Jakarta – Suasana haru dan bahagia menyelimuti keberangkatan warga perantauan asal Kabupaten Batang di Jakarta. Dengan senyum mengembang, Wakil Bupati Batang Suyono hadir langsung di tengah-tengah warganya untuk melepas keberangkatan armada mudik gratis menuju kampung halaman.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Batang, Suyono menyampaikan salam hangat dari Bupati serta doa tulus bagi para pejuang nafkah yang hendak melepas rindu dengan keluarga.
“Hari ini saya mewakili di Jakarta dalam rangka melepas dan menjemput mudik gratis bersama seluruh warga masyarakat Kabupaten Batang. Kami berdua mendoakan semoga dalam perjalanan dari Jakarta ke Batang selamat sampai tujuan,” katanya usai melepas Pemudik di Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII Jakarta Tmur, Senin (16/3/2026).
Pesan Hangat: “Bekerja di Batang Saja”
Di tengah keriuhan persiapan bus, Suyono menyempatkan diri berbincang dengan warga. Ia memahami beratnya perjuangan di ibu kota, sehingga pemerintah daerah berupaya hadir untuk meringankan beban tersebut.
“Inggih, tapi setidak-tidaknya, dari pihak pemerintah kabupaten berupaya untuk menjemput jenengan, mengurangi beban,” tuturnya.
Menariknya, Suyono juga menyelipkan pesan agar putra-putri daerah mempertimbangkan untuk membangun karier di tanah kelahiran sendiri. Menurutnya, Batang kini telah bertransformasi dengan banyak peluang kerja baru.
“Kalau bisa bekerja di Batang, enggak usah balik Jakarta karena di Batang banyak peluang ruang kerjaan yang bisa didapat oleh putra-putri Bapak-Ibu semua,” tegasnya.
Ia pun menutup pesannya dengan harapan agar kepemimpinan di Batang tetap amanah dan dijauhkan dari musibah.
Keamanan menjadi prioritas utama dalam perjalanan mudik tahun ini. Kepala Dinas Perhubungan Batang Eko Widiyanto, melalui Kasi Wasdal Sakti Nurhuda, memastikan bahwa seluruh armada telah melewati serangkaian uji kelayakan atau ramp check.
“Bus yang digunakan sudah melalui ramp check untuk memastikan kondisi kendaraan layak jalan, termasuk administrasi seperti masa berlaku uji KIR dan Kartu Pengawasan (KPS) yang masih aktif,” jelasnya.
Tak hanya mesin, “pilot” di balik kemudi pun tak luput dari pemeriksaan ketat. Sebanyak enam sopir dan asisten sopir telah menjalani tes urine oleh BNN dengan hasil negatif, serta pengecekan tensi darah oleh tim medis Dinkes dan PMI.
“Pada mudik gratis Lebaran 2026 ini, Pemkab Batang mengerahkan empat armada bus dengan total kapasitas 200 penumpang. Rinciannya, tiga bus milik Pemkab Batang dan satu bus bantuan dari Jasa Raharja,” ujar dia.
Setelah proses pendataan ulang yang dilakukan sejak pukul 06.00 WIB pagi tadi, bus dijadwalkan mulai melaju meninggalkan Jakarta pada pukul 10.00 hingga 11.00 WIB. Program ini diharapkan menjadi oase bagi para perantau agar bisa merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan di kampung halaman. (AS Saeful Husna Kabiro Batang, Jateng)
Salam Teras Pantura








