Rabu, Februari 11, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Perjalanan Sejarah Alas Roban Batang: Misteri yang Terus Menghantui dari Masa ke Masa

by Redaksi
Maret 19, 2024
in Berita
0
Perjalanan Sejarah Alas Roban Batang: Misteri yang Terus Menghantui dari Masa ke Masa
32
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Oleh: AS Saeful Husna untuk teraspanturanews.com Batang Jateng
Alas Roban, sebuah tempat dengan sejarah panjang yang menyatu dengan jalur pantai utara Jawa, terletak di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Dikenal angker sejak zaman dahulu, kawasan ini adalah bagian dari hutan belantara yang dibuka oleh Ki Bahurekso atas perintah Sultan Agung Mataram pada tahun 1602. Awalnya dibuka sebagai tempat pendirian pos untuk mendukung persediaan logistik dalam perselisihan antara VOC dan Mataram.

Pembangunan jalan raya pantura oleh Gubernur Jenderal Daendles pada tahun 1808-1811 memperkenalkan Alas Roban sebagai bagian dari “De Grote Postweg” atau Jalan Besar. Namun, pembangunan jalan ini melibatkan kerja rodi yang tak manusiawi, menyebabkan banyak korban jiwa dan meninggalkan kesan mistis di tempat tersebut.

Selama bertahun-tahun, Alas Roban menjadi tempat pembuangan korban petrus, menambahkan aura angker yang melekat. Kondisi jalan yang berkelok-kelok dan curam membuatnya rawan kecelakaan, sering kali dikaitkan dengan kisah mistis dan cerita misteri yang melibatkan makhluk gaib.

Om Hao, seorang praktisi spiritual, pernah menelusuri Alas Roban dan berinteraksi dengan makhluk astral di beberapa lokasi, termasuk pohon beringin yang disebut Ringin Putih dan sumber mata air bernama Sendang Poncowati, yang konon dihuni oleh Nyai Poncowati, makhluk gaib berwujud wanita cantik.

Meskipun sejarah mistis Alas Roban telah tersebar luas, pengendara dihimbau untuk tetap waspada saat melintasi daerah tersebut, terutama pada malam hari karena minimnya penerangan jalan. Namun, kini tersedia jalur alternatif utara dan selatan yang lebih aman, dengan jalur selatan yang cocok untuk kendaraan berat dan dilengkapi dengan area parkir untuk beristirahat.

Sumber nimbakita.com

Salam Sejarah
Salam Teras Pantura

SendShare4
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
Profil Wihaji, Mantan Bupati Batang yang Jadi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

Profil Wihaji, Mantan Bupati Batang yang Jadi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

Oktober 21, 2024

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
Kasus Diabetes, Dokter RSUD Batang Ingatkan Remaja Batasi Makanan Manis

Kasus Diabetes, Dokter RSUD Batang Ingatkan Remaja Batasi Makanan Manis

Februari 11, 2026
TMMD Cepokokuning, Bangun Akses Ekonomi dan Wisata Desa

TMMD Cepokokuning, Bangun Akses Ekonomi dan Wisata Desa

Februari 11, 2026
Waspada Cuaca Ekstrem, Camat Subah Pimpin Operasi Pangkas Pohon di Jalur Pantura

Waspada Cuaca Ekstrem, Camat Subah Pimpin Operasi Pangkas Pohon di Jalur Pantura

Februari 11, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In