Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Rajut Erat Hubungan Lintas Generasi, Pembinaan Berkala Untuk Meningkatkan Kapasitas Pegiat Sosial

teraspanturanews.com

by Redaksi
Juli 3, 2025
in Berita
0
Rajut Erat Hubungan Lintas Generasi, Pembinaan Berkala Untuk Meningkatkan Kapasitas Pegiat Sosial
Rajut Erat Hubungan Lintas Generasi, Pembinaan Berkala Untuk Meningkatkan Kapasitas Pegiat Sosial
Rajut Erat Hubungan Lintas Generasi, Pembinaan Berkala Untuk Meningkatkan Kapasitas Pegiat Sosial
Rajut Erat Hubungan Lintas Generasi, Pembinaan Berkala Untuk Meningkatkan Kapasitas Pegiat Sosial
13
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Pekalongan – teraspanturanews.com Kegiatan pembinaan berkala untuk meningkatkan kapasitas pegiat sosial di wilayah Pekalongan bagian timur, Acara ini dihadiri oleh 57 peserta dari berbagai lembaga sosial di Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Batang. Acara berlangsung di Hotel Parkside Mandarin kota Pekalongan 03/07/2025.

Pembinaan ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Rakiman Budi Sukamto dan Banon Prakoso. Rakiman Budi Sukamto dalam paparannya mengapresiasi kehadiran anak muda Gen-Z dalam forum pembinaan ini. Ia mendorong para peserta untuk bersikap kritis terhadap segala progres di masing-masing lembaga.

Rakiman juga mensosialisasikan Program Ketahanan Pangan yang sedang menjadi topik hangat. Ia memaparkan makna dari Filosofi Pertanian, yang terdiri dari tiga aspek:

– *Ontologi*: Akar pohon yang kuat dan kokoh, melambangkan fondasi yang kuat dalam menjalankan program ketahanan pangan.

– *Epistemologi*: Batang pohon yang tumbuh dan berkembang, melambangkan pengetahuan dan pemahaman yang terus meningkat dalam mengelola program ketahanan pangan.

– *Aksiologi*: Buah pohon yang dihasilkan, melambangkan hasil yang konkret dan bermanfaat bagi masyarakat.

Rakiman memaparkan tentang 4 pilar terintegrasi yang perlu diperhatikan untuk memasuki era 6.0, yaitu:

1. *Kolaborasi*: Kerja sama dan sinergi antara berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama.

2. *Inovasi*: Pengembangan ide-ide baru dan kreatif untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

3. *Adaptasi*: Kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan dan perkembangan teknologi.

4. *Keterampilan*: Pengembangan keterampilan dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Rakiman memberikan beberapa tips untuk meningkatkan produktivitas, yaitu:

– *Fokus*: Prioritaskan tugas-tugas yang penting dan fokus pada satu tugas pada satu waktu.

– *Kurangi multitasking*: Hindari melakukan beberapa tugas sekaligus untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas kerja.

– *Rutin olahraga*: Olahraga secara teratur dapat meningkatkan kesehatan dan produktivitas.

– *Tidur cukup*: Pastikan untuk mendapatkan tidur yang cukup untuk meningkatkan konsentrasi dan produktivitas.

– *Minum air putih cukup*: Pastikan untuk minum air putih yang cukup untuk meningkatkan kesehatan dan konsentrasi.

– *Kurangi bermedia sosial*: Batasi waktu bermedia sosial untuk meningkatkan produktivitas dan fokus pada tugas-tugas yang penting.

– *Istirahat sejenak saat kerja*: Istirahat sejenak saat kerja dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan produktivitas.

Senada dengan Banon Prakoso dalam paparannya ia menekankan pentingnya kesadaran diri sebagai pemegang amanah pelayan sosial. Ia menyoroti tentang keberadaan masing-masing kita adalah berperan sebagai pimpinan, dan ini direfleksikan pada lingkup keluarga. Di dalam keluarga terdiri dari kegiatan sosial yang saling menguatkan.

