Jumat, April 17, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Gelaran PKD di Batang, Hidupkan Kembali Musik Keroncong

teraspanturanews.com

by Redaksi
Desember 3, 2024
in Berita
0
Gelaran PKD di Batang, Hidupkan Kembali Musik Keroncong
Gelaran PKD di Batang, Hidupkan Kembali Musik Keroncong
Gelaran PKD di Batang, Hidupkan Kembali Musik Keroncong
27
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Batang – Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) yang diinisiasi oleh Disdikbud Batang kembali hadir dengan lebih meriah. PKD adalah untuk mendorong para generasi muda untuk melestarikan budaya melalui tradisi yang leluhur kita telah wariskan leluhur.
Salah satunya adalah Perkumpulan Seni Musik Keroncong yang diberi Nama “Prajanada”. Pembina Musik Keroncong Prajanada Sutadi menyampaikan, berawal dari para senior Pegawai Pemda Kabupaten Batang sekitar Tahun 1970 mendirikan Perkumpulan Seni Musik Keroncong.
“Karena Personilnya sebagian besar adalah Aparat Pemerintah Daerah. Namun dalam perjalanannnya terjadi Pasang Surut dikarenakan Pensiun dan lain hal, sehingga pada tahun 1998 dirintis sendiri dengan Anggota Campuran antara Anggota Senior dan Generasi Kedua, kemudian mulai berkembang sesuai dengan perkembangan musik keroncong di Jawa Tengah,” katanya usai membawakan lagu saat Pagelaran PKD di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Senin (2/12/2024) malam.
Saat ini keroncong Prajanada memasuki Generasi Ketiga dimana Para Pemain Musiknya bukan lagi berasal dari Pegawai ataupun Aparat Pemda Batang, namun merekrut para Generasi Muda sehingga mereka dapat ikut menggemari Musik Keroncong.
Sutadi juga menyebutkan bahwa, Prajanada pernah Juara II Tingkat Jawa Tengah, Juara III Lomba Keroncong Tingkat Jawa Tengah pada masanya.
Ia berharap, dengan adanya PKD ini, semua generasi muda bisa untuk bisa menguri-uri budaya dan menghidupkan kembali serta menjaganya, agar budaya Indonesia yang asli terus lestari berkembang.
Sementara itu, Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Sendang Kamulyan Batang Selaku Pimpinan Prajanada Yulianto memberikan, apresiasi kepada Disdikbud dengan digelarnya PKD, yang mana ini merupakan sebuah ajang untuk menguri-nguri budaya bangsa, dimana salah satu tujuan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Oleh karena itu salah satu didalamnya adalah seni dan budaya. Budaya yang harus senantiasa kita lestarikan, salah satunya dengan penampilan musik keroncong kami tadi yang hampir punah, terutama di daerah Pantura semuanya mulai dari Jepara sampai dengan Brebes hanya ada dua diantaranya adalah Pekalongan dan Batang,” jelasnya.
Yulianto merasa senang, dengan adanya PKD harapannya untuk generasi muda yang tidak tahu musik keroncong, bisa menampilkan lagu-lagu keroncong dengan mengkolaborasikan musik yang saat ini ada.
“Walaupun bukan ruang asli, setidaknya sudah menampilkan dan mulai membuktikan kepada masyarakat, silakan lagunya apa saja,” tegasnya.
Oleh karena itu biar teman-teman musisi maupun dari generasi muda itu senantiasa mencintai musik, contohnya mencintai musik karena yang dinyanyikan bukan hanya langgamnya saja, tetapi campursari bisa dipadukan dengan musik keroncong. Serta lagu-lagu yang sekarang nge-hit boleh dikatakan dangdut dan sebagian besar diiringi dengan lagu-lagu keroncong.

