Rabu, April 22, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Waspada, Dinkes Batang Temukan BTP Berbahaya di Makanan Olahan

teraspanturanews.com

by Redaksi
Maret 13, 2025
in Berita
0
Waspada, Dinkes Batang Temukan BTP Berbahaya di Makanan Olahan
Waspada, Dinkes Batang Temukan BTP Berbahaya di Makanan Olahan
Waspada, Dinkes Batang Temukan BTP Berbahaya di Makanan Olahan
14
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Batang – Menjelang lebaran, Dinas Kesehatan (Dinkes) Batang gencar melakukan pengecekan keamanan pangan ke sejumlah pasar tradisional dan minimarket. Sebanyak 50 sampel produk yang tersebar di 13 kecamatan telah diperiksa dan hasilnya tiga di antaranya mengandung Bahan Tambahan Pangan (BTP) berbahaya.
Plt Kasi Farmasi dan Alat Kesehatan Dinkes Batang Dania Fitra Tiara mengatakan, jika pedagang mematuhi aturan, seharusnya produk makanan olahan tidak perlu ditambahkan BTP apapun.
“BTP yang kami cek ada 4, yakni Formalin, Boraks, Metanil Yellow dan Rhodamin B, yang jika terkonsumsi berefek muntah, mual dan jangka panjangnya berakibat kanker,” katanya, saat ditemui usai meninjau di Pasar Batang, Kabupaten Batang, Kamis (13/3/2025).
Dari hasil pengecekan, di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), ada dua makanan olahan berbentuk agar-agar berwarna merah tanpa merek yang positif mengandung bahan Formalin dan Boraks.
“Mereka yang ketahuan menggunakan BTP berbahaya, akan kami lakukan pembinaan agar produk yang dijual tidak membahayakan konsumen,” tegasnya.
Demi keamanan makanan yang dikonsumsi, Dinkes tidak menyarankan pemberian BTP sedikit pun. Karena meski dengan takaran kecil pun tetap akan berbahaya bagi tubuh.
Selain pengecekan produk olahan pangan dengan bahan berbahaya, Dinkes juga mengecek produk kemasan yang dijual di minimarket dan toko kelontong.
“Kami memastikan kemasannya tidak rusak, berizin edar, tanggal kedaluwarsa dan label komposisi produk,” jelasnya.
Pengecekan produk sangat penting untuk menjaga agar konsumen terlindungi dari BTP berbahaya. Pengecekan akan dilakukan di 15 pasar tradisional serta 13 minimarket dan toko kelontong untuk memastikan produk yang dijual aman dikonsumsi.
Salah satu pedagang bumbu olahan, Indra memastikan, bumbu yang dijual menggunakan bahan-bahan alami, tanpa ada pengawet berbahaya.
“Bahan bakunya insya Allah aman, tidak pakai pengawet dan pewarna buatan,” ujar dia.
Beberapa bumbu olahan yang dijual merupakan produk buatannya sendiri berbahan alami. Di antaranya bumbu kunyit, cabai, jahe, bawang putih dan merah yang smua sudah dihaluskan.
“Konsumen tinggal milih bumbu yang mau digunakan. Biasanya untuk bumbu penyedap masakan yang mau dijual,” tandasnya.

(AS Saeful Husna teraspanturanews.com Bersama MC Batang Jateng)

Salam Teras Pantura
Salam Sehat Cerdas Manusiawi

SendShare2
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
RAT 2025 Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya Catat Lompatan Kinerja, Laba Naik 133 Persen

RAT 2025: Momentum Kebangkitan dan Semangat Baru Anggota Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya

Februari 20, 2026

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
Pemkab Batang Perkuat Komitmen Dukung Pelestarian Perhutanan Sosial  ‎‎ Batang – Pemerintah Kabupaten Batang memperkuat komitmen bersama Perkumpulan untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) Surabaya dalam pemberdayaan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Perempuan dengan menerapkan pendekatan Integrated Area Development (IAD). Dari hasil diskusi, sejumlah lintas instansi turut berkomitmen mendukung pelestarian perhutanan sosial dan pengembangan ekonomi kreatif. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Batang Bagus Pambudi memastikan seluruh instansi terkait akan mendukung langkah positif melalui peran masing-masing, mulai dari sosialisasi melalui publikasi berbagai media, hingga optimalisasi wisata edukasi.  “Salah satu contohnya memanfaatkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk mengkampanyekan pelestarian hutan menggunakan media digital yang dimiliki,” katanya saat ditemui di Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (21/4/2026). Instansi lain yang tak kalah pentingnya yakni Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) yang siap mendorong sinergi dan kolaborasi antar desa.  “Instansi terkait tentu dekat dengan masyarakat desa setempat, sehingga pesan yang disampaikan akan mudah dan cepat dipahami,” jelasnya. Ia juga menegaskan, kolaborasi lintas sektor sangat penting

Pemkab Batang Perkuat Komitmen Dukung Pelestarian Perhutanan Sosial

April 22, 2026
Babinsa 07/Bandar Bersama Warga Pecahkan Batu Sungai Matrial cor tanggul Jembatan Garuda

Babinsa 07/Bandar Bersama Warga Pecahkan Batu Sungai Matrial cor tanggul Jembatan Garuda

April 22, 2026
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM bagi Pekerja Renta

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM bagi Pekerja Renta

April 19, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In