Selasa, April 21, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Aset Tanah Puskesmas di Batang Dikebut, Komisi I DPRD Targetkan Rampung Tahun Ini

teraspanturanews.com

by Redaksi
Februari 26, 2025
in Berita
0
Aset Tanah Puskesmas di Batang Dikebut, Komisi I DPRD Targetkan Rampung Tahun Ini
7
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Batang – teraspanturanews.com
Permasalahan aset tanah yang digunakan lima Puskesmas di Kabupaten Batang akhirnya menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan tanah pengganti untuk aset desa yang selama ini dimanfaatkan sebagai lahan Puskesmas.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Batang, Kukuh Fajar Romadhon menegaskan bahwa penyelesaian tukar guling ini harus dipercepat agar tidak terus berlarut-larut.
“Latar belakang kenapa kami Komisi A menginisiasi rapat ini karena permasalahan ini bukan hanya lama, tapi lama banget. Sejak saya di Komisi B tahun 2009, Puskesmas Subah sudah menghadapi permasalahan ini. Selama 16 tahun lebih belum ada solusi, bahkan mungkin lebih lama lagi,” katanya usai memimpin rapat di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (25/2/2025).
Untuk menuntaskan persoalan ini, Komisi I DPRD Batang mengundang lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk bagian hukum, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades), serta Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD).
Kukuh Fajar Romadhon menyebutkan, dari lima Puskesmas yang terlibat dalam proses tukar guling ini, empat diantaranya sudah memasuki tahap finalisasi. Hanya Puskesmas Subah yang masih dalam proses musyawarah desa.
“Solusinya sudah ada, dari lima Puskesmas sudah berproses, tinggal satu, yaitu Puskesmas Subah. Tapi tadi sudah kita sepakati bersama bahwa sebelum bulan Ramadan, Desa Subah harus melakukan musyawarah desa untuk memilih tanah pengganti,” jelasnya.
Ada dua pilihan tanah pengganti bagi Puskesmas Subah, yaitu di Desa Mengunharjo dan Desa Sengon. Namun, dalam penentuan ini, DPRD mengingatkan bahwa tukar guling aset tidak boleh berdasarkan nilai ekonomis semata.
“Kita tidak boleh menghitung nilai ekonomis, karena kalau begitu tidak akan selesai. Tanah yang digunakan Puskesmas Subah saat ini ada di tepi jalan, sementara penggantinya berupa sawah. Kalau dinilai secara ekonomi, jelas berbeda. Tapi kita harus melihat hasil dari tanah tersebut nanti,” terangnya.
Kepala Desa Subah Kisriyanto mengungkapkan, bahwa aset desa yang digunakan untuk Puskesmas Subah sudah berlangsung sejak 1972. Secara aturan, aset desa tidak boleh berkurang, sehingga tukar guling ini menjadi solusi yang harus segera diwujudkan.
“Selama ini, desa dirugikan karena tidak bisa menggunakan asetnya. Tapi karena ini untuk kepentingan pelayanan umum, ya kami sepakat. Saya yang sudah menjabat kepala desa selama 18 tahun tentu secara pribadi merasa rugi karena desa tidak mendapat pemasukan dari tanah itu. Tapi karena ini untuk fasilitas umum, khususnya orang sakit, ya kita tidak masalah,” tuturnya.
Tanah yang digunakan Puskesmas Subah seluas 3.333 meter persegi. Sesuai Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012, tanah kas desa tidak boleh diperjualbelikan, namun boleh ditukar dengan tanah lain yang memiliki nilai setara.
“Sebagai langkah awal, pemerintah desa akan segera melaksanakan musyawarah desa (Musdes). Ini bukan seperti membeli kacang yang hari ini minta, besok langsung dapat. Prosesnya harus benar, termasuk kroscek dengan Kepala Puskesmas terkait tanah mana yang akan ditukar,” ungkapnya.
Selain Puskesmas Subah, empat Puskesmas lainnya yang menjalani tukar guling aset meliputi:
1. Puskesmas Kandeman: Berlokasi di Tanah Kas Desa Juragan, dengan tanah pengganti di Desa Bakalan, Kecamatan Kandeman, seluas 6.740 meter persegi.
2. Puskesmas Bandar 2: Berlokasi di Desa Simpar, dengan tanah pengganti di desa yang sama, seluas 11.560 meter persegi.
3. Puskesmas Blado 1: Berlokasi di Desa Bawang, dengan tanah pengganti di desa yang sama, seluas 14.100 meter persegi.
4. Puskesmas Blado 2: Berlokasi di Tanah Kas Desa Kambangan, dengan tanah pengganti di Desa Selopajang Timur, seluas 14.360 meter persegi.
Dengan percepatan proses ini, DPRD Batang menargetkan seluruh tukar guling aset tanah Puskesmas bisa rampung tahun ini.
“Kita ingin memastikan semuanya selesai dalam tahun ini, sehingga pelayanan kesehatan tidak terganggu dan desa pun mendapatkan haknya kembali,” pungkasnya.
(AS Saeful Husna teraspanturanews.com bersama MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