(AS Saeful Husna teraspanturanews.com bersama MC Batang)

Salam Sehat Cerdas Manusiawi
Salam Teras Pantura

SendShare4
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
RAT 2025 Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya Catat Lompatan Kinerja, Laba Naik 133 Persen

RAT 2025: Momentum Kebangkitan dan Semangat Baru Anggota Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya

Februari 20, 2026

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
Konsep Otomatis

Bupati Batang Lepas 951 Jemaah Haji 2026, Usia Tertua 86 dan Termuda 17 Tahun

April 17, 2026
Bupati Batang Bagikan Pengalaman Tiga Kali Haji, Mulai Jalur Tak Biasa Hingga Undangan Raja  Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman pribadinya menunaikan ibadah haji sebanyak tiga kali saat acara pelepasan jemaah haji Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Faiz menceritakan berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya, mulai dari perjalanan yang penuh tantangan hingga kesempatan berhaji melalui jalur resmi dan undangan khusus. “Saya sudah tiga kali berangkat haji, mulai dari pengalaman yang cukup sulit hingga yang melalui jalur resmi. Semua proses itu bisa saya jalani dengan baik sampai selesai,” ungkapnya. Ia mengungkapkan, pada keberangkatan pertamanya pada 2017, dirinya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk harus melalui rute tidak biasa hingga mengalami deportasi sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan ibadah. Selanjutnya, pada 2019, Faiz kembali menunaikan ibadah haji bersama keluarga melalui jalur resmi. Sementara pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berhaji melalui undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi. “Alhamdulillah, saya sudah merasakan berbagai pengalaman berhaji, dari yang penuh tantangan hingga yang lebih lancar,” jelasnya. Dalam arahannya kepada jemaah, Faiz menekankan bahwa ibadah haji pada dasarnya dapat dijalankan dengan baik jika dilandasi niat yang kuat serta pemahaman yang cukup. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal terpenting adalah menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Saya titip pesan, tolong saling menjaga satu sama lain, saling menolong. Jangan sampai ada jemaah, terutama yang lanjut usia, ditinggalkan. Harus dijaga bersama, guyub dan rukun,” pungkasnya. Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Batang dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)   Keterangan Foto : Bupati Batang M Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat pelepasan Haji di Pendopo Kabupaten Batang.

Bupati Batang Bagikan Pengalaman Tiga Kali Haji, Mulai Jalur Tak Biasa Hingga Undangan Raja Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman pribadinya menunaikan ibadah haji sebanyak tiga kali saat acara pelepasan jemaah haji Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Faiz menceritakan berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya, mulai dari perjalanan yang penuh tantangan hingga kesempatan berhaji melalui jalur resmi dan undangan khusus. “Saya sudah tiga kali berangkat haji, mulai dari pengalaman yang cukup sulit hingga yang melalui jalur resmi. Semua proses itu bisa saya jalani dengan baik sampai selesai,” ungkapnya. Ia mengungkapkan, pada keberangkatan pertamanya pada 2017, dirinya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk harus melalui rute tidak biasa hingga mengalami deportasi sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan ibadah. Selanjutnya, pada 2019, Faiz kembali menunaikan ibadah haji bersama keluarga melalui jalur resmi. Sementara pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berhaji melalui undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi. “Alhamdulillah, saya sudah merasakan berbagai pengalaman berhaji, dari yang penuh tantangan hingga yang lebih lancar,” jelasnya. Dalam arahannya kepada jemaah, Faiz menekankan bahwa ibadah haji pada dasarnya dapat dijalankan dengan baik jika dilandasi niat yang kuat serta pemahaman yang cukup. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal terpenting adalah menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Saya titip pesan, tolong saling menjaga satu sama lain, saling menolong. Jangan sampai ada jemaah, terutama yang lanjut usia, ditinggalkan. Harus dijaga bersama, guyub dan rukun,” pungkasnya. Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Batang dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi) Keterangan Foto : Bupati Batang M Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat pelepasan Haji di Pendopo Kabupaten Batang.

April 17, 2026
Kodim Brebes dan Kebumen Raih Prestasi Gemilang di Ajang Nasional TMMD 127

Kodim Brebes dan Kebumen Raih Prestasi Gemilang di Ajang Nasional TMMD 127

April 17, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In