Dimana intisari dari pembinaan ini adalah kesadaran diri sebagai pemegang amanah pelayan sosial yang harus berhati ikhlas dan lapang. Dengan demikian, diharapkan para pegiat sosial dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Harapan dari acara ini adalah meningkatnya kapasitas dan kualitas pelayanan para pegiat sosial di wilayah Pekalongan bagian timur. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat dari kegiatan sosial yang dilakukan oleh para pegiat sosial.(AS Saeful Husna Kabiro Batang Jateng)

Salam Teras Pantura

SendShare2
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
RAT 2025 Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya Catat Lompatan Kinerja, Laba Naik 133 Persen

RAT 2025: Momentum Kebangkitan dan Semangat Baru Anggota Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya

Februari 20, 2026

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
Konsep Otomatis

Bupati Batang Lepas 951 Jemaah Haji 2026, Usia Tertua 86 dan Termuda 17 Tahun

April 17, 2026
Bupati Batang Bagikan Pengalaman Tiga Kali Haji, Mulai Jalur Tak Biasa Hingga Undangan Raja  Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman pribadinya menunaikan ibadah haji sebanyak tiga kali saat acara pelepasan jemaah haji Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Faiz menceritakan berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya, mulai dari perjalanan yang penuh tantangan hingga kesempatan berhaji melalui jalur resmi dan undangan khusus. “Saya sudah tiga kali berangkat haji, mulai dari pengalaman yang cukup sulit hingga yang melalui jalur resmi. Semua proses itu bisa saya jalani dengan baik sampai selesai,” ungkapnya. Ia mengungkapkan, pada keberangkatan pertamanya pada 2017, dirinya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk harus melalui rute tidak biasa hingga mengalami deportasi sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan ibadah. Selanjutnya, pada 2019, Faiz kembali menunaikan ibadah haji bersama keluarga melalui jalur resmi. Sementara pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berhaji melalui undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi. “Alhamdulillah, saya sudah merasakan berbagai pengalaman berhaji, dari yang penuh tantangan hingga yang lebih lancar,” jelasnya. Dalam arahannya kepada jemaah, Faiz menekankan bahwa ibadah haji pada dasarnya dapat dijalankan dengan baik jika dilandasi niat yang kuat serta pemahaman yang cukup. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal terpenting adalah menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Saya titip pesan, tolong saling menjaga satu sama lain, saling menolong. Jangan sampai ada jemaah, terutama yang lanjut usia, ditinggalkan. Harus dijaga bersama, guyub dan rukun,” pungkasnya. Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Batang dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)   Keterangan Foto : Bupati Batang M Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat pelepasan Haji di Pendopo Kabupaten Batang.

Bupati Batang Bagikan Pengalaman Tiga Kali Haji, Mulai Jalur Tak Biasa Hingga Undangan Raja Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman pribadinya menunaikan ibadah haji sebanyak tiga kali saat acara pelepasan jemaah haji Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Faiz menceritakan berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya, mulai dari perjalanan yang penuh tantangan hingga kesempatan berhaji melalui jalur resmi dan undangan khusus. “Saya sudah tiga kali berangkat haji, mulai dari pengalaman yang cukup sulit hingga yang melalui jalur resmi. Semua proses itu bisa saya jalani dengan baik sampai selesai,” ungkapnya. Ia mengungkapkan, pada keberangkatan pertamanya pada 2017, dirinya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk harus melalui rute tidak biasa hingga mengalami deportasi sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan ibadah. Selanjutnya, pada 2019, Faiz kembali menunaikan ibadah haji bersama keluarga melalui jalur resmi. Sementara pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berhaji melalui undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi. “Alhamdulillah, saya sudah merasakan berbagai pengalaman berhaji, dari yang penuh tantangan hingga yang lebih lancar,” jelasnya. Dalam arahannya kepada jemaah, Faiz menekankan bahwa ibadah haji pada dasarnya dapat dijalankan dengan baik jika dilandasi niat yang kuat serta pemahaman yang cukup. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal terpenting adalah menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Saya titip pesan, tolong saling menjaga satu sama lain, saling menolong. Jangan sampai ada jemaah, terutama yang lanjut usia, ditinggalkan. Harus dijaga bersama, guyub dan rukun,” pungkasnya. Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Batang dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi) Keterangan Foto : Bupati Batang M Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat pelepasan Haji di Pendopo Kabupaten Batang.

April 17, 2026
Kodim Brebes dan Kebumen Raih Prestasi Gemilang di Ajang Nasional TMMD 127

Kodim Brebes dan Kebumen Raih Prestasi Gemilang di Ajang Nasional TMMD 127

April 17, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In