Kamis, September 10, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Rahadi Saptata Abra di Balik Sukses JCW #6: Dari Kopi Membangun Ruang Kolaborasi dan Toleransi

teraspanturanews.com

by Redaksi
September 7, 2026
in Berita
0
Rahadi Saptata Abra di Balik Sukses JCW #6: Dari Kopi Membangun Ruang Kolaborasi dan Toleransi
Rahadi Saptata Abra di Balik Sukses JCW #6: Dari Kopi Membangun Ruang Kolaborasi dan Toleransi
Rahadi Saptata Abra di Balik Sukses JCW #6: Dari Kopi Membangun Ruang Kolaborasi dan Toleransi
28
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

YOGYAKARTA —teraspanturanews.com Sosok Rahadi Saptata Abra menjadi salah satu orang penting di balik suksesnya Jogja Coffee Week (JCW) #6 yang digelar di Hall B-C Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, 4–6 September 2026.

Sebagai Ketua Panitia/Organizing Committee JCW #6, Rahadi Saptata Abra punya peran besar dalam mengatur acara yang mempertemukan berbagai unsur dalam ekosistem kopi, mulai dari petani, pelaku usaha, pengusaha, komunitas, seniman, sampai pemerintah dan pemangku kebijakan.

Rahadi dikenal sebagai Wakil Ketua Umum KADIN DIY Bidang Lingkungan Hidup, Ketua Jogja Coffee Week, sekaligus CEO PT Media Link Internasional. Pengalaman ini menjadi bekal penting untuk membangun JCW sebagai ruang kolaborasi lintas sektor.

Kehadiran Stand KADIN DIY di JCW #6 juga menunjukkan kuatnya hubungan antara dunia usaha, pengembangan ekonomi, lingkungan hidup, dan keberlanjutan ekosistem kopi.

Rahadi Abra dan Konsep JCW yang Menyatukan Banyak Elemen

JCW #6 bukan cuma pameran kopi. Di bawah koordinasi Rahadi Saptata Abra dan seluruh tim panitia, kopi dikemas menjadi ruang interaksi yang mempertemukan banyak kalangan.

Mulai dari petani kopi, roastery, barista, pemilik kedai, pengusaha, komunitas, pelaku industri kreatif, seniman, artis, tokoh masyarakat, sampai pejabat dan pemangku kebijakan bisa bertemu di satu tempat.

Suharmanto, (Ketua Forum Kajian Budaya Toleransi dan Perdamaian)salah seorang pengunjung event ,

Menurut Suharmanto, JCW #6 punya kekuatan tersendiri karena mampu menjadikan kopi sebagai media yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang.

“JCW ini sangat luar biasa. Dari kopi bisa menyatukan semua elemen, tokoh masyarakat, pengusaha, owner perusahaan, artis, pejabat dan pemangku kebijakan, berbagai komunitas, petani, yang tidak memandang suku maupun agama.”

Ia menilai hal tersebut tidak terjadi begitu saja. Ada proses kreatif dan pengelolaan acara yang dilakukan panitia sehingga berbagai elemen bisa merasa ikut menjadi bagian dari JCW.

“Semua menyatu dalam kegembiraan dan memuaskan rasa penasaran mereka. Itu bisa di-create sedemikian rupa oleh panitia,” kata Suharmanto.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Rahadi Saptata Abra dan seluruh panitia atas terselenggaranya JCW #6.

“Selamat dan sukses untuk penyelenggaraan ini. JCW merupakan event yang luar biasa.”

Rahadi Berhasil Membuka Ruang Kolaborasi

Apresiasi juga datang dari Pulung, penggiat kopi, pengelola Ruang Tamu Jogja Istimewa, sekaligus Founder HP Management.

Menurut Pulung, JCW #6 menunjukkan bahwa kopi punya kekuatan besar untuk membangun jejaring dan kolaborasi.

