Minggu, April 19, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

BPS Batang Gelar Workshop Statistik Sektoral Sekaligus Canangkan Desa Karanganom Sebagai Desa Cantik 2025

teraspanturanews.com

by Redaksi
Mei 27, 2025
in Berita
0
BPS Batang Gelar Workshop Statistik Sektoral Sekaligus Canangkan Desa Karanganom Sebagai Desa Cantik 2025
BPS Batang Gelar Workshop Statistik Sektoral Sekaligus Canangkan Desa Karanganom Sebagai Desa Cantik 2025
BPS Batang Gelar Workshop Statistik Sektoral Sekaligus Canangkan Desa Karanganom Sebagai Desa Cantik 2025
BPS Batang Gelar Workshop Statistik Sektoral Sekaligus Canangkan Desa Karanganom Sebagai Desa Cantik 2025
5
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Batang – teraspanturanews.com Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menggelar Workshop Pembinaan Statistik Sektoral dan Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2025. Kegiatan ini diikuti oleh para admin Satu Data masing-msing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Batang.

Wakil Bupati Btang Suyono menyampaikan, ini adalah momen penting bagi Kabupaten Batang dalam upaya kita bersama mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berbasis data.
“Data adalah tulang punggung perencanaan pembangunan, dasar pengambilan keputusan, dan cermin keberhasilan suatu program. Tanpa data yang valid, kebijakan yang kita buat ibarat berjalan dalam kegelapan, meraba-raba tanpa arah yang jelas,” katanya saat ditemui I Hotel Sendang Sari Batang, Kabupaten Batang, Selasa (27/5/2025).
Workshop Pembinaan Statistik Sektoral dan Pencanangan Desa Cantik ini memiliki maksud dan tujuan yang sangat strategis. Pertama, kita ingin mewujudkan kegiatan statistik yang memenuhi prinsip Satu Data Indonesia.
“Ini berarti, data yang kita kumpulkan, kelola, dan sebarkan harus mengikuti kaidah-kaidah yang ditetapkan dalam kerangka Satu Data Indonesia. Mulai dari standarisasi format, penggunaan metadata yang seragam, hingga kemudahan akses dan berbagi data,” jelasnya.
Melalui workshop ini, kita akan membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menghasilkan data yang berkualitas tinggi, yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Suyono juga menyebutkan bahwa, Desa Cantik adalah sebuah konsep di mana desa secara mandiri mampu mengelola dan memanfaatkan data statistik untuk perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi pembangunan desa.
“Desa Cantik bukan hanya tentang mengumpulkan data, tetapi juga tentang bagaimana data tersebut digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ungkapnya.
Suyono berharap, bahwa Desa yang ditunjuk sebagai Desa Cantik yakni Desa Karanganom Kecamatan Kandeman, dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam pengelolaan dan pemanfaatan data statistik. Keberhasilan Desa Karanganom akan menjadi inspirasi, akan menunjukkan bahwa desa pun memiliki kapasitas untuk menjadi produsen dan pengguna data yang handal.
Sementara itu, Kepala BPS Batang Heni Djumadi menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan peran aktif para admin dalam mendukung pelaksanaan Satu Data. Menurutnya, Workshop kali ini menjadi bagian penting dari pembinaan statistik sektoral yang berpengaruh langsung terhadap penilaian Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kabupaten Batang.
“Target Nilai IPS Kementrian/Lembaga/Pemda adalah minimum predikat BAIK (2,6), sebagaimana yang disebutkan dalam PermenPANRB No.3 Tahun 2023, nilai ini sudah tercapai di tahun 2024 dengan capaian IPS Kabupaten Batang sebesar 2,78. Kita upayakan peningkatan indikator yang masih lemah dan pertahankan indikator yang sudah bernilai baik,” tegasnya.
Djumadi juga menjelaskan bahwa, terdapat lima domain dalam pembinaan statistik sektoral, yaitu prinsip Satu Data Indonesia (meliputi standar, interoperabilitas, dan metadata), kualitas data, proses bisnis statistik, kelembagaan, serta sistem statistik nasional.
Selain Workshop, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pencanangan Desa Cantik tahun 2025. Untuk tahun ini, Desa Karanganom Kecamatan Kandeman, ditetapkan sebagai Desa Cantik yang keempat di Kabupaten Batang sejak program ini digulirkan. (AS Saeful Husna Kabiro Batang, Jateng)

