Sabtu, April 25, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Di Balik Gugatan Cerai PA LAMONGAN: Suami Baik Hati Menjadi Korban dari Kelakuan Istri yang diduga Nusyuz ?

teraspanturanews.com

by Redaksi
April 25, 2026
in Berita, Hukum
0
Di Balik Gugatan Cerai PA LAMONGAN: Suami Baik Hati Menjadi Korban dari Kelakuan Istri yang diduga Nusyuz ?
11
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Lamongan—TERASPANTURANEWS. COM Perkara perceraian di Pengadilan Agama Lamongan kembali memantik perhatian publik. Namun kali ini, sorotan tidak hanya tertuju pada putusan, melainkan juga pada aspek moral yang dinilai terabaikan dalam proses pembuktian di persidangan.

Advokat “Gus Udin” menyampaikan keprihatinannya atas bagaimana sebuah rumah tangga dapat diputus berdasarkan narasi yang, menurutnya, tidak sepenuhnya mencerminkan fakta yang terungkap di persidangan.

“Perkara perceraian itu bukan sekadar soal hukum, tapi juga soal tanggung jawab moral. Apalagi kalau sudah ada anak di dalamnya,” ujarnya.

Menurut Gus Udin, dalam persidangan justru muncul fakta-fakta yang memberikan gambaran berbeda dari dalil yang diajukan penggugat. Salah satunya berasal dari keterangan saksi yang dihadirkan oleh pihak penggugat sendiri, yang merupakan saudara kandungnya.

“Dalam keterangan saksi tersebut, terungkap adanya perlakuan buruk Penggugat dalam rumah tangga yang diduga berkaitan dengan tidak dijalankannya sebagian kewajiban dalam relasi suami-istri, termasuk dalam hal pelayanan dan pengelolaan kebutuhan rumah tangga, sehingga menjadi pemicu perselisihan. Ini muncul di persidangan, bukan dibuat-buat,” jelasnya.

Ia menilai, fakta tersebut seharusnya menjadi bahan pertimbangan penting dalam melihat secara utuh sebab terjadinya konflik rumah tangga.

“Kalau hanya satu sisi yang ditampilkan, sementara sisi lain yang justru muncul di persidangan tidak diperhatikan, maka yang terjadi bukan lagi pencarian kebenaran, tapi pembenaran sepihak,” tegasnya.

Lebih jauh, Gus Udin mengingatkan bahwa hugusan perkawinan tidak boleh dipandang secara ringan, apalagi jika telah melibatkan anak.

“Perkawinan itu amanah. Ketika ada anak, maka keputusan apapun bukan hanya berdampak pada dua orang, tapi pada masa depan seorang anak. Jangan sampai persoalan rumah tangga diposisikan seolah-olah bisa diputus hanya dengan narasi yang tidak diuji secara utuh,” ujarnya.

Ia juga menyoroti adanya inkonsistensi dalam keterangan penggugat terkait waktu perpisahan, serta fakta adanya komunikasi, transfer, dan pertemuan yang masih berlangsung setelah waktu yang diklaim sebagai masa berpisah.

“Ini menunjukkan bahwa realitas hugusan para pihak tidak sesederhana yang digambarkan dalam gugatan,” tambahnya.

Menurut Gus Udin, apabila fakta-fakta seperti ini tidak diperiksa secara jujur dan menyeluruh, maka ada risiko lahirnya keputusan yang tidak mencerminkan keadilan substantif.

“Dalam konteks moral, kita harus berhati-hati. Jangan sampai ada pihak yang merasa dirugikan secara reputasi, sementara fakta yang sebenarnya tidak pernah benar-benar diuji secara seimbang,” tegasnya.

Ia pun menekankan bahwa upaya banding yang diajukan bukan semata-mata untuk memenangkan perkara, melainkan untuk memastikan bahwa kebenaran dan keadilan tetap menjadi dasar utama dalam setiap putusan.

“Kami ingin ini diluruskan. Karena kalau tidak, ini bisa menjadi preseden buruk—di mana hugusan perkawinan yang sakral bisa diputus tanpa melihat keseluruhan fakta yang ada,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak penggugat belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan yang disampaikan oleh kuasa hukum tersebut.(AS Saeful Husna Kabiro Batang Jateng)

Salam Teras Pantura

SendShare2
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
RAT 2025 Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya Catat Lompatan Kinerja, Laba Naik 133 Persen

RAT 2025: Momentum Kebangkitan dan Semangat Baru Anggota Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya

Februari 20, 2026

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
Di Balik Gugatan Cerai PA LAMONGAN: Suami Baik Hati Menjadi Korban dari Kelakuan Istri yang diduga Nusyuz ?

Di Balik Gugatan Cerai PA LAMONGAN: Suami Baik Hati Menjadi Korban dari Kelakuan Istri yang diduga Nusyuz ?

April 25, 2026
Pemanfaatan Limbah Daun sebagai Sumber Pupuk Organik Cair untuk Meningkatkan Kesuburan Tanah

Pemanfaatan Limbah Daun sebagai Sumber Pupuk Organik Cair untuk Meningkatkan Kesuburan Tanah

April 25, 2026
300 Kursi Perangkat Desa di Batang Kosong, Dispermades Tunggu Regulasi Pusat untuk Rekrutmen

300 Kursi Perangkat Desa di Batang Kosong, Dispermades Tunggu Regulasi Pusat untuk Rekrutmen

April 25, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In