Minggu, Maret 29, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Supardi, Perajin Batik Asal Batang yang Menjaga Warna Alam Tetap Hidup

teraspanturaranews.com

by Redaksi
Oktober 15, 2025
in Berita, Ekonomi, Informasi
0
Supardi, Perajin Batik Asal Batang yang Menjaga Warna Alam Tetap Hidup
Supardi, Perajin Batik Asal Batang yang Menjaga Warna Alam Tetap Hidup
3
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Batang -teraspanturaranews.com Di Desa Denasri Kulon, Kabupaten Batang, seorang pria bernama Supardi menenun harapan lewat setiap guratan canting dan sapuan warna alami. Sejak lebih dari satu dekade lalu, ia memilih jalan berbeda dari kebanyakan perajin, menciptakan batik dengan pewarna alam, hasil racikan dari kulit kayu, buah, dan daun yang tumbuh di sekitarnya.

“Saya ingin batik ini menyenangkan untuk dilihat, anggun dengan pewarna alami. Pewarna alami, racikan sendiri. Sejak 2011, menekuni teknik pewarnaan alami yang kini menjadi ciri khas batiknya,” katanya saat ditemui di rumah Produksi, Desa Denasri Kulon, Kabupaten Batang, Selasa (14/10/2025).
Ia memanfaatkan bahan-bahan dari alam seperti kulit kayu mahoni untuk warna merah, kayu tingi untuk merah tua, buah jalawe untuk kuning, kayu tegeran untuk kuning muda, dan daun indigo untuk menghasilkan biru tua.
“Semua diracik sendiri. Saya kemas jadi satu supaya batik kami punya warna yang indah dan mengesankan. Kami punya teknik sendiri, warna kami lebih cerah dan tahan lama,” jelasnya.
Dedikasinya terhadap batik warna alam berbuah manis. Beberapa waktu lalu, pewarna alami racikan Supardi resmi dipatenkan, menjadi bukti pengakuan atas inovasi yang ia kembangkan bertahun-tahun.
“Alhamdulillah, pewarna alam kami sudah dipatenkan. Ini jadi semangat baru untuk terus berkarya,” ungkapnya.
Di tengah industri tekstil modern yang serba cepat dan kimiawi, Supardi justru memilih kembali ke akar alam. Ia percaya, keindahan sejati datang dari proses yang selaras dengan lingkungan.
“Pewarna alam itu limbahnya aman, air tidak tercemari, sehingga lingkungan sekitar juga tetap bersih. Saya berharap para pembatik ikut menggunakan pewarna alam sebagai bentuk menjaga alam,” terangnya.
Pilihan itu bukan tanpa tantangan. Di tengah fluktuasi pasar batik, produk warna alam belum sebesar batik sintetis dari sisi produksi maupun permintaan. Namun, Supardi tetap teguh.
“Pasar memang naik turun, tapi saya yakin batik warna alam akan kembali diminati. Orang mulai mencari yang alami dan ramah lingkungan,” tegasnya
Kini, karya Supardi tak hanya dikenal di Batang. Produk batiknya telah dipasarkan ke Solo, Yogyakarta, Medan, Kalimantan, hingga Jakarta. Dalam berbagai pameran, batik pewarna alam racikannya kerap menjadi primadona.
“Alhamdulillah, setiap pameran dari Pemkab Batang selalu meminta produk kami untuk ditampilkan. Peminatnya pun banyak,” ujar dia.
Harga batik karya Supardi dijual dengan harga Rp1 juta hingga Rp2 juta, tergantung pada motif dan tingkat kerumitan pengerjaan.
Bagi Supardi, batik bukan sekadar kain, melainkan warisan budaya yang hidup dari alam dan untuk alam. Ia berharap, generasi muda Batang bisa meneruskan semangat ini menjaga tradisi, menghargai alam, dan bangga pada karya lokal.
“Saya hanya ingin batik Batang terus hidup, dengan warna yang alami, indah, dan jujur seperti alam yang menginspirasinya,” pungkasnya. (AS Saeful Husna Kabiro Batang, Jateng)

Salam Teras Pantura

SendShare
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
RAT 2025 Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya Catat Lompatan Kinerja, Laba Naik 133 Persen

RAT 2025: Momentum Kebangkitan dan Semangat Baru Anggota Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya

Februari 20, 2026

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
Arus Balik Melonjak, Lalu Lintas di Rest Area 360 Batang Tetap Lancar

Arus Balik Melonjak, Lalu Lintas di Rest Area 360 Batang Tetap Lancar

Maret 28, 2026
Arus Balik Melejit, Volume Kendaraan di Tol Batang–Semarang Naik 186 Persen

Arus Balik Melejit, Volume Kendaraan di Tol Batang–Semarang Naik 186 Persen

Maret 28, 2026
Syawalan Getuk, Pengungkit Potensi Wisata Kali Lojahan Cepokokuning

Syawalan Getuk, Pengungkit Potensi Wisata Kali Lojahan Cepokokuning

Maret 28, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In