Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Kegalauan Dirut RS QIM Atas Fenomena Kesehatan Masyarakat yang Cenderung Menurun

teraspanturanews.com

by Redaksi
Januari 18, 2025
in Berita
0
Kegalauan Dirut RS QIM Atas Fenomena Kesehatan Masyarakat yang Cenderung Menurun
Kegalauan Dirut RS QIM Atas Fenomena Kesehatan Masyarakat yang Cenderung Menurun
Kegalauan Dirut RS QIM Atas Fenomena Kesehatan Masyarakat yang Cenderung Menurun
Kegalauan Dirut RS QIM Atas Fenomena Kesehatan Masyarakat yang Cenderung Menurun
20
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Batang – teraspanturanews.com. Kesehatan adalah kebutuhan dasar bagi setiap individu, karena kondisi kesehatan seseorang memiliki dampak langsung pada lingkungan sekitar, bahkan menjadi indikator utama kemajuan atau kemunduran suatu negara. Isu kesehatan inilah yang menjadi topik pembicaraan utama dalam pertemuan antara tim teraspanturanews.com dengan dr. Hj. Ratna Ismoyowati MARS, Direktur Utama RS QIM, Kabupaten Batang, Pertemuan tersebut berlangsung di ruang Dirut RS QIM lantai 3, di sela-sela kegiatan rapat dan kunjungan tahunan yang diadakan untuk menyerahkan laporan tahunan lembaga. Batang jumat 17 Januari 2025.

Dalam perbincangan tersebut, Ratna menyampaikan keprihatinannya terhadap fenomena penurunan stabilitas kesehatan masyarakat yang semakin terlihat dari meningkatnya jumlah pasien di rumah sakit. “Setiap hari angka pasien semakin meningkat. Bila kita analisis dengan data yang ada, kita perlu memahami dari mana datangnya kantong-kantong penyakit ini,” ungkap Ratna dengan nada serius. Peningkatan jumlah pasien tersebut menjadi kekhawatiran tersendiri bagi pihak rumah sakit dalam upaya menjaga kualitas kesehatan masyarakat.

Salah satu fenomena yang menjadi perhatian Ratna adalah maraknya kedai-kedai penjual es teh yang bisa ditemukan hampir setiap meter di wilayah Kabupaten Batang. Menurutnya, meskipun tidak disadari, konsumsi es teh yang berlebihan dapat memicu tingginya angka penderita diabetes di daerah ini. “Ini sudah menjadi kebiasaan yang sulit dihentikan. Budaya latah masyarakat kita seringkali mengikuti tren, tanpa menyadari dampaknya bagi kesehatan,” tambahnya.

Ratna juga menekankan pentingnya edukasi tentang pola hidup sehat, seperti pentingnya mengonsumsi air putih yang lebih sehat. “Kita sering melihat masyarakat lebih memilih minuman manis seperti es teh. Padahal, air putih adalah pilihan terbaik untuk kesehatan tubuh kita,” kata Ratna. Sebagai seorang profesional yang setiap hari bergelut dengan administrasi kesehatan, Ratna menyebutkan bahwa seringkali jumlah pasien yang datang tidak tercover oleh BPJS, sehingga mempersulit upaya mereka dalam mengakses layanan kesehatan yang optimal.

Selain itu, Ratna juga mengusulkan perlunya pemetaan lebih mendalam terhadap sumber-sumber penyebaran penyakit yang ada. “Kita perlu bekerja sama lebih erat antara rumah sakit, Dinas Kesehatan, organisasi, serta kader-kader kesehatan di desa untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat,” ujarnya. Kerja sama yang lebih solid diharapkan dapat mengatasi berbagai permasalahan kesehatan yang ada di masyarakat.

Di akhir pembicaraan, Ratna berharap agar upaya-upaya tersebut dapat terus diperkuat, dengan salah satu langkah konkrit yang dapat diambil adalah penyelenggaraan seminar kesehatan secara bertahap di setiap wilayah. “Edukasi yang berkelanjutan sangat penting agar masyarakat memiliki kesadaran yang lebih baik tentang pentingnya menjaga kesehatan,” tutupnya.

