Minggu, April 19, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Wujudkan Ketahanan Pangan, BPI Bersama Dispaperta Panen Raya Padi di Lahan Pengganti

teraspanturanews.com

by Redaksi
Mei 6, 2025
in Berita
0
Wujudkan Ketahanan Pangan, BPI Bersama Dispaperta Panen Raya Padi di Lahan Pengganti
Wujudkan Ketahanan Pangan, BPI Bersama Dispaperta Panen Raya Padi di Lahan Pengganti
8
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Batang – PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) bersama Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang menggelar Panen Raya Padi di area Lahan Pengganti, Desa Sembojo, Kabupaten Batang, Selasa (6/5/2025).

Direktur Operasional BPI Naofumi Yasuda menyampaikan, Program Lahan Pengganti ini merupakan contoh nyata komitmen kami untuk mendukung pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program CSR Bhimasena Lentera Ekonomi.
“Saya mengapresiasi kerja keras para petani penggarap yang telah menghasilkan panen melimpah. Hasil panen ini dapat memberikan pendapatan tambahan bagi petani dan mendukung ketahanan pangan lokal,” katanya.
Lahan Pengganti merupakan program mitigasi sosial yang disiapkan oleh BPI bagi para petani penggarap yang lahannya terdampak pembangunan PLTU Batang.
Ia menyebutkan, Program lahan pengganti memiliki luas kurang lebih 32 hektar dan telah dicanangkan sejak tahun 2016. Selama lebih dari 9 tahun, lahan pengganti BPI telah mendukung penghidupan para petani penggarap dan memastikan bahwa mereka tetap menjalankan kegiatan pertanian yang telah digeluti selama ini.
“Dengan adanya kerjasama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” jelasnya.
Kepala Dispaperta Batang melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan Rini Diana Anggriani mengatakan, bahwa kontribusi BPI sangat luar biasa pihak swasta yang bersama-sama dengan pemerintah untuk mendampingi petani penggarap dari proses penanaman hingga panen dan membeli hasilnya untuk diberikan kepada masyarakat pra-sejahtera.
“Program ini wujud dari kami dengan mendukung langsung ketahanan pangan secara nasional yang menjadi Program Presiden Prabowo Subiyanto,” terangnya.
Kebijakan Presiden Prabowo terkait panen gabah yang harus diserap Bulog senilai minimal Rp6.500,00/Kg.
“Saya harap dengan keberadaan BPI di Kabupaten Batang bisa senatiasa sinergi dalam mewujudkan swasembada pangan dan program-program yang dilaksanakan oleh BPI ini dapat dicontoh oleh perusahaan-perusahaan lainnya di Kabupaten Batang,” ungkapnya.
Sementara itu, General Manager Stakeholder Relation BPI Aryamir H. Sulasmoro menambahkan, bahwa kegiatan Panen Raya yang merupakan bagian dari Program Bhimasena Lentera Ekonomi ini akan memanen padi seluas satu hektar dengan proyeksi akan menghasilkan kurang lebih 4,5 ton gabah.
“Hasil panen akan dibeli oleh perusahaan untuk mensejahterakan petani dan dibagikan kepada masyarakat pra-sejahtera untuk mewujudkan ketahanan pangan melalui program pencegahan stunting dan penanggulangan kemiskinan ekstrem,” terangnya.
Hal ini menjadi komitmen dalam memfasilitasi hulu programnya dengan menyediakan lahan, memberikan fasilitas pertanian, dan pendampingan intensif dan untuk meningkatkan pendapatan petani dan mendukung ketahanan pangan, kami berinovasi dengan menyiapkan hilir pemasaran dan penyerapan hasil pertaniannya.
“Selain itu, di lahan pengganti seluas 32 hektar terdapat beberapa tanaman lainnya seperti jagung, kacang, dan singkong,” tandasnya.
Perwakilan Kelompok Tani Lahan Pengganti Sartono menyampaikan, bahwa BPI melalui program Bhimasena Lentera Ekonomi telah mendampingi dan memfasilitasi petani penggarap sejak tahun 2016 dan di tahun ini BPI membeli langsung hasil panen yang memberikan manfaat langsung kepada para petani di area lahan pengganti.
“terima kasih kepada BPI yang telah membantu para petani penggarap sejak 2016, harapannya hasil panen ini dapat memberikan manfaat untuk masyarakat di Kabupaten Batang,” ujar dia. (AS Saeful Husna kabiro TP bersama MC Batang, Jateng)

