Selasa, Februari 17, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Tradisi Nyadran Silurah di Batang, Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

teraspanturanews.com

by Redaksi
November 29, 2024
in Berita
0
Tradisi Nyadran Silurah di Batang, Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
Tradisi Nyadran Silurah di Batang, Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
Tradisi Nyadran Silurah di Batang, Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
46
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Batang – Warga Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jawa Tengah melaksanakan tradisi Nyadran Gunung Silurah yang merupakan agenda tahunan setiap tanggal 29 November 2024.
Tradisi tolak bala ini dimulai dengan tasyakuran, dimana warga desa berkeliling sambil memanjatkan doa. Pada hari kedua, prosesi sakral dilakukan di lereng Gunung Ronggokusumo, yakni memotong kambing kendit dan dilanjutkan dengan jajanan kampung dan kesenian tradisional silurah.
Para sesepuh mengatakan salah satu bagian penting dalam urutan tradisi Nyadran Gunung Silurah adalah pemotongan kambing kendit, yaitu kambing berbulu hitam dengan lingkar putih di dadanya. Pemotongan ini dipimpin oleh sesepuh adat ini sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus simbol harapan akan berkah.
Kepala Desa Silurah Suroto mengatakan, nyadran tahun 2024 sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya karena bahwa tradisi ini telah resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh Kemdikbudristek pada tahun 2024.
“Hal ini menjadikan tradisi Nyadran Gunung Silurah sudah diresmikan menjadi cagar budaya nasional yang ada di Indonesia khususnya Kabupaten Batang,” katanya saat ditemui usai Nyadran di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jumat (29/11/2024).
Tradisi secara turun-temurun itu diyakini warga setempat untuk menjauhkan bala. Memang biasanya memotong kambing kendit tetapi nyadran kali ini memasuki putaran ke-7 yang artinya harus memotong Kebo Bule.
Dijelaskannya, bahwa setiap tahunnya juga menyembelih kambing kendit berwarna putih, tapi ada lingkaran warna hitam dibadan Kambing yang filosofinya hitam itu langgeng untuk meneruskan naluri dan putih itu suci. Dan setelah tujuh tahun ditutup dengan memotong Kebo Bule.
“Tradisi ini dilakukan yang konon dulunya secara turun temurun dipercaya dapat menambah keberkahan warga masyarakat desa, sehingga rejekinya lancar, warganya sehat dan menolak bala bencana,” jelasnya.
Dengan acara ini sudah dikenal masyarakat luar daerah dapat menjadi sarana promosi potensi desa dengan berbagai kegiatan seni budaya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang Bambang Suryantoro, menambahkan, bahwa tradisi ini telah resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh Kemdikbudristek pada tahun 2024.
“Tradisi ini sudah menjadi bagian dari Calendar of Events atau agenda wisata budaya tahunan Jawa Tengah ini selalu ditunggu oleh warga Desa Silurah. Di laman ini, warga melakukan Nyadran Gunung Silurah setiap bulan Jumadil Awal tepat pada Jumat Kliwon,” terangnya.
Bambang juga menyebutkan, bangga dengan tradisi telah diakui secara nasional, karena ini bukan hanya ritual, tetapi juga warisan untuk generasi mendatang.

(AS Saeful Husna teraspanturanews.com bersama MC Batang)

Salam Sehat Cerdas Manusiawi
Salam Teras Pantura

SendShare6
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
Profil Wihaji, Mantan Bupati Batang yang Jadi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

Profil Wihaji, Mantan Bupati Batang yang Jadi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

Oktober 21, 2024

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
Kasus Diabetes, Dokter RSUD Batang Ingatkan Remaja Batasi Makanan Manis

Kasus Diabetes, Dokter RSUD Batang Ingatkan Remaja Batasi Makanan Manis

Februari 11, 2026
TMMD Cepokokuning, Bangun Akses Ekonomi dan Wisata Desa

TMMD Cepokokuning, Bangun Akses Ekonomi dan Wisata Desa

Februari 11, 2026
Waspada Cuaca Ekstrem, Camat Subah Pimpin Operasi Pangkas Pohon di Jalur Pantura

Waspada Cuaca Ekstrem, Camat Subah Pimpin Operasi Pangkas Pohon di Jalur Pantura

Februari 11, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In