Batang – teraspanturanews.com Pemerintah Kabupaten Batang terus mengupayakan pembangunan infrastruktur jalan daerah meskipun menghadapi penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD) atau Transfer Keuangan Daerah. Upaya komunikasi dan pengajuan Bupati Bayang M Faiz Kurniawan ke pemerintah pusat membuahkan hasil signifikan dengan disetujuinya sejumlah anggaran besar untuk proyek perbaikan dan peningkatan jalan di Kabupaten Batang.
Kepala Bidang Prasarana Jalan dan Jembatan DPUPR Batang Endro Suryono menyampaikan, rincian program yang akan segera dilaksanakan. Salah satu proyek yang sedang berjalan adalah peningkatan ruas jalan Kabupaten Kalibalik-Kalangsono. Proyek ini mendapatkan dukungan anggaran dari Bantuan Keuangan Provinsi sebesar Rp7 miliar rupiah.
“Alhamdulillah di momen perubahan ini kita dapat anggaran Rp7 miliar dan untuk melaksanakan kegiatan ruas jalan Kabupaten Kalibalik-Kalangsono,” katanya saat ditemui di Kantor DPUPR Batang, Kabupaten Batang, Jumat (28/11/2025).
Jalan ini memiliki peran vital, khususnya untuk sektor ketahanan pangan. Endro Suryono menjelaskan, Panjang total 4,6 kilo, yang sekitar 1,5 kilo itu di tengah persawahan. Artinya itu mendukung sektor ketahanan pangan, khususnya untuk pertanian dan khususnya untuk sawah, karena akses untuk harapannya adalah distribusi untuk pupuk, untuk ke situ, untuk itu lebih mudah untuk panen dan lain-lain.
“Proyek ini ditargetkan selesai maksimal tanggal 12 Desember mendatang, dengan progres yang sudah mencapai 73%,” jelasnya.
Melalui komunikasi intensif dengan Kementerian PUPR, Pemkab Batang juga berhasil mengamankan anggaran untuk peningkatan ruas jalan yang mendukung akses ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industri Batang.
“Alhamdulillah kita menyurati ke Kementerian PU membuahkan hasil kita mengusulkan infrastruktur jalan daerah. Alhamdulillah kita juga dapat Rp16 miliar itu untuk Banyuputih-Kedawung,” ungkapnya.
Ruas Jalan Banyuputih-Kedawung, dengan panjang penanganan 4,3 km dan lebar 5,5 meter, secara khusus bertujuan mendukung akses para pekerja.
Endro Suryono juga memberikan pesan kepada masyarakat dan pekerja yang melintas. Kita sampaikan ke pekerja, tolong hati-hati karena jalannya Insyaallah Desember selesai, itu pasti akan halus, aspal hotmix di situ.
“Nanti tolong hati-hati jangan ngebut, karena itu juga jalan sama-sama di tengah hutan, artinya akan juga sangat ramai,” tegasnya.
Endro Suryono juga menyebutkan, bahwa untuk pengelolaan sampah di daerah, Pemkab Batang juga mendapatkan bantuan anggaran sebesar Rp61 miliar dari Kementerian. Tidak hanya jalan daerah, ruas jalan nasional yang melintasi Batang juga akan ditingkatkan.
Endro Suryono menginformasikan adanya alokasi besar dari pemerintah pusat. Di jalan nasional ini itu ada dua. Kita di Januari 2026 sampai nanti Maret 2027 itu anggaran Rp202 miliar khusus untuk ruas jalan nasional yang ada di Batang. Itu untuk betonisasi yang di daerah kota sekitar kurang lebih 13 kilo.
Ia menyimpulkan, bahwa di tengah keterbatasan anggaran transfer daerah, Pemda Batang masih mampu berkoordinasi dan mendapatkan dana besar untuk pembangunan.
“Artinya ya alhamdulillah dengan banyak komunikasi di kementerian Pak Bupati, kita dapat anggaran besar dan itu insyaallah sudah pasti,” pungkasnya. (AS Saeful Husna Kabiro Batang, Jateng)
Salam Teras Pantura








