Jumat, April 17, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Yusron Ubah Hobi Jadi Profesi “Pembuat Miniatur Alat Transportasi”

teraspanturanews.com

by Redaksi
November 25, 2024
in Berita
0
Yusron Ubah Hobi Jadi Profesi “Pembuat Miniatur Alat Transportasi”
Yusron Ubah Hobi Jadi Profesi “Pembuat Miniatur Alat Transportasi”
6
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Batang – Berawal dari kecintaannya pada mainan, pria asal Desa Wonobodro, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, yakni Ahmad Yusron telah mengubah hobinya menjadi sebuah profesi yang kini menjadi ladang penghasilan.
Bahkan sekarang ia dikenal sebagai pembuat miniatur yang handal hingga dijadikan Ketua Komunitas Miniatur Alas Roban.
“Saya memang suka mainan sejak kecil. Dari hobi ini, saya mulai membuat miniatur sendiri sejak 2016 dan bergabung dengan komunitas,” katanya saat ditemui di Desa Wonobodro, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Senin (25/11/2024).
Sebelum pandemi Covid-19, Yusron hanya membuat miniatur di waktu luangnya, terutama saat akhir pekan. Namun, ketika pandemi melanda dan banyak waktu dihabiskan di rumah, ia semakin menekuni dunia miniatur.
“Saat Work From Home (WFH), saya punya lebih banyak waktu di rumah, jadi saya bisa fokus membuat miniatur. Pesanan pun semakin banyak, dan akhirnya ini menjadi pekerjaan utama saya,” jelasnya.
Dari tangan kreatifnya, Yusron bisa membuat berbagai macam miniatur alat transportasi, mulai dari bus, truk, kapal, pesawat, dan mobil pribadi sesuai pesanan. Baik dari model standar hingga dengan remot dan berbagai detail yang menyerupai aslinya.
“Namun, perjalanan pria berusia 31 tahun itu tidak selalu mulus. Salah satu kendala terbesar yang dihadapinya adalah perakitan elektronik. Jika ada kesalahan sedikit saja, risikonya bisa konslet dan harus beli sparepart lagi,” ungkapnya.
Untuk menyelesaikan satu truk tronton, membutuhkan waktu minimal 2-3 bulan. Sedangkan untuk miniatur standar, satu bulan bisa membuat 2-3 unit.
Yusron juga memanfaatkan peluang bisnis di e-commerce untuk memasarkan karya buatannya dengan merk Alibaba Miniatur. Meski tak sedikit pemesan langsung datang ke rumahnya.
“Pemasaran produk miniature tidak hanya terbatas di Indonesia. Akan tetapi hingga ke Vietnam. Untuk di dalam negeri, miniatur buatannya telah mencapai berbagai daerah seperti Bali, Aceh, Medan, Kalimantan, Papua, Jakarta dan Semarang,” terangnya.
Yusron menyebutkan bahwa, harga miniatur yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp600 ribu hingga Rp15 juta.
“Untuk yang standar, hanya sebagai hiasan, harganya lebih ringan sekitar ratusan ribu, sedangkan yang dilengkapi dengan sound engine, harganya bisa mencapai Rp6 juta dengan variasi full engine, sedangkan truk tronton yang dilengkapi dengan remote kontrol bisa mencapai harga Rp15juta,” pungkasnya.
Hingga saat ini, Yusron telah membuat ribuan miniatur alat transportasi yang mana hampir semua ia kerjakan sendiri.
“Alhamdulillah, sejak 2016 sampai sekarang mungkin sudah ribuan, pengerjaannya pun dikerjakan dengan sedetail mungkin, dan cukup mengejar deadline, jadi setiap selesai langsung saya kirim ke pemesan,” ujar dia.

