Batang – teraspanturanews.com Mengemudi selama 4 sampai 5 jam tentu menguras tenaga pemudik, rest area yang nyaman seringkali menjadi incaran untuk beristirahat sekaligus mengecek kondisi kesehatan. Layanan kesehatan yang disiapkan di rest area Dishub Kabupaten Batang, banyak dimanfaatkan karena membantu pemudik untuk mengetahui kondisi kesehatannya, sehingga badan lebih prima ketika kembali berkendara menuju kampung halaman.
Salah satunya, Ridwan dan Dina pemudik tujuan Magelang mengaku terbantu dengan layanan kesehatan yang diberikan secara cuma-cuma, karena membantu mengetahui kondisi tubuh sebelum kembali berkendara. Kunjungannya ke rest area Dishub Batang merupakan kali kedua bersama sang istri, karena merasakan kenyamanan tiap kali melepas lelah saat mudik ke kampung halaman.
“Saya cek tekanan darah, alhamdulillah normal semua, cuma tadi kurang tidur jadinya rawan ngantuk waktu berkendara. Ini sudah dua kali saya berkunjung ke sini, rasanya nyaman bisa istirahat tadi malam jam 1 dini hari bisa langsung tidur, pagi ini mau lanjutin ke Magelang,” katanya, saat ditemui di Rest Area Dishub Batang, Kabupaten Batang, Kamis (19/3/2026).
Petugas kesehatan Puskesmas Pecalungan, Azizah membenarkan tiap harinya ada belasan pemudik khususnya mereka yang berkendara sepeda motor yang mengecek tekanan darah. Selain itu, banyak pula yang mengalami iritasi pada mata karena terpapar debu saat berkendara.
“Banyaknya sih cek tekanan darah sama mata merah, pedih karena debu. Tapi ada juga sebagian yang meminta obat karena pusing dan vitamin untuk mengembalikan daya tahan tubuh sebelum kembali berkendara,” jelasnya.
Sebagai tenaga kesehatan, ia menyarankan perlukan waktu untuk beristirahat apabila telah berkendara cukup lama, agar konsentrasi kembali pulih. Serta mengonsumsi vitamin bila perlu untuk daya tahan tubuh saat berkendara.
Sementara itu, Sekretaris Dishub Batang Arinal Helmi Setiawan menerangkan, para pemudik juga memanfaatkan fasilitas lain untuk memudahkan aktivitas ketika kembali berkendara. Di antaranya layanan Satuan Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang disediakan di rest area Dishub maupun layanan pengisian daya gawai.
“Setiap harinya ada 70 pemudik yang mampir untuk istirahat, ngisi daya ponsel, bahkan ada pula yang mengisi daya mobil listrik. Dan semua itu tidak berbayar alias gratis,” ujar dia. (AS Saeful Husna kabiro Batang, Jateng)
Salam Teras Pantura








