Jumat, April 17, 2026
  • Login
Teras Pantura News
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Teras Pantura News
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • Pariwisata
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
Home Berita

Sinergitas LKS YBPI Bersama RS QIM Batang Dalam Melayani Masyarakat

teraspanturanews.com

by Redaksi
November 23, 2024
in Berita
0
Sinergitas LKS YBPI Bersama RS QIM Batang Dalam Melayani Masyarakat
Sinergitas LKS YBPI Bersama RS QIM Batang Dalam Melayani Masyarakat
Sinergitas LKS YBPI Bersama RS QIM Batang Dalam Melayani Masyarakat
Sinergitas LKS YBPI Bersama RS QIM Batang Dalam Melayani Masyarakat
Sinergitas LKS YBPI Bersama RS QIM Batang Dalam Melayani Masyarakat
13
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook

Batang-Suasana bahagia terpancar dari raut wajah para peserta yang lebih didominasi oleh  ibu-ibu, sedangkan mewakili kaum pria hanya di bawah angka puluhan saja, bagaimana tidak bahagia peserta yang hadir adalah kategori lanjut usia (Lansia) sedari pagi hingga menjelang dzuhur mereka mendapatkan edukasi dan penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh para pemateri dari RS QIM Batang.

Luksono Pramudito, S.STP., M.M. Selaku camat kecamatan Batang mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Yayasan Bangun Pemuda Indonesia Batang yang berkolaborasi dengan Managemen RS QIM, ia sangat berterima kasih kepada panitia pelaksana bahwasanya kegiatan ini sangat selaras dengan program pemerintah yaitu  terwujudnya 7 dimensi yang digagas oleh kantor BKKBN, adalah konsep yang dikembangkan untuk menciptakan keseimbangan hidup seseorang agar dapat mencapai kesejahteraan secara menyeluruh. Adapun uraian 7 dimensi meliputi:

  1. Dimensi Spiritual
    Dimensi ini berfokus pada hubungan seseorang dengan Tuhan atau keyakinan yang dianut. Ini mencakup praktik ibadah, moral, dan nilai-nilai yang menjadi pedoman hidup. Tujuannya adalah mencapai ketenangan batin dan makna hidup.
  2. Dimensi Intelektual
    Dimensi ini mencakup pengembangan kemampuan berpikir, belajar, dan pengetahuan seseorang. Contohnya adalah pendidikan formal, membaca, dan pengembangan keterampilan analitis. Tujuannya agar individu terus berkembang secara intelektual dan dapat berkontribusi pada masyarakat.
  3. Dimensi Hobi
    Dimensi ini berkaitan dengan kegiatan yang disukai dan dilakukan untuk rekreasi atau hiburan, seperti olahraga, seni, atau aktivitas lainnya yang memberikan rasa puas dan bahagia.
  4. Dimensi Kesehatan Fisik
    Dimensi ini melibatkan upaya menjaga tubuh tetap sehat melalui pola makan, olahraga, tidur yang cukup, dan menjaga keseimbangan fisik lainnya. Kesehatan fisik yang baik mendukung produktivitas dan kualitas hidup.
  5. Dimensi Vokasional
    Dimensi ini berkaitan dengan pekerjaan atau karir seseorang, termasuk pengembangan keterampilan kerja, produktivitas, dan pencapaian profesional. Dimensi ini penting untuk kepuasan hidup dan stabilitas ekonomi.
  6. Dimensi Sosial
    Dimensi ini melibatkan hubungan interpersonal, seperti dengan keluarga, teman, dan komunitas. Menjaga hubungan sosial yang baik membantu seseorang merasa diterima, didukung, dan memiliki koneksi dengan orang lain.
  7. Dimensi Lingkungan
    Dimensi ini mencakup hubungan dengan lingkungan fisik, seperti menjaga kebersihan, keberlanjutan alam, dan keterlibatan dalam pelestarian lingkungan. Ini juga mencerminkan tanggung jawab terhadap ekosistem di sekitar kita.

Demikian Pramudito memberikan ulasan pada sesi pembukaan penyuluhan kesehatan bagi lansia yang dilakukan di Pendopo Kecamatan Batang Sabtu, 23/11/2024.