Salam Teras Pantura

SendShare1
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
RAT 2025 Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya Catat Lompatan Kinerja, Laba Naik 133 Persen

RAT 2025: Momentum Kebangkitan dan Semangat Baru Anggota Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya

Februari 20, 2026

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM bagi Pekerja Renta

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM bagi Pekerja Renta

April 19, 2026
Konsep Otomatis

Bupati Batang Lepas 951 Jemaah Haji 2026, Usia Tertua 86 dan Termuda 17 Tahun

April 17, 2026
Bupati Batang Bagikan Pengalaman Tiga Kali Haji, Mulai Jalur Tak Biasa Hingga Undangan Raja  Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman pribadinya menunaikan ibadah haji sebanyak tiga kali saat acara pelepasan jemaah haji Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Faiz menceritakan berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya, mulai dari perjalanan yang penuh tantangan hingga kesempatan berhaji melalui jalur resmi dan undangan khusus. “Saya sudah tiga kali berangkat haji, mulai dari pengalaman yang cukup sulit hingga yang melalui jalur resmi. Semua proses itu bisa saya jalani dengan baik sampai selesai,” ungkapnya. Ia mengungkapkan, pada keberangkatan pertamanya pada 2017, dirinya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk harus melalui rute tidak biasa hingga mengalami deportasi sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan ibadah. Selanjutnya, pada 2019, Faiz kembali menunaikan ibadah haji bersama keluarga melalui jalur resmi. Sementara pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berhaji melalui undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi. “Alhamdulillah, saya sudah merasakan berbagai pengalaman berhaji, dari yang penuh tantangan hingga yang lebih lancar,” jelasnya. Dalam arahannya kepada jemaah, Faiz menekankan bahwa ibadah haji pada dasarnya dapat dijalankan dengan baik jika dilandasi niat yang kuat serta pemahaman yang cukup. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal terpenting adalah menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Saya titip pesan, tolong saling menjaga satu sama lain, saling menolong. Jangan sampai ada jemaah, terutama yang lanjut usia, ditinggalkan. Harus dijaga bersama, guyub dan rukun,” pungkasnya. Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Batang dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)   Keterangan Foto : Bupati Batang M Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat pelepasan Haji di Pendopo Kabupaten Batang.

Bupati Batang Bagikan Pengalaman Tiga Kali Haji, Mulai Jalur Tak Biasa Hingga Undangan Raja Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman pribadinya menunaikan ibadah haji sebanyak tiga kali saat acara pelepasan jemaah haji Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Faiz menceritakan berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya, mulai dari perjalanan yang penuh tantangan hingga kesempatan berhaji melalui jalur resmi dan undangan khusus. “Saya sudah tiga kali berangkat haji, mulai dari pengalaman yang cukup sulit hingga yang melalui jalur resmi. Semua proses itu bisa saya jalani dengan baik sampai selesai,” ungkapnya. Ia mengungkapkan, pada keberangkatan pertamanya pada 2017, dirinya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk harus melalui rute tidak biasa hingga mengalami deportasi sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan ibadah. Selanjutnya, pada 2019, Faiz kembali menunaikan ibadah haji bersama keluarga melalui jalur resmi. Sementara pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berhaji melalui undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi. “Alhamdulillah, saya sudah merasakan berbagai pengalaman berhaji, dari yang penuh tantangan hingga yang lebih lancar,” jelasnya. Dalam arahannya kepada jemaah, Faiz menekankan bahwa ibadah haji pada dasarnya dapat dijalankan dengan baik jika dilandasi niat yang kuat serta pemahaman yang cukup. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal terpenting adalah menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Saya titip pesan, tolong saling menjaga satu sama lain, saling menolong. Jangan sampai ada jemaah, terutama yang lanjut usia, ditinggalkan. Harus dijaga bersama, guyub dan rukun,” pungkasnya. Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Batang dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi) Keterangan Foto : Bupati Batang M Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat pelepasan Haji di Pendopo Kabupaten Batang.

April 17, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In