Salam sehat cerdas manusiawi
Salam teras pantura

SendShare1
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
RAT 2025 Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya Catat Lompatan Kinerja, Laba Naik 133 Persen

RAT 2025: Momentum Kebangkitan dan Semangat Baru Anggota Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya

Februari 20, 2026

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM bagi Pekerja Renta

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM bagi Pekerja Renta

April 19, 2026
Konsep Otomatis

Bupati Batang Lepas 951 Jemaah Haji 2026, Usia Tertua 86 dan Termuda 17 Tahun

April 17, 2026
Bupati Batang Bagikan Pengalaman Tiga Kali Haji, Mulai Jalur Tak Biasa Hingga Undangan Raja  Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman pribadinya menunaikan ibadah haji sebanyak tiga kali saat acara pelepasan jemaah haji Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Faiz menceritakan berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya, mulai dari perjalanan yang penuh tantangan hingga kesempatan berhaji melalui jalur resmi dan undangan khusus. “Saya sudah tiga kali berangkat haji, mulai dari pengalaman yang cukup sulit hingga yang melalui jalur resmi. Semua proses itu bisa saya jalani dengan baik sampai selesai,” ungkapnya. Ia mengungkapkan, pada keberangkatan pertamanya pada 2017, dirinya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk harus melalui rute tidak biasa hingga mengalami deportasi sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan ibadah. Selanjutnya, pada 2019, Faiz kembali menunaikan ibadah haji bersama keluarga melalui jalur resmi. Sementara pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berhaji melalui undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi. “Alhamdulillah, saya sudah merasakan berbagai pengalaman berhaji, dari yang penuh tantangan hingga yang lebih lancar,” jelasnya. Dalam arahannya kepada jemaah, Faiz menekankan bahwa ibadah haji pada dasarnya dapat dijalankan dengan baik jika dilandasi niat yang kuat serta pemahaman yang cukup. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal terpenting adalah menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Saya titip pesan, tolong saling menjaga satu sama lain, saling menolong. Jangan sampai ada jemaah, terutama yang lanjut usia, ditinggalkan. Harus dijaga bersama, guyub dan rukun,” pungkasnya. Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Batang dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)   Keterangan Foto : Bupati Batang M Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat pelepasan Haji di Pendopo Kabupaten Batang.

Bupati Batang Bagikan Pengalaman Tiga Kali Haji, Mulai Jalur Tak Biasa Hingga Undangan Raja Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman pribadinya menunaikan ibadah haji sebanyak tiga kali saat acara pelepasan jemaah haji Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Faiz menceritakan berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya, mulai dari perjalanan yang penuh tantangan hingga kesempatan berhaji melalui jalur resmi dan undangan khusus. “Saya sudah tiga kali berangkat haji, mulai dari pengalaman yang cukup sulit hingga yang melalui jalur resmi. Semua proses itu bisa saya jalani dengan baik sampai selesai,” ungkapnya. Ia mengungkapkan, pada keberangkatan pertamanya pada 2017, dirinya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk harus melalui rute tidak biasa hingga mengalami deportasi sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan ibadah. Selanjutnya, pada 2019, Faiz kembali menunaikan ibadah haji bersama keluarga melalui jalur resmi. Sementara pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berhaji melalui undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi. “Alhamdulillah, saya sudah merasakan berbagai pengalaman berhaji, dari yang penuh tantangan hingga yang lebih lancar,” jelasnya. Dalam arahannya kepada jemaah, Faiz menekankan bahwa ibadah haji pada dasarnya dapat dijalankan dengan baik jika dilandasi niat yang kuat serta pemahaman yang cukup. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal terpenting adalah menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Saya titip pesan, tolong saling menjaga satu sama lain, saling menolong. Jangan sampai ada jemaah, terutama yang lanjut usia, ditinggalkan. Harus dijaga bersama, guyub dan rukun,” pungkasnya. Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Batang dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi) Keterangan Foto : Bupati Batang M Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat pelepasan Haji di Pendopo Kabupaten Batang.

April 17, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In