Senada yang disampaikan oleh dr. Hj. Ratna Ismoyowati MARS selaku dirut RS QIM Batang yang memaparkan materi pembuka berkaitan dengan penyuluhan kesehatan bagi lansia, ia pun mengapresiasi atas peran dan kiprah Yayasan Bangun Pemuda Indonesia yang intensif melakukan kegiatan-kegiatan sosial kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan baik dalam skala program pekanan, bulanan, hingga tahunan, materi yang ia sampaikann berkaitan dengan pola dan sikap hidup sehat untuk para lansia yaitu dengan kata BAHAGIA adalah gabungan dari beberapa langkah yang dapat dilakukan lansia untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit, yaitu:

B: Berat badan dijaga
A: Awasi tekanan darah
H: Hindari faktor risiko
A: Atur makanan seimbang
G: Gerak badan teratur
I: Iman dan takwa ditingkatkan
A: Agar selalu merasa berguna

Langkah-langkah ini dapat membantu lansia untuk mencapai proses menua yang sehat (healthy aging). Beberapa manfaat dari langkah-langkah tersebut, di antaranya:

  • Menghindari penyakit seperti obesitas, demensia, hipertensi, dan diabetes
  • Mengasah kemampuan fisik dan mental
  • Memiliki lingkaran sosial yang beragam
  • Menjaga kesehatan mental dan emosional

Ratna pun mengajak peserta untuk melakukan Medikal Check Up ringan yang dilaksanakan oleh RS QIM pada setiap hari minggu di Car Free Day Alun-alun Batang ujarnya menutup sesi pembuka.

Hal yang sama dilanjutkan oleh dr. Teta Dea Kurnia Kusumawardani selaku pemateri kedua dimana ia mengupas tuntas secara sistematik dan menarik tentang materi gaya hidup sehat mandiri bagi para lansia.

Gaya hidup sehat mandiri untuk lansia adalah pola hidup yang mendorong lansia untuk tetap aktif, produktif, dan mampu mengelola kesehatannya sendiri sesuai kemampuannya. Berikut adalah prinsip-prinsipnya:

  1. Pola Makan Sehat dan Seimbang
  • Konsumsi makanan yang kaya serat, rendah lemak, dan rendah gula.
  • Perbanyak sayur, buah, protein tanpa lemak, dan biji-bijian.
  • Hindari makanan olahan atau yang terlalu asin untuk menjaga tekanan darah dan kesehatan organ tubuh.
  1. Aktivitas Fisik yang Teratur
  • Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, senam lansia, atau yoga.
  • Aktivitas fisik membantu menjaga kekuatan otot, fleksibilitas, dan kesehatan jantung.
  1. Kesehatan Mental yang Terjaga
  • Hindari stres dengan berlatih mindfulness, meditasi, atau beribadah.
  • Jaga hubungan sosial dengan keluarga, teman, atau komunitas agar tidak merasa kesepian.
  1. Pemeriksaan Kesehatan Rutin
  • Lakukan cek kesehatan secara berkala untuk memantau tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan kondisi lainnya.
  • Menggunakan obat-obatan sesuai anjuran dokter untuk mengelola penyakit kronis bila ada.
  1. Hidup Mandiri dalam Aktivitas Sehari-hari
  • Lansia didorong untuk tetap mandiri dalam aktivitas seperti memasak, membersihkan rumah, atau berjalan di sekitar lingkungan.
  • Bantuan diberikan jika memang diperlukan, tetapi tetap menghargai kemandirian lansia.
  1. Hindari Kebiasaan Buruk
  • Berhenti merokok atau mengurangi konsumsi alkohol.
  • Hindari gaya hidup sedentari (terlalu banyak duduk atau tidak aktif).
  1. Istirahat yang Cukup dan Teratur
  • Tidur malam 6-8 jam dengan jadwal yang konsisten.
  • Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman, tenang, dan bebas gangguan.
  1. Keterlibatan Sosial dan Komunitas
  • Berpartisipasi dalam kegiatan sosial atau menjadi sukarelawan.
  • Ikut bergabung dalam komunitas lansia atau kegiatan posyandu lansia.
  1. Lingkungan yang Aman dan Nyaman
  • Pastikan rumah memiliki pencahayaan yang baik dan bebas dari risiko kecelakaan seperti lantai licin.
  • Gunakan alat bantu seperti tongkat atau pegangan tangan bila diperlukan.

Dengan menerapkan prinsip ini, lansia dapat tetap hidup mandiri, sehat, dan memiliki kualitas hidup yang baik, pungkasnya.

Pada sesi penutup acara penyuluhan kesehatan ini disempurnakan dengan penyerahan cendera mata, pembagian hadiah kepada semua peserta, penyerahan santunan yatim piatu secara simbolik. Harapan panitia acara ini bisa menjadi pemantik bahagia para peserta lansia sehingga memiliki harapan hidup yang terjaga. Dan panitia berencana acara-acara ini akan terus dikembangkan dengan kemasan yang berbeda, dan terus meningkatkan jalinan kerja sama baik dengan pemerintah, swasta, dan badan lainnya, serta panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap mitra yayasan yang ikut mensukseskan acara tersebut

AS Saeful Husna teraspanturanews.com

Salam Sehat Cerdas Manusiawi
Salam Teras Pantura

SendShare2
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Mendeley Desktop Incorrect Username or Password ➔ Solusi Cepat

Desember 13, 2024
Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Admin Media Sosial Berperan Penting Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

Oktober 28, 2024
RAT 2025 Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya Catat Lompatan Kinerja, Laba Naik 133 Persen

RAT 2025: Momentum Kebangkitan dan Semangat Baru Anggota Koperasi Pemasaran Karya Kita Jaya

Februari 20, 2026

Hello world!