“Selamat dan sukses untuk Jogja Coffee Week. Event ini luar biasa. Kopi bisa menjadi media untuk mempertemukan banyak orang, komunitas, pelaku usaha, petani, seniman, pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.”

Pulung secara khusus mengapresiasi Rahadi Saptata Abra sebagai Ketua Panitia yang dinilai mampu menggerakkan berbagai unsur tersebut dalam satu acara besar.

Menurutnya, keberhasilan event sebesar JCW bukan cuma soal jumlah peserta atau luas pameran, tetapi juga tentang bagaimana menciptakan ruang interaksi yang hidup dan membuka peluang kolaborasi baru.

hidup dan membuka peluang kolaborasi baru.

Coffee Painting, Titik Temu Kopi, Seni dan Budaya, Salah satu kegiatan yang memperkuat karakter JCW #6 adalah Coffee Painting, yang membawa kopi keluar dari cangkir dan menjadikannya sebagai medium seni.

Lewat Coffee Painting, kopi tidak hanya dilihat sebagai komoditas dan minuman, tetapi juga sebagai bagian dari kreativitas, seni, dan budaya.

Keterlibatan Ruang Tamu Jogja Istimewa dalam kegiatan ini semakin memperluas kolaborasi di JCW. Dunia kopi bertemu dengan seni rupa, komunitas kreatif, dan budaya Yogyakarta.

Bagi Pulung, konsep seperti ini penting untuk terus dikembangkan karena menunjukkan bahwa ekosistem kopi bisa bersinergi dengan sektor lain.

“Kopi itu bukan hanya soal rasa. Ada petani, budaya, kreativitas, seni, ekonomi, pariwisata dan pertemuan manusia di dalamnya,” demikian semangat yang terlihat dalam kolaborasi tersebut.

Dari JEC untuk Ekosistem Kopi Indonesia

Suksesnya JCW #6 di JEC semakin menegaskan bahwa Yogyakarta punya potensi besar sebagai salah satu tempat berkembangnya ekosistem kopi nasional.

Di balik kemeriahan acara, peran Rahadi Saptata Abra sebagai Ketua Panitia/Organizing Committee menjadi bagian penting dalam menyatukan berbagai kepentingan dan komunitas dalam satu panggung.

JCW akhirnya bukan cuma tempat transaksi dan promosi produk kopi, tetapi juga berkembang menjadi ruang bertemunya manusia, gagasan dan kolaborasi.

Dari petani sampai pengusaha, dari barista sampai seniman, dari komunitas sampai pemerintah, semuanya bertemu lewat satu bahasa yang sederhana: kopi.

JCW #6 membuktikan bahwa ketika kopi dikelola dengan semangat kolaborasi, secangkir kopi bisa menjadi jembatan yang menghubungkan banyak elemen masyarakat tanpa sekat.

( Suharmanto)

SendShare4
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
DOA DEKLARASI PROPHETIK DAN TIUP SANGKAKALA WARNAI PERINGATAN 1 SYURO 1448 H DI AL-ZAYTUN

DOA DEKLARASI PROPHETIK DAN TIUP SANGKAKALA WARNAI PERINGATAN 1 SYURO 1448 H DI AL-ZAYTUN

Juni 18, 2026

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Jiwa, Pemda DIY Resmikan Tiga Gedung Baru di RSJ Grhasia

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Jiwa, Pemda DIY Resmikan Tiga Gedung Baru di RSJ Grhasia

September 1, 2026
Kepsek SMAN 1 Sukra Sambut Baik Sosialisasi Jurnalis Masuk Sekolah

Kepsek SMAN 1 Sukra Sambut Baik Sosialisasi Jurnalis Masuk Sekolah

September 1, 2026
Pemkab Sleman Perkuat Kinerja Aparatur Lewat Penandatanganan Kontrak Kinerja 2026

Pemkab Sleman Perkuat Kinerja Aparatur Lewat Penandatanganan Kontrak Kinerja 2026

Agustus 31, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In