(AS Saeful Husna teraspanturanews.com)

Salam Sehat Cerdas Manusiawi

Salam Teras Pantura

SendShare3
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
RAT 2025 Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya Catat Lompatan Kinerja, Laba Naik 133 Persen

RAT 2025: Momentum Kebangkitan dan Semangat Baru Anggota Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya

Februari 20, 2026

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
Konsep Otomatis

Bupati Batang Lepas 951 Jemaah Haji 2026, Usia Tertua 86 dan Termuda 17 Tahun

April 17, 2026
Bupati Batang Bagikan Pengalaman Tiga Kali Haji, Mulai Jalur Tak Biasa Hingga Undangan Raja  Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman pribadinya menunaikan ibadah haji sebanyak tiga kali saat acara pelepasan jemaah haji Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Faiz menceritakan berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya, mulai dari perjalanan yang penuh tantangan hingga kesempatan berhaji melalui jalur resmi dan undangan khusus. “Saya sudah tiga kali berangkat haji, mulai dari pengalaman yang cukup sulit hingga yang melalui jalur resmi. Semua proses itu bisa saya jalani dengan baik sampai selesai,” ungkapnya. Ia mengungkapkan, pada keberangkatan pertamanya pada 2017, dirinya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk harus melalui rute tidak biasa hingga mengalami deportasi sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan ibadah. Selanjutnya, pada 2019, Faiz kembali menunaikan ibadah haji bersama keluarga melalui jalur resmi. Sementara pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berhaji melalui undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi. “Alhamdulillah, saya sudah merasakan berbagai pengalaman berhaji, dari yang penuh tantangan hingga yang lebih lancar,” jelasnya. Dalam arahannya kepada jemaah, Faiz menekankan bahwa ibadah haji pada dasarnya dapat dijalankan dengan baik jika dilandasi niat yang kuat serta pemahaman yang cukup. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal terpenting adalah menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Saya titip pesan, tolong saling menjaga satu sama lain, saling menolong. Jangan sampai ada jemaah, terutama yang lanjut usia, ditinggalkan. Harus dijaga bersama, guyub dan rukun,” pungkasnya. Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Batang dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)   Keterangan Foto : Bupati Batang M Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat pelepasan Haji di Pendopo Kabupaten Batang.

Bupati Batang Bagikan Pengalaman Tiga Kali Haji, Mulai Jalur Tak Biasa Hingga Undangan Raja Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman pribadinya menunaikan ibadah haji sebanyak tiga kali saat acara pelepasan jemaah haji Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Faiz menceritakan berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya, mulai dari perjalanan yang penuh tantangan hingga kesempatan berhaji melalui jalur resmi dan undangan khusus. “Saya sudah tiga kali berangkat haji, mulai dari pengalaman yang cukup sulit hingga yang melalui jalur resmi. Semua proses itu bisa saya jalani dengan baik sampai selesai,” ungkapnya. Ia mengungkapkan, pada keberangkatan pertamanya pada 2017, dirinya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk harus melalui rute tidak biasa hingga mengalami deportasi sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan ibadah. Selanjutnya, pada 2019, Faiz kembali menunaikan ibadah haji bersama keluarga melalui jalur resmi. Sementara pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berhaji melalui undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi. “Alhamdulillah, saya sudah merasakan berbagai pengalaman berhaji, dari yang penuh tantangan hingga yang lebih lancar,” jelasnya. Dalam arahannya kepada jemaah, Faiz menekankan bahwa ibadah haji pada dasarnya dapat dijalankan dengan baik jika dilandasi niat yang kuat serta pemahaman yang cukup. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal terpenting adalah menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Saya titip pesan, tolong saling menjaga satu sama lain, saling menolong. Jangan sampai ada jemaah, terutama yang lanjut usia, ditinggalkan. Harus dijaga bersama, guyub dan rukun,” pungkasnya. Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Batang dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi) Keterangan Foto : Bupati Batang M Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat pelepasan Haji di Pendopo Kabupaten Batang.

April 17, 2026
Kodim Brebes dan Kebumen Raih Prestasi Gemilang di Ajang Nasional TMMD 127

Kodim Brebes dan Kebumen Raih Prestasi Gemilang di Ajang Nasional TMMD 127

April 17, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In