1
Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

Nobar Debat cawapres: di masjid An nur sambil makan Rendang

0
BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

BERGURU ILMU KE OMAH TANI BATANG

0
Konsep Otomatis

Bupati Batang Lepas 951 Jemaah Haji 2026, Usia Tertua 86 dan Termuda 17 Tahun

April 17, 2026
Bupati Batang Bagikan Pengalaman Tiga Kali Haji, Mulai Jalur Tak Biasa Hingga Undangan Raja  Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman pribadinya menunaikan ibadah haji sebanyak tiga kali saat acara pelepasan jemaah haji Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Faiz menceritakan berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya, mulai dari perjalanan yang penuh tantangan hingga kesempatan berhaji melalui jalur resmi dan undangan khusus. “Saya sudah tiga kali berangkat haji, mulai dari pengalaman yang cukup sulit hingga yang melalui jalur resmi. Semua proses itu bisa saya jalani dengan baik sampai selesai,” ungkapnya. Ia mengungkapkan, pada keberangkatan pertamanya pada 2017, dirinya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk harus melalui rute tidak biasa hingga mengalami deportasi sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan ibadah. Selanjutnya, pada 2019, Faiz kembali menunaikan ibadah haji bersama keluarga melalui jalur resmi. Sementara pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berhaji melalui undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi. “Alhamdulillah, saya sudah merasakan berbagai pengalaman berhaji, dari yang penuh tantangan hingga yang lebih lancar,” jelasnya. Dalam arahannya kepada jemaah, Faiz menekankan bahwa ibadah haji pada dasarnya dapat dijalankan dengan baik jika dilandasi niat yang kuat serta pemahaman yang cukup. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal terpenting adalah menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Saya titip pesan, tolong saling menjaga satu sama lain, saling menolong. Jangan sampai ada jemaah, terutama yang lanjut usia, ditinggalkan. Harus dijaga bersama, guyub dan rukun,” pungkasnya. Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Batang dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)   Keterangan Foto : Bupati Batang M Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat pelepasan Haji di Pendopo Kabupaten Batang.

Bupati Batang Bagikan Pengalaman Tiga Kali Haji, Mulai Jalur Tak Biasa Hingga Undangan Raja Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman pribadinya menunaikan ibadah haji sebanyak tiga kali saat acara pelepasan jemaah haji Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Faiz menceritakan berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya, mulai dari perjalanan yang penuh tantangan hingga kesempatan berhaji melalui jalur resmi dan undangan khusus. “Saya sudah tiga kali berangkat haji, mulai dari pengalaman yang cukup sulit hingga yang melalui jalur resmi. Semua proses itu bisa saya jalani dengan baik sampai selesai,” ungkapnya. Ia mengungkapkan, pada keberangkatan pertamanya pada 2017, dirinya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk harus melalui rute tidak biasa hingga mengalami deportasi sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan ibadah. Selanjutnya, pada 2019, Faiz kembali menunaikan ibadah haji bersama keluarga melalui jalur resmi. Sementara pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berhaji melalui undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi. “Alhamdulillah, saya sudah merasakan berbagai pengalaman berhaji, dari yang penuh tantangan hingga yang lebih lancar,” jelasnya. Dalam arahannya kepada jemaah, Faiz menekankan bahwa ibadah haji pada dasarnya dapat dijalankan dengan baik jika dilandasi niat yang kuat serta pemahaman yang cukup. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa hal terpenting adalah menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Saya titip pesan, tolong saling menjaga satu sama lain, saling menolong. Jangan sampai ada jemaah, terutama yang lanjut usia, ditinggalkan. Harus dijaga bersama, guyub dan rukun,” pungkasnya. Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Batang dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi) Keterangan Foto : Bupati Batang M Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat pelepasan Haji di Pendopo Kabupaten Batang.

April 17, 2026
Kodim Brebes dan Kebumen Raih Prestasi Gemilang di Ajang Nasional TMMD 127

Kodim Brebes dan Kebumen Raih Prestasi Gemilang di Ajang Nasional TMMD 127

April 17, 2026
Teras Pantura News

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Navigate Site

  • Home
  • Berita
  • Budaya

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Pendidikan
  • Pariwisata

Copyright © 2023 Teras Pantura News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In