Batang – teraspanturaranews.com Pemerintah Kabupaten Batang mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 di Aula Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Rabu (15/10/2025).
Program ini ditujukan untuk membantu para pekerja terdampak, khususnya yang bergerak di sektor industri hasil tembakau.
Penyaluran BLT DBHCHT dilakukan secara bertahap melalui Dinas Sosial Kabupaten Batang. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama buruh pabrik rokok dan petani tembakau yang terdampak fluktuasi industri.
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, bahwa penyaluran BLT merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan pemanfaatan dana cukai sesuai dengan peraturan Kementerian Keuangan.
“Dana DBHCHT tidak hanya digunakan untuk mendukung kesehatan dan penegakan hukum, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terdampak cukai, salah satunya melalui pemberian BLT,” jelasnya.
Ia menambahkan, program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat, terutama di tengah tantangan industri tembakau yang terus beradaptasi dengan kebijakan nasional.
Penerima program BLT di Kecamatan Bawang ada Desa Gunungsari 41 Buruh Tani, Desa Jambangan 49 Buruh Tani, Desa Kalirejo 139 Buruh Tani, Desa Kebaturan 93 Buruh Tani, Desa Purbo 33 Buruh Tani, Desa Wonosari 96 Buruh Tani, Desa Candirejo 103 Buruh Tani, Desa Deles 110 Buruh Tani, Desa Pangempon 29 Buruh Tani, Desa Sidoharjo 112 Buruh Tani, dan Desa Surjo 70 Buruh Tani.
“Jadi total penerima BLT disini sebanyak 875 buruh tani, semoga dapat memanfaatkan bantuan ini dengan baik,” harapnya.
Selain itu, Dinas Sosial Kabupaten Batang juga sudah menyalurkan program BLT di Kecamatan Tersono ada 324 Buruh Tani, Reban ada 557 Buruh Tani, Tulis ada 179 Buruh Pabrik Rokok, Subah ada 30 Buruh Tani, dan Bandar ada 7 Buruh Tani.
“Program BLT DBHCHT merupakan agenda rutin pemerintah daerah yang diharapkan berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kesehatan masyarakat sebagaimana amanat regulasi cukai nasional,” terangnya.
Salah Satu Penerima BLT DBHCHT Musriah menyampaikan, terima kasih kepada Pemkab Batang dan Bea Cukai yang telah memberikan bantuan BLT.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami para pekerja dan masyarakat yang bekerja sebagai buruh petani tembakau dan buruh rokok,” ujar dia.
Ia berharap, program ini dapat terus berlanjut dan menyentuh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, agar manfaat dari dana cukai benar-benar bisa dirasakan secara langsung oleh rakyat kecil. (AS Saeful Husna Kabiro Batang, Jateng)
Salam Teras Pantura









