu, dari bangunan lama satu lantai menjadi tiga lantai. Ia berharap kegiatan ini dapat menginspirasi warga untuk semakin mencintai dan memakmurkan masjid.
Ketua RRM, Caca Saefulloh, dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa kehadiran tim RRM beserta perlengkapan menggunakan satu mobil operasional tidak membebani pihak masjid sedikit pun. “Kami hadir bersama rombongan dan perlengkapan, semuanya gratis tanpa mengambil biaya dari masjid. Kegiatan ini kami jadwalkan setiap hari Minggu karena para relawan memiliki pekerjaan masing-masing,” jelasnya.
Melalui kegiatan resik-resik ini, para relawan dari berbagai komunitas bersama warga setempat bergotong royong membersihkan seluruh area masjid, mulai dari ruang utama, selasar, tempat wudhu, hingga lingkungan sekitar. Selain meningkatkan kebersihan, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan masjid sebagai pusat aktivitas ibadah dan sosial.
Secara keseluruhan, kolaborasi YBPI, RRM, Danramil, dan masyarakat setempat menjadi contoh nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan ibadah dapat diwujudkan melalui aksi bersama. Semangat kebersamaan ini diharapkan terus terjaga dan mampu mendorong lebih banyak kegiatan positif di tengah masyarakat. ( AS Saeful Husna Kabiro Batang Jateng)
Salam Teras Pantura












