Rabu, Februari 18, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Menteri BKKBN Wihaji Serahkan Sertifikat Elsimil di Batang

teraspanturanews.com

by Redaksi
April 17, 2025
in Berita
0
Menteri BKKBN Wihaji Serahkan Sertifikat Elsimil di Batang
13
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Batang – teraspanturanews.com Suasana bahagia menyelimuti pasangan pengantin Arina Mansikana dan H. Muhammad Akmal Muntaafi warga Desa Plumbon, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang. Namun kebahagiaan mereka hari itu tak hanya karena status baru sebagai suami istri.

Mereka menerima sesuatu yang tak kalah penting yakni sertifikat Elsimil sebuah tanda kesiapan lahir dan batin untuk membangun keluarga sehat.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / Kepala BKKBN Wihaji yang hadir langsung untuk menyerahkan sertifikat tersebut, menegaskan pentingnya kesiapan sebelum membina rumah tangga, terutama dalam rangka mencegah stunting.
“Yang penting bukan soal menikah atau tidak, tetapi siap menikahnya. Kapan pun boleh menikah, tapi kesiapan menikah itu yang utama. Kalau perempuan disarankan di usia 21 tahun, laki-laki di usia 25 tahun. Itu menurut teori kedokteran, di usia itu lebih matang dan potensi stunting pun lebih kecil,” katanya usai menyerahkan sertifikat Elsimil di Desa Plumbon, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Rabu (16/4/2025).
Program Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil) merupakan salah satu terobosan yang digagas BKKBN bersama Kementerian Agama melalui Bina Masyarakat Islam. Tujuannya sederhana namun berdampak besar, memastikan setiap pasangan muda benar-benar siap secara fisik, mental, dan sosial untuk menjadi orang tua.
“Kenapa ini kita kerjakan, karena salah satu penyebab stunting, selain gizi, adalah pernikahan dini. Elsimil ini hadir untuk memberikan edukasi, supaya pasangan yang sudah menikah bisa memahami bahwa menjadi pasangan usia subur itu artinya siap untuk hamil dengan kondisi yang sehat,” jelasnya.
Melalui Elsimil, calon pengantin akan mendapatkan edukasi kesehatan, informasi gizi, hingga panduan perencanaan keluarga. Setelah proses itu dijalani, barulah mereka mendapatkan sertifikat sebagai tanda bahwa mereka siap menjalani peran sebagai orang tua.
“Intinya bukan cuma soal menikah, tapi bagaimana memastikan yang menikah sudah siap secara komprehensif. Dan ini bagian dari strategi menurunkan angka stunting,” tegasnya.
Selain Elsimil, Wihaji juga menggencarkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), program kolaboratif yang menghubungkan masyarakat mampu dengan anak-anak dari keluarga berisiko stunting.
“GENTING ini targetnya satu juta anak asuh. Dalam empat bulan, kita sudah punya 132 ribu anak asuh dari 15 ribu orang tua asuh. Semuanya didanai oleh CSR perusahaan dan ini akan terus berkelanjutan,” ungkapnya.
Wihaji menyebutkan, program ini menyasar daerah-daerah dengan angka stunting tinggi seperti Nusa Tenggara Timur dan Papua. Namun secara kuantitas, Jawa Barat menjadi fokus karena jumlah penduduknya yang besar.
“Saya sudah bertemu dengan Gubernur dan Bupati se-NTT, juga menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi seperti Universitas Brawijaya dan Universitas Muhammadiyah Malang. Tujuannya agar kita bisa kerja bareng, kroyaan, untuk percepatan penurunan stunting,” ujar dia.
Apa yang dilakukan pasangan Arina dan Akmal hari itu mungkin terlihat sederhana menerima sertifikat Elsimil. Namun di baliknya, tersembunyi semangat besar untuk menjadi bagian dari perubahan. Sebab, seperti kata Menteri Wihaji, keluarga yang sehat dimulai dari keputusan yang direncanakan.
“Kalau sudah menjadi pasangan usia subur, maka segala sesuatunya harus direncanakan. Kehamilannya direncanakan, kelahirannya direncanakan, dan jika ingin anak kedua, pun harus direncanakan. Konsep kita adalah keluarga berencana. Insyaallah, hidup pun akan sejahtera,” pungkasnya. (AS Saeful Husna Kabiro Batang)

Salam Teras Pantura

SendShare2
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
Profil Wihaji, Mantan Bupati Batang yang Jadi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

Profil Wihaji, Mantan Bupati Batang yang Jadi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

Oktober 21, 2024

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
Kasus Diabetes, Dokter RSUD Batang Ingatkan Remaja Batasi Makanan Manis

Kasus Diabetes, Dokter RSUD Batang Ingatkan Remaja Batasi Makanan Manis

Februari 11, 2026
TMMD Cepokokuning, Bangun Akses Ekonomi dan Wisata Desa

TMMD Cepokokuning, Bangun Akses Ekonomi dan Wisata Desa

Februari 11, 2026
Waspada Cuaca Ekstrem, Camat Subah Pimpin Operasi Pangkas Pohon di Jalur Pantura

Waspada Cuaca Ekstrem, Camat Subah Pimpin Operasi Pangkas Pohon di Jalur Pantura

Februari 11, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In