Salam Teras Pantura

SendShare1
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
RAT 2025 Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya Catat Lompatan Kinerja, Laba Naik 133 Persen

RAT 2025: Momentum Kebangkitan dan Semangat Baru Anggota Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya

Februari 20, 2026

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM bagi Pekerja Renta

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM bagi Pekerja Renta

April 19, 2026
Konsep Otomatis

Bupati Batang Lepas 951 Jemaah Haji 2026, Usia Tertua 86 dan Termuda 17 Tahun

April 17, 2026
Bupati Batang Bagikan Pengalaman Tiga Kali Haji, Mulai Jalur Tak Biasa Hingga Undangan Raja  Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman pribadinya menunaikan ibadah haji sebanyak tiga kali saat acara pelepasan jemaah haji Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Faiz menceritakan berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya, mulai dari perjalanan yang penuh tantangan hingga kesempatan berhaji melalui jalur resmi dan undangan khusus. “Saya sudah tiga kali berangkat haji, mulai dari pengalaman yang cukup sulit hingga yang melalui jalur resmi. Semua proses itu bisa saya jalani dengan baik sampai selesai,” ungkapnya. Ia mengungkapkan, pada keberangkatan pertamanya pada 2017, dirinya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk harus melalui rute tidak biasa hingga mengalami deportasi sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan ibadah. Selanjutnya, pada 2019, Faiz kembali menunaikan ibadah haji bersama keluarga melalui jalur resmi. Sementara pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berhaji melalui undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi. “Alhamdulillah, saya sudah merasakan berbagai pengalaman berhaji, dari yang penuh tantangan hingga yang lebih lancar,” jelasnya. Dalam arahannya kepada jemaah, Faiz menekankan bahwa ibadah haji pada dasarnya dapat dijalankan dengan baik jika dilandasi niat yang kuat serta pemahaman yang cukup. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal terpenting adalah menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Saya titip pesan, tolong saling menjaga satu sama lain, saling menolong. Jangan sampai ada jemaah, terutama yang lanjut usia, ditinggalkan. Harus dijaga bersama, guyub dan rukun,” pungkasnya. Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Batang dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)   Keterangan Foto : Bupati Batang M Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat pelepasan Haji di Pendopo Kabupaten Batang.

Bupati Batang Bagikan Pengalaman Tiga Kali Haji, Mulai Jalur Tak Biasa Hingga Undangan Raja Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman pribadinya menunaikan ibadah haji sebanyak tiga kali saat acara pelepasan jemaah haji Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Faiz menceritakan berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya, mulai dari perjalanan yang penuh tantangan hingga kesempatan berhaji melalui jalur resmi dan undangan khusus. “Saya sudah tiga kali berangkat haji, mulai dari pengalaman yang cukup sulit hingga yang melalui jalur resmi. Semua proses itu bisa saya jalani dengan baik sampai selesai,” ungkapnya. Ia mengungkapkan, pada keberangkatan pertamanya pada 2017, dirinya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk harus melalui rute tidak biasa hingga mengalami deportasi sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan ibadah. Selanjutnya, pada 2019, Faiz kembali menunaikan ibadah haji bersama keluarga melalui jalur resmi. Sementara pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berhaji melalui undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi. “Alhamdulillah, saya sudah merasakan berbagai pengalaman berhaji, dari yang penuh tantangan hingga yang lebih lancar,” jelasnya. Dalam arahannya kepada jemaah, Faiz menekankan bahwa ibadah haji pada dasarnya dapat dijalankan dengan baik jika dilandasi niat yang kuat serta pemahaman yang cukup. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal terpenting adalah menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Saya titip pesan, tolong saling menjaga satu sama lain, saling menolong. Jangan sampai ada jemaah, terutama yang lanjut usia, ditinggalkan. Harus dijaga bersama, guyub dan rukun,” pungkasnya. Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Batang dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi) Keterangan Foto : Bupati Batang M Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat pelepasan Haji di Pendopo Kabupaten Batang.

April 17, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In