Batang – teraspanturanews.com Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0736/Batang yang dilaksanakan di Desa Cepokokuning, merupakan upaya dalam memperbaiki infrastruktur penghubung antardesa. Dengan menilik potensi daerah, program ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan desa wisata.
Komandan Kodim 0736/Batang, Letkol Inf Andhika Baroto Chrishastantyo menjelaskan, sasaran fisik TMMD di Desa Cepokokuning berupa pembangunan infrastruktur maupun nonfisik. Di antaranya jalan sepanjang 367 meter dengan konstruksi rabat beton, lebar tiga meter, dan ketebalan 12 sentimeter, termasuk pembangunan talud sepanjang sekitar 100 meter.
“Pembangunan jalan ini menghubungkan Dukuh Dungringin dengan Desa Cepokokuning. Selain mempermudah akses angkutan pertanian, juga memudahkan akses menuju lokasi wisata air dan religi Makam Mbah Gerot sebagai sesepuh desa,” katanya, saat ditemui di Lapangan Desa Cepokokuning, Kabupaten Batang, Selasa (10/2/2026).
Ia menambahkan, pembangunan jalan tersebut akan memberikan manfaat signifikan terutama saat musim hujan, karena sebelumnya kondisi jalan masih berupa tanah dan makadam. Proses pengerjaan ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan.
Sementara itu, Wakil Bupati Batang Suyono mengapresiasi pelaksanaan TMMD sebagai bentuk sinergi TNI dengan pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Terima kasih kepada TNI/Polri yang melaksanakan TMMD ini untuk membangun akses jalan demi kesejahteraan masyarakat. Ini juga sejalan dengan upaya mendukung akses ekonomi dan ketahanan pangan,” jelasnya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur desa juga berperan penting dalam mendukung pengembangan wisata sebagai bagian dari penguatan sosial ekonomi masyarakat, baik di tingkat desa maupun kabupaten.
Dari sisi pemerintah desa, Kepala Desa Cepokokuning Maryadi berharap, pembangunan jalan melalui TMMD dapat membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan akses menuju potensi wisata desa.
“Semoga nantinya pertumbuhan ekonomi semakin meningkat, setelah infrastruktur semakin baik, sehingga akses menuju desa wisata Cepokokuning bisa lebih mudah,” harapnya.
Desa Cepokokuning memiliki potensi wisata alam, khususnya wisata air sungai, yang selama ini mulai diminati masyarakat, terutama pada akhir pekan.
Hal senada disampaikan warga setempat, Rokhaini Subkhi, yang menilai pembangunan jalan penghubung antar-RT sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
“Sebelum dilaksanakan TMMD, jalan tersebut belum pernah diperkeras sehingga menyulitkan aktivitas warga. Semoga akses masyarakat menuju permukiman, lahan pertanian, dan lokasi wisata bisa semakin optimal,” ujar dia.
Melalui program TMMD ini, diharapkan terwujud pemerataan pembangunan infrastruktur desa yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan potensi ekonomi lokal di Desa Cepokokuning. (AS Saeful Husna Kabiro Batang, Jateng)
Salam Teras Pantura








