Rabu, Juni 17, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Satu-satunya Perempuan dari 14 Pembicara, Dr. Kartini Apresiasi Pendidikan Kemandirian di Al-Zaytun

teraspanturanews.com

by Redaksi
Juni 17, 2026
in Berita
0
Satu-satunya Perempuan dari 14 Pembicara, Dr. Kartini Apresiasi Pendidikan Kemandirian di Al-Zaytun
56
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

INDRAMAYU – teraspanturanews.com Suasana Perayaan Tahun Baru Islam 1 Suro 1448 Hijriah di Pesantren Al-Zaytun mendapat warna tersendiri dengan kehadiran Dr. Kartini, utusan dari Ombudsman Republik Indonesia. Dari 14 tokoh yang memberikan sambutan pada acara tersebut, Dr. Kartini tercatat sebagai satu-satunya perempuan yang tampil di podium utama.

 

Dalam sambutannya, Dr. Kartini menyampaikan apresiasi mendalam terhadap sistem pendidikan yang diterapkan di Al-Zaytun. Menurutnya, nilai integritas dan kejujuran yang ditanamkan kepada para peserta didik merupakan modal penting untuk melahirkan generasi pemimpin yang berkarakter.

 

“Integritas dan kejujuran betul-betul digembleng di Al-Zaytun. Semoga ketika para santri dan alumni menjadi pemimpin, nilai kejujuran itu melekat kuat dalam dirinya dan menjadi bagian dari upaya memajukan Indonesia,” ujarnya.

 

Ia juga menilai Al-Zaytun telah membuktikan komitmennya dalam memperkuat persatuan dan membangun kemandirian. Saat berkeliling melihat berbagai fasilitas pendidikan dan unit usaha yang dimiliki pesantren tersebut, Dr. Kartini mengaku terkesan dengan konsep pembelajaran yang mengintegrasikan teori dan praktik.

 

Menurutnya, banyak perguruan tinggi di Indonesia masih menghadapi kesulitan dalam menyediakan tempat praktik bagi mahasiswanya. Sebaliknya, Al-Zaytun telah menghadirkan berbagai sarana yang memungkinkan peserta didik belajar langsung di bidang pertanian, teknik, dan sektor produktif lainnya.

 

“Kalau lulusan Al-Zaytun tidak mandiri, itu bukan karena tempat belajarnya. Di sini sudah disediakan banyak fasilitas dan kesempatan untuk belajar serta berpraktik,” katanya.

 

Dr. Kartini juga menyoroti pentingnya sektor pertanian sebagai kekuatan strategis Indonesia. Ia mengingatkan bahwa sebagai negara yang subur, Indonesia semestinya mampu membangun kemandirian pangan sehingga tidak terus bergantung pada impor.

 

Selain itu, ia memberikan perhatian khusus terhadap peran perempuan dalam pembangunan ekonomi nasional. Menurutnya, perempuan Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi keluarga maupun bangsa.

 

“Jangan sampai perempuan tidak mandiri. Perempuan bisa menjadi penggerak ekonomi Indonesia. Jangan berpikir bahwa kontribusi pembangunan hanya dilakukan oleh laki-laki,” tegasnya yang disambut antusias para peserta.

 

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Kartini juga mendorong generasi muda untuk tidak mudah menyerah menghadapi tantangan dunia kerja. Ia mengajak para lulusan untuk mengembangkan kreativitas dan menciptakan peluang usaha apabila belum memperoleh pekerjaan yang diinginkan.

 

“Kalau belum bisa bekerja dengan orang lain atau belum diterima bekerja, munculkan kreativitas yang tidak terbatas. Pendidikan harus melahirkan inovasi dan kemandirian,” ujarnya.

 

Menutup sambutannya, Dr. Kartini mengaku sangat terkesan setelah untuk pertama kalinya mengunjungi Al-Zaytun. Ia berjanji akan menceritakan pengalaman dan berbagai hal positif yang dilihatnya kepada para sahabat dan jaringan yang dimilikinya.

 

“Sepulang dari Al-Zaytun, saya akan menceritakan tentang Al-Zaytun. Saya baru pertama kali datang dan sangat terkesan. Saya akan membawa cerita dan pengalaman ini kepada banyak sahabat,” katanya.

 

Di akhir pidato, Dr. Kartini juga menyampaikan salam hormat dan doa bagi Syaykh Al-Zaytun yang sedang menjalani pemulihan kesehatan agar segera sembuh dan dapat kembali membersamai keluarga besar Al-Zaytun.

 

Acara Perayaan 1 Suro 1448 H tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan, kemandirian, dan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, sebagaimana pesan yang disampaikan oleh Dr. Kartini di hadapan ribuan peserta yang hadir. (AS Saeful Husna TP)

SendShare8
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
RAT 2025 Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya Catat Lompatan Kinerja, Laba Naik 133 Persen

RAT 2025: Momentum Kebangkitan dan Semangat Baru Anggota Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya

Februari 20, 2026

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
Pangdam IV/Diponegoro Pimpin Sertijab Danyonif 400/Banteng Raiders, Tegaskan Semangat Juang dan Kehormatan Prajurit Raider

Pangdam IV/Diponegoro Pimpin Sertijab Danyonif 400/Banteng Raiders, Tegaskan Semangat Juang dan Kehormatan Prajurit Raider

Juni 17, 2026

Juni 17, 2026
Satu-satunya Perempuan dari 14 Pembicara, Dr. Kartini Apresiasi Pendidikan Kemandirian di Al-Zaytun

Satu-satunya Perempuan dari 14 Pembicara, Dr. Kartini Apresiasi Pendidikan Kemandirian di Al-Zaytun

Juni 17, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In