(AS Saeful Husna teraspanturanews.com bersama MC Batang)

Salam Sehat Cerdas Manusiawi
Salam Teras Pantura

SendShare1
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
RAT 2025 Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya Catat Lompatan Kinerja, Laba Naik 133 Persen

RAT 2025: Momentum Kebangkitan dan Semangat Baru Anggota Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya

Februari 20, 2026

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
Konsep Otomatis

Bupati Batang Lepas 951 Jemaah Haji 2026, Usia Tertua 86 dan Termuda 17 Tahun

April 17, 2026
Bupati Batang Bagikan Pengalaman Tiga Kali Haji, Mulai Jalur Tak Biasa Hingga Undangan Raja  Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman pribadinya menunaikan ibadah haji sebanyak tiga kali saat acara pelepasan jemaah haji Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Faiz menceritakan berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya, mulai dari perjalanan yang penuh tantangan hingga kesempatan berhaji melalui jalur resmi dan undangan khusus. “Saya sudah tiga kali berangkat haji, mulai dari pengalaman yang cukup sulit hingga yang melalui jalur resmi. Semua proses itu bisa saya jalani dengan baik sampai selesai,” ungkapnya. Ia mengungkapkan, pada keberangkatan pertamanya pada 2017, dirinya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk harus melalui rute tidak biasa hingga mengalami deportasi sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan ibadah. Selanjutnya, pada 2019, Faiz kembali menunaikan ibadah haji bersama keluarga melalui jalur resmi. Sementara pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berhaji melalui undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi. “Alhamdulillah, saya sudah merasakan berbagai pengalaman berhaji, dari yang penuh tantangan hingga yang lebih lancar,” jelasnya. Dalam arahannya kepada jemaah, Faiz menekankan bahwa ibadah haji pada dasarnya dapat dijalankan dengan baik jika dilandasi niat yang kuat serta pemahaman yang cukup. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal terpenting adalah menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Saya titip pesan, tolong saling menjaga satu sama lain, saling menolong. Jangan sampai ada jemaah, terutama yang lanjut usia, ditinggalkan. Harus dijaga bersama, guyub dan rukun,” pungkasnya. Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Batang dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)   Keterangan Foto : Bupati Batang M Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat pelepasan Haji di Pendopo Kabupaten Batang.

Bupati Batang Bagikan Pengalaman Tiga Kali Haji, Mulai Jalur Tak Biasa Hingga Undangan Raja Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman pribadinya menunaikan ibadah haji sebanyak tiga kali saat acara pelepasan jemaah haji Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Faiz menceritakan berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya, mulai dari perjalanan yang penuh tantangan hingga kesempatan berhaji melalui jalur resmi dan undangan khusus. “Saya sudah tiga kali berangkat haji, mulai dari pengalaman yang cukup sulit hingga yang melalui jalur resmi. Semua proses itu bisa saya jalani dengan baik sampai selesai,” ungkapnya. Ia mengungkapkan, pada keberangkatan pertamanya pada 2017, dirinya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk harus melalui rute tidak biasa hingga mengalami deportasi sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan ibadah. Selanjutnya, pada 2019, Faiz kembali menunaikan ibadah haji bersama keluarga melalui jalur resmi. Sementara pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berhaji melalui undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi. “Alhamdulillah, saya sudah merasakan berbagai pengalaman berhaji, dari yang penuh tantangan hingga yang lebih lancar,” jelasnya. Dalam arahannya kepada jemaah, Faiz menekankan bahwa ibadah haji pada dasarnya dapat dijalankan dengan baik jika dilandasi niat yang kuat serta pemahaman yang cukup. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal terpenting adalah menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Saya titip pesan, tolong saling menjaga satu sama lain, saling menolong. Jangan sampai ada jemaah, terutama yang lanjut usia, ditinggalkan. Harus dijaga bersama, guyub dan rukun,” pungkasnya. Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Batang dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi) Keterangan Foto : Bupati Batang M Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat pelepasan Haji di Pendopo Kabupaten Batang.

April 17, 2026
Kodim Brebes dan Kebumen Raih Prestasi Gemilang di Ajang Nasional TMMD 127

Kodim Brebes dan Kebumen Raih Prestasi Gemilang di Ajang Nasional TMMD 127